Liontin Merah Delima
Si 'kecil' langsung menyapaku, mengangguk-angguk seolah menginginkanku untuk menyentuhnya.
Segera saja, ku genggam sepenuh hati, ku kecup ujungnya. Tanganku maju mundur, untungnya ada sedikit cairan yang keluar dari lubang kecil yang berada di ujung. Jadi, aku tak perlu memberinya pelumas lagi, tanpa ragu ku kecup dari ujung hingga pangkal lalu menjilatinya seperti ice cream dari pangkal hingga ujung, ku kulum seperti lollipop.
"Sshss... Heeemmm...." Leon mengherankan, matanya terpejam sedang tangannya membelai rambutku, membantu menyingkirkan anak-anak rambutku yang menganggu kegiatan kami...
Hot Chapters