Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jodoh Di Tangan Papa

Jodoh Di Tangan Papa

ketus Kama membuat Arsha tergelak. “Coba tolong sedikit mesra, wajah Kama tolong lebih dekat dengan Arsha jadi kaya mau kecup kening gitu tapi enggak.” Sang photograper memberi arahan. “Dia ngomong apa sih?” Kama bergumam, baginya photoshoot ini sungguh melelahkan dari pada kerja lembur. “Abangnya nunduk, liatnya ke Caca,” ujar Arsha memperjelas.
1059.6K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as photo kawaki
Read
+Library
Ibu Susu untuk Madu Suamiku

Ibu Susu untuk Madu Suamiku

komentar Kira sembari tersenyum lebar. Kai tersenyum kecil, ia menuangkan air putih untuk Kira dan wine untuknya sendiri. “Kamu pantas mendapatkan lebih dari ini, Baby.” Setelah menyesap minumannya sesaat, Kai mengeluarkan ponsel dari saku celana, membuka aplikasi kamera. Lantas mengarahkan kamera itu pada Kira yang tengah memandang takjub ke pemandangan di sekeliling mereka. Berkali-kali Kai memotret Kira dalam berbagai angle, hingga Kira sadar bahwa dirinya tengah dipotret oleh Kai.
9.350.3K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as photo kawaki
Show Reviews (15)
Read
+Library
Langit
bagus banget, ngaduk2 emosi tapi kalo dilihat dari ciri khas penulis kayanya mau disakitin model apapun bakalan rujuk sih kyak 4 novel yg terdahulu, terlalu muluk sama ngelunjak ga sih kalo aku minta buat akhir cerita kira sma kai ini sad ending aja ga usah bersama. kira terlalu baik.
lullaby dreamy
demi apa ini nyakitinnya brutal bgt dr cerita² yg prnh kak ocha buat . baru baca sinopsis aja udh kpengen lambaikan tangan kearah kamera . bgtu udh baca ke 10 bab, fix lgsg kibarkan bendera putih..gak kuaatt T.T trlalu nyakitin hati bacanya, lead malenya brengsek luar biasa . nunggu tamat aja sptnya
Read All Reviews
Magang Di Pelukan CEO

Magang Di Pelukan CEO

Mereka tertawa, memegang paper bag berisi stroberi dan roti sobek. Tapi di seberang jalan, tak jauh dari kerumunan—seorang pria dengan kamera di lehernya menekan shutter diam-diam. Klik. Klik. Wajah Kai. Wajah Aurelie. Senyuman mereka. Tangan Kai menyentuh pundak Aurelie. Cincin plastik berkilau samar di jari manisnya. Foto-foto itu segera dikirim. Kepada Shaquelle.
1040.4K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as photo kawaki
Read
+Library
Istri Dadakan sang Pewaris

Istri Dadakan sang Pewaris

Ketika Kavi hendak meletakkan kembali buku itu ke meja, sesuatu terjatuh dari sela halamannya. Ia menunduk, memungut benda kecil yang jatuh itu—sebuah foto polaroid usang. Gambarnya masih jelas: seorang pria muda tersenyum di depan lahan proyek yang luas. Latar berdebu, matahari terik, tapi senyumnya teguh. Foto itu terasa familiar. Kavi terdiam. Sorot matanya menelusuri detail wajah di foto. Seketika ia teringat pada... Anna.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as photo kawaki
Read
+Library
Menikah Muda dengan Anak Rentenir

Menikah Muda dengan Anak Rentenir

tanyanya terbata-bata. “Seperti yang lo lihat.” Kahfi tersenyum miring. “Lo percaya?” Aufal masih memperhatikan dengan seksama semua foto itu. Foto-foto Azwa bersama seorang cowok, mulai dari bertemu di kafe hingga berduaan di depan kedai. Dalam foto itu, Azwa tampak bahagia dengan wajah berseri-seri. Ada juga yang tertawa lepas tanpa beban. Dia tak mengenal siapa cowok itu, tapi wajahnya terasa tak begitu asing.
105.0K viewsCompletedAdded to Library 164 Times as photo kawaki
Read
+Library
Kinan

