Berebut Pantas
“Tenang saja, aku masih di pihakmu, kok. Tetapi, aku berharap kau tidak mengambil tindakan yang bisa merugikan apa lagi sampai mempermalukan dirimu sendiri. Contohnya … seperti ini!”
Dengan cepat Varen mengeluarkan sapu tangan dari saku celananya, lantas mengusap bagian pipi kiri dan pipi kanan Arash secara bergantian. Sayangnya, usapannya sedikit kasar, sampai Arash harus mundur beberapa langkah ke belakang.
Arash hendak protes. Tetapi, begitu mendapati Varen tersenyum aneh sambil menunjukkan hasil usapan di sapu tangan, seketika itu tawanya pecah. Dia tertawa sambil memegangi perutnya.
Hot Chapters