Magang Jadi Istri CEO
tanyanya dengan suara pelan.
Aku mengangguk cepat. “Santai aja, Fin. Presentasi sama visual doang kok. Gue bisa,” ujarku dengan optimis.
Dimas tampak merapikan kertas-kertasnya, lalu berdiri dengan tegak. “Oke, kalo gitu rapat kecil kita selesai. Tiga hari, ingat,” ucapnya dengan mengangkat jarinya berjumlah tiga. “Aku nggak peduli gimana caranya, yang penting hasilnya ada di meja aku dan tepat waktu,” ujarnya sebelum meninggalkan ruangan dan meninggalkan rasa lega yang luar biasa.
Bab Populer