Bagaimana Denganku
"Dia itu pejuang, Rel. Aku kenal dia bukan baru, aku tahu dia sejak kami masih pakai seragam putih-biru. Dari liar dia memang terlihat tenang, tapi hatinya sekeras baja. Waktu SMP dulu, dia pernah membelaku habis-habisan di depan guru BP, padahal jelas-jelas aku yang salah karena memanjat pagar sekolah untuk beli batagor."
Varel dan Vani tertawa mendengar cerita itu.
"Dia bilang pada guru itu, 'Pak, Adam tidak salah. Dia hanya menjalankan misi kemanusiaan untuk menyelamatkan teman-temannya dari kelaparan'," lanjut Adam sambil menggelengkan kepala.
"Aku tidak tahu dari mana dia dapat keberanian seperti itu. Dia itu pejuang. Kau sangat beruntung memilikinya, Rel. Jangan pernah sia-siakan lagi.
Bab Populer