Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku, Istri Pilihan Orang Tuamu!

Aku, Istri Pilihan Orang Tuamu!

tekan Nindi sekali lagi. Perlahan aku berjalan mendekati mereka. "Mbak, apa Mbak gak bisa berpikir? Mbak itu selebgram, otomatis follower-nya banyak. Apa orang di dunia ini cuma aku aja sehingga Mbak nuduh aku yang laporan? Kurang kerjaan banget, sih, kepoin akun I*******m orang gak jelas gitu." "Apa kamu bilang? Kamu bilang aku gak jelas? Kamu itu yang gak jelas. Kalau aku itu udah pasti, semua orang juga tau siapa aku." Nindi maju selangkah dan menatapku tajam.
812.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 455 kali sebagai pilih aku
Baca
+Pustaka
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Satu versi dari dirimu yang diam sejak awal langkah ke depan. Matanya kosong. Namun ia menggenggam sesuatu yang tidak dimiliki versi lain. 📌 Sebuah Paku. Ia berbicara: “Aku adalah versi yang dibungkam oleh semua kemungkinan. Aku bukan yang membuat pilihan. Aku yang tidak pernah dipilih.” “Dan hanya aku yang berani mengetuk pintu Halaman 31… dengan ini.” DIA MENGETUK. BOOM.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai pilih aku
Baca
+Pustaka
Setelah Kamu Pilih Dia

Setelah Kamu Pilih Dia

“Aku bahagia kamu sampai ke sini.” Dinda mengangguk. “Aku juga. Karena aku tahu… setelah memilih luka, aku memilih pulih. Dan setelah pulih, aku memilih hidup. Lagi.”
88.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 237 kali sebagai pilih aku
Baca
+Pustaka
Hati yang Tak Pernah Siap

Hati yang Tak Pernah Siap

“Aku…” Suara Zea terdengar pelan, nyaris seperti bisikan. Namun di dalam ruangan itu, semua orang diam. Tak ada satu pun suara selain detak jam dinding dan napas yang tertahan. “Aku memilih Adrian.” Suara itu kini lebih mantap. Tegas.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai pilih aku
Baca
+Pustaka
Sebelum Aku Pergi

Sebelum Aku Pergi

gumam Glen sambil membuka halaman dengan puisi berjudul "Aku Tidak Ingin Mati, Tapi Aku Lelah Hidup Sendiri.” Ia membacanya pelan, suaranya serak oleh emosi. Aku tidak ingin mati karena aku ingin kau menahanku. Tapi setiap langkahku menjauh, tak ada yang mencengkeram tanganku. Maka, aku berpikir, mungkin memang tak ada yang butuh aku. Maka, biarlah aku pergi… meski aku ingin tinggal. Glen menutup buku itu, lalu mengecup punggung tangan Aruna.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai pilih aku
Baca
+Pustaka
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Dan absolut. "Aku. Cukup."
9.471.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai pilih aku
Baca
+Pustaka
Wanita Pilihan Suamiku

Wanita Pilihan Suamiku

Wanita itu berlalu setelah aku mencium punggung tangannya. Lega rasanya setelah bicara dengan Mama dan mencurahkan apa yang ada dalam hatiku. Kuharap mama bisa menyakinkan Papa untuk keputusan yang sudah kuambil, karena semuanya tidak pernah kusesali. Hidup terus maju ke depan. Ada atau tidak ada janin dalam kandunganku, keputusan sudah kuambil dan aku tidak pernah menyesali semuanya. Adapun kedepannya aku akan membuat pilihan-pilihan yang akan menyenangkan dan membahagiakan orang-orang yang di sekitarku saja. Terutama untuk Richie dan Erick.
29.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 301 kali sebagai pilih aku
Baca
+Pustaka
AKU HANYALAH SELIR

AKU HANYALAH SELIR

Part 1 Tahun 2011, menjadi sejarah yang membahagiakan dalam hidupku. Bagaimana tidak? Aku telah dipersunting oleh lelaki yang sangat kucintai dan juga mencintaiku. Dia yang kupilih sendiri untuk menjadi imam untuk menuju jannah-Nya. Dia yang kuharapkan akan menapaki mahligai rumah tangga yang indah hingga maut memisahkan kami.
1016.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 663 kali sebagai pilih aku
Baca
+Pustaka
Mistake

Mistake

"secentil centilnya gue sama cewek gue gak akan ngebiarin lo masuk dalam pilihan. jadi tenang aja gue pasti pilih lo" "lo tau hal apa hang paling gue benci di dunia ?" tanya thea dan membuat adriell mengelengkan kepalanya. "sebuah pilihan. gue benci di pilih dan gue benci memilih . gue mau ngejalanin hidup dengan aturan gue , gue mau hidup dengan kebebasan gue tanpa harus memilih atau di pilih . mau sama gue ayo , gak mau sama gue ayo. tapi di sini gue hidup dalam pilihan. milih lo dalam untuk hadir dan melukis warna di hidup gue".
8.712.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 457 kali sebagai pilih aku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status