Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Siluet Cinta Olive

Siluet Cinta Olive

Terkuaknya Asal Usul Uang Gampang Rita mengingat jalanan panjang yang pernah ia lalui menuju Bandara Soekarno Hatta, dengan menyelamati bye-bye kemiskinan pernah ia ucapkan tiga tahun lalu. Ketika itu ia perdana melakoni profesi baru pasca pensiun dari pekerjaan meregang selangkangan. Profesi baru itu ia namai : Selamat Tinggal Kemiskinan. Ia bekerja menjadi kurir koper menerbangi Jakarta-Rio de Jenairo, Brazil. Kini ia melihat nasib orang-orang yang ia tawari pekerjaan Selamat Tinggal Kemiskinan itu. Semuanya terperosok ke dalam jurang kematian kemakmuran alias lorong kemiskinan yang paling dalam di muka bumi ini, P-E-N-J-A-R-A.
1010.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 261 Beses bilang pergi pagi pulang untung
Read
+Library
Aku Bukan Menantu Sampah

Aku Bukan Menantu Sampah

Jenni dengan gembira berkata: “Benar sekali, aku akan naik kapal pesiar bersama beberapa temanku selama 7 hari berlibur ke Singapore, Malaysia dan Thailand, meskipun kami memesan tiket kapal kelas ekonomi, tetapi grup wisatanya hanya seharga 1,6 juta, sungguh mendapatkan keuntungan yang besar.” Roky diam-diam berpikir dalam hati, 1,6 juta sudah bisa naik kapal pesiar jalan-jalan selama 7 hari di Singapore, Malaysia, dan Thailand, takutnya bukannya mendapatkan keuntungan, malahan menyumbangkan uang tersebut secara percuma. Sudahlah, yang penting ibu mertua bahagia itu lebih dari cukup...... Hari untuk berpindah rumah, Jenni secara khusus melihat primbon, dan merencanakan awal bulan depan baru
6.844.0K viewsOn holdIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang pergi pagi pulang untung
Read
+Library
Pagi yang Enggan Kembali

Pagi yang Enggan Kembali

"Ria cuma merasa perlu memikirkan finansial untuk hidup ke depan, dan kesempatan itu ada di depan mata." Tak ada yang menyanggah, termasuk juga bapak yang biasanya banyak gagasan dan pandai berargumen. Keputusan itu bulat. Tiga hari setelah pamitan, dia memutuskan untuk benar-benar pergi. Pada moment kepergian itu ada hati yang gemetar dan dilanda kebingungan yang dahsyat. Ia ingin menghalau, tapi kembali dia sadar bahwa dia tidak memiliki kekuatan. Dia bukan siapa-siapa. ***
1.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 35 Beses bilang pergi pagi pulang untung
Read
+Library
BANGKIT

BANGKIT

Ia tidak bisa berlama-lama lagi. "Ah... Sial. Bagaimana aku bisa pulang jika tidak ada tiket? Aku harus pulang, aku tidak tahu bagaimana keadaan Aini dan juga kakaknya." Arga sudah selesai merapikan pakaiannya dan juga barang-barang kantor seperti berkas kontrak kerja sama dengan perusahaan lainnya. Ia bergegas pergi ke hotel yang dekat bandara, setidaknya dia bisa antisipasi jika pesawat akan terbang dari pada ia harus menunggu kepastian di rumah.
102.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 41 Beses bilang pergi pagi pulang untung
Read
+Library
Jatah Lima Ribu dari Suami Kikir

Jatah Lima Ribu dari Suami Kikir

Bisa dihitung, keuntunganku hari ini sebesar delapan juta. Satu paket seharga empat juta, keuntungan untuk agen sebesar 20%, sehingga keuntungan per paket sebesar delapan ratus ribu rupiah. 'Alhamdulillah ... Allah berikan jalan dan permudah aku untuk pulang kampung.' Lalu, tibalah waktu pulang. Setelah Eka dan Mbak Nur pulang, aku bicara empat mata dengan Bu Raya.
18.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 519 Beses bilang pergi pagi pulang untung
Read
+Library
Pergilah, Pak! (Kuusir bapakku pergi)

