Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Martabak Setan

Martabak Setan

Sambil sesekali mengamati pengunjung di warung tersebut. Setelah satu jam menunggu, yang ditunggu pun tiba. Seoarang Nenek tua yang berjalan sedikit membungkuk masuk kedalam warung. Itulah Nenek yang bernama Mak Ude Sobel si pembuat martabak setan. Setelah mengambil uang hasil penjualan, sang Nenek berjalan menuju pulang. Dengan berjalan kaki saja, Mak Ude Sobel memasuki gang kecil dan berjalan lurus kedepan. Kemudian melewati jalan setapak di samping kawasan pemakaman Umum, dan berjalan lurus.
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 505 kali sebagai petak umpet minako
Baca
+Pustaka
Petaka Reuni

Petaka Reuni

membuat Bagas merasa takjub. Kakaknya itu menghampiri Kirana yang duduk menunggunya di meja makan dengan tatapan heran. Ada tempe goreng, sayur bayam, dan juga sambal tomat yang tersedia di depan mereka. Bagas menarik kursi dengan raut senang. Tanpa ragu lagi, tangannya langsung mengambil piring dan mengisinya dengan nasi beserta lauk pauk. "Coba tiap hari kayak gini, Na," kata Bagas.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai petak umpet minako
Baca
+Pustaka
Terlena! Tusukan Mas Juki

Terlena! Tusukan Mas Juki

ucap wanita itu seraya menyodorkannya pada Juki. Sambil menerima, Juki bertanya serius. "Apa ini, Oma? Kayak bubuk minuman Marimar yang ada di warung kopi Mbak Mintuk!" Nyonya Marta mendekati Juki dan membisikkan sesuatu pada pria itu. Sepertinya wanita itu tengah memberitahukan tentang sebuah rahasia.
9.873.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai petak umpet minako
Baca
+Pustaka
Melupa Rasa

Melupa Rasa

"Hai Abi!" Pagi hari Abi yang indah seketika hancur tatkala mendengar sapaan dari sebuah suara yang sangat dikenalnya. Ia menoleh. Anara berdiri di depan pintu unit apartemen tepat di sebelah Abi. Ia tampak segar pagi ini dengan kemeja hijau mint yang sangat pas membungkus tubuhnya dan rok midi hitam, serta rambut panjangnya yang digerai rapi.
108.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 287 kali sebagai petak umpet minako
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Bukan Mantanku

Tetanggaku Bukan Mantanku

"Hahaha. Mana ada Risa. Ini Jakarta. Minimal seratus ribu itu cuma sewa atau riasnya doang." "Huft ... eman-eman uang segitu. Buat jatah aku jajan selama seminggu." "Sekali-kali lah Ris." "Iya sih." "Kamu bawa bekal?" "Iya." "Lauknya apa?" "Daging kelas ekonomi. Hehehe." "Bilang aja tempe goreng." "Biar mewah dikit Cit. Kamu bawa bekal apa?" "Lele." "Lele hitam apa Lele hijau?"
1017.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 532 kali sebagai petak umpet minako
Baca
+Pustaka
Istri Nakal Mas Petani

Istri Nakal Mas Petani

Sully memandang Ajeng dengan maksud meminta bantuan penjelasan. Ajeng tertawa kecil. “Memang pecel ayam Yu Min sudah terkenal dari dulu. Selain memang enak, Yu Min memang satu-satunya pedagang pecel ayam di daerah sini.” Sebelum meraih bakul berisi lalapan, Ajeng sempat bertukar senyum dengan Wira. Mereka yang sejak lahir tinggal di Desa Girilayang merasa pecel ayam Yu Min biasa-biasa saja. Untuk itu mereka semua membuat pemakluman khusus untuk Sully. Setengah jam selesai menyantap ayam goreng dan membawa beberapa potong untuk di rumahnya, Ajeng pamit pulang setelah meminta Suharti membersihkan dapur.
10820.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21.3K kali sebagai petak umpet minako
Tampilkan Ulasan (334)
Baca
+Pustaka
evvimn
entah berapa ratus ribu rupiah yang saya habiskan untuk membeli koin untuk membaca buku ini... Tapi semua itu worthed, bukunya bagus banget... saya bisa nangis, tertawa, senyum senyum sendiri ketika membaca buku ini....
Maxime & Reina 🩵
Aku baca bulan september 2024. Gak sengaja baca ternyata se keren itu, semenyentuh itu, sosok wira dan sulis bner bner luar biasa. Makasih kak atas karya nya.. Semoga ngga hilang kalo mau baca lagi.. 🩵🩵............
Baca Semua Ulasan
Nasi Kotak

Nasi Kotak

ucap Bu Atik. Ya … nasi kotak buatanku memang isinya hanya nasi dengan irisan telur dadar dan oseng tempe. Snack'nya juga hanya kue nagasari sama lemet buatan emak mertua. Tidak mewah seperti yang telah disepakati oleh beberapa ibu-ibu saat acara PKK kemarin. Satu bulan sekali di daerah kami selalu menggilir pengajian antar dusun. Dan dusun yang tidak ketempatan pengajian mendapat jatah membuat nasi kotak plus snack.
1016.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 634 kali sebagai petak umpet minako
Baca
+Pustaka
SANG PEWARIS

SANG PEWARIS

Di antara itu semua, asap tipis dari dapur luar mulai menari-nari ke arah cahaya mentari—aromanya menggoda siapa pun yang belum sepenuhnya membuka mata. “Kayaknya Mbok Minah sudah bikin sarapan ya?” tanya Rumi saat ia baru bangun. Semalam sepertinya dia tidur cukup malam, hingga selesai sholat subuh tadi dia kembali tertidur. “Sarapan dulu yuk, baru beres-beres,” seru Mbok Minah, ia keluar mengenakan celemek bunga khasnya. Di tangannya sudah ada satu bakul nasi uduk dan tahu tempe bacem. Di belakangnya Humairah menyusul dengan satu nampan berisi telur dadar iris, sambal kacang dan satu teko berisi teh panas.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai petak umpet minako
Baca
+Pustaka
Petaka Mendua

Petaka Mendua

serunya, seraya beranjak dari duduk, kemudian mengucapkan salam. Mas Alif menaiki mobil mini Cooper miliknya, dan meluncur meninggalkan halaman rumah Bapak. Aku pun masuk ke dalam kamar, meletakkan hadiah dari Alif, kemudian menyambangi Ummi dan Emak Rokayah yang berbincang hangat di dapur, sambil masak-masak. "Wangi sekali, masak apa Mak?" tanyaku, seraya duduk di samping Ummi.
10100.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai petak umpet minako
Baca
+Pustaka
PETAKA SEKOTAK KURMA

PETAKA SEKOTAK KURMA

* Sore itu aku kembali dari sekolah, tugas yang menumpuk di mana aku harus mengisi laporan nilai dan kegiatan siswa membuat waktuku tersita hingga, sehingga aku baru meninggalkan tempat itu menjelang ashar. Anakku sudah pulang dengan jemputan langganannya, kupikir sekarang dia sedang mengaji di TPQ, jadi sebelum benar-benar kembali ke rumah, kuputuskan untuk mampir di swalayan membeli beberapa ekor kepiting dan cumi-cumi. Rencananya aku akan membuat kepiting saus padang dan membuat capcay kesukaan elina. Saat ku dorong troli dan sibuk memilih sayuran segar, troliku tak sengaja terantuk dengan troli pelanggan lain, aku terkejut dan segera minta maaf.
1027.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 573 kali sebagai petak umpet minako
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status