Kinan

Nora Althea Skykaninakani
"Silakan." Kinan menimang-nimang sesaat, memperhatikan lembaran foto yang bagian belakangnya terukir hiasan bunga bewaran emas. Sebelum akhirnya, ia menarik foto yang bertuliskan angka 1 dan memberikannya kepada Noah. "Semoga saja kali ini bukan pria yang aneh." "Waw." Mata coklat Noah terlihat berbinar, ia membalikkan foto tersebut dan memperlihatkannya kepada Kinan. "Masih pilihan yang sangat bagus."
108.3K viewsOngoingAdded to Library 282 Times as photo kawaki
Read
+Library
Hello, Nanny!

Hello, Nanny!

“Udah belum? Gue mau lihat hasilnya lagi.” “Oke, cukup. Come here.” Dengan girang, Kalla berlari mendekati Kafi lagi. Wajahnya tampak antusias melihat hasilnya. Banyak gambar yang fotografer itu ambil ternyata. Dari yang tampang serius sampai tampang yang menurut Kalla super jelek. “Kenapa ada ini sih? Gue ngapain coba manyun gini?” “Manyun pun tetep cantik kok.”
1085.9K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as photo kawaki
Show Reviews (34)
Read
+Library
Eliyen Author
Bab-bab awalnya nendang banget! Komedinya lucu. Ceritanya warming buat heart-heart yang sedang galau sama hidup. Ini novel recommended banget dibaca sebelum kerja, istirahat kerja, pulang kerja, sebelum tidur. Interaksi Reyga-Kael-Kalla bikin senyum-senyum terus. ,,,^^
Yoshi Dwi Ramadani
hai kak beb, br baca cerita ini gegara liat chap terakhir ceritamu di hello, husband. semoga aku bisa nyelesain ini, penasaran Ama cerita Kalla n om Reyga hehe... awal chapter aja udah menarik hati,, semangat berkarya terus kak beb...<3
Read All Reviews
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Aku pun kemudian mengambil foto itu, mencoba mengorek informasi tentang foto itu ke Aki Karma, orang yang dititipkan foto itu selepas bapak meninggal. Aku pun kemudian keluar warung, menghampiri Aki Karma, terlihat Aki Karma masih duduk dengan posisi semula. Posisi dia seperti tidak berubah, hanya menatap tajam ke kebun seberang warung. Tanpa sesekali dia memalingkan muka. “Ki?” tanyaku “Oh iya Jang, ada apa? ” jawab Aki Karma “Ini ki, aku mau tanya tentang foto ini. Apakah aki pernah mencari tahu tempat yang ada di foto ini Ki?” kataku sambil menyerahkan kembali foto itu kepada Aki Karma.
9.8683.3K viewsCompletedAdded to Library 14.3K Times as photo kawaki
Show Reviews (174)
Read
+Library
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Read All Reviews
Pernikahan tanpa Bahagia

Pernikahan tanpa Bahagia

katanya dalam bahasa Jepang yang lembut. Pria itu duduk, membawa kamera di lehernya. “Namaku Kaito,” katanya, sambil tersenyum. “Aku sedang membuat dokumenter kecil tentang penulis asing di Kyoto. Aku melihatmu di sini hampir setiap sore. Kau selalu menulis sendirian.” Rani tertawa kecil. “Aku tidak sadar ada yang memperhatikan.” “Bukan memperhatikan,” Kaito membetulkan, “lebih tepatnya… mengagumi kesunyianmu.”
1.3K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as photo kawaki
Read
+Library
MAS, KAWIN YUK?!

MAS, KAWIN YUK?!

Saya sedang membutuhkan kehadiran kamu sekarang. Duar!! “Kamera.. Kameranya ada disebelah mana sih? Gue mau lambai tangan aja deh!! Nggak like gue kalau prank-nya begini! Please lah! Hati udah potek, jangan dijahilin dong!”
106.8K viewsCompletedAdded to Library 266 Times as photo kawaki
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status