Pergilah, Pak! (Kuusir bapakku pergi)

Harum parfum yang digunakannya, menguar memenuhi ruangan. "Tuh, uang jajan kamu! Jangan boros!" kata Tari sambil melempar uang kertas dua puluh ribuan ke atas meja, "ingat, Pak, jangan lupa untuk menghubungi mang Ganjar. Nanti siang Tari akan telepon, dan Bapak harus sudah ada keputusan akan tinggal di mana," kata Tari menatap sekilas pada Yahya. Setelah itu dia melangkah pergi tanpa menoleh lagi meninggalkan rumahnya.
2.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 70 Beses bilang pergi pagi pulang untung
Read
+Library
Berangkat Miskin Pulang Kaya

Berangkat Miskin Pulang Kaya

Part 24. Datang dan Pergi Paginya. Beberapa tas sudah siap teronggok di sudut lantai dua. Ada juga oleh-oleh yang sengaja kubeli pagi ini. Pekerjaanku cukup sibuk karena sudah diabaikan beberapa hari. Jadi tidak dapat mengantar Mamak dan Sari pulang. Akhirnya kereta api jadi pilihan. Mata Sari bengkak, karena semalam terlalu banyak menangis. Berkali ia mengalihkan pandangan ketika berpapasan. Ekspresinya masih marah seperti kemarin.
1037.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.4K Beses bilang pergi pagi pulang untung
Read
+Library
Dihina Miskin Saat Pulang Kampung

Dihina Miskin Saat Pulang Kampung

tanya Mbak Saidah, orang yang memberi pertolongan pertama terhadap Azka tempo hari. Ia datang ke rumah orang tuaku, sambil membawa semangkuk kolak pisang, yang dicampur dengan ketela, serta kolang-kaling. Ia memang selalu berbagi, tentang apapun kepada keluargaku. Padahal kami tidak ada keturunan keluarga dengannya, kami pun juga selalu melakukan hal yang sama. Mbak Saidah orang yang pertama kami beri, ketika kami sedang mendapat rezeki, tentang hal apapun itu.
7.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 247 Beses bilang pergi pagi pulang untung
Read
+Library
Pergi Dari Belenggu Cinta

Pergi Dari Belenggu Cinta

Aku hanya diam menatapnya, sementara ponselku yang tergeletak di meja sedang merekam pembicaraannya. “Oh, benarkah?” Aku mengambil ponselku, membuka aplikasi bank. Lalu memasukkan nominal dua juta. “Pergi sana.” Begitu melihat notifikasi transfer berhasil, matanya langsung berbinar. Dia pun terbirit-birit pergi dari sana. Sahabatku melongo tak percaya, “Kamu melepaskannya pergi begitu saja?”” Aku menyeruput kopiku dengan santai.
2.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 94 Beses bilang pergi pagi pulang untung
Read
+Library
Pergilah, Temukan Dia

Pergilah, Temukan Dia

"Saat jalan-jalan nanti, ingat untuk selalu berhati-hati. Kalau ada apa-apa, segera hubungi aku. Kalau menemukan makanan, tempat, atau pemandangan bagus, jangan lupa ambil foto dan kirimkan ke aku. Kalau kamu lelah dan nggak bisa menemukan tempat singgah, langsung pulang saja. Toh, kamu sudah tahu password rumahku ...." Mendengar dia terus mengoceh panjang lebar, Jenny hanya bisa merasa tak berdaya. "Aku cuma pergi liburan, bukan menikah jauh ke luar negeri. Chacha, 'ibu peri,' bisa nggak jangan terlalu melankolis?" Beberapa kata sederhana itu langsung merusak suasana perpisahan. Chacha tidak bisa menahan diri dan menjawil bibir Jenny.
9.436.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 720 Beses bilang pergi pagi pulang untung
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status