Antara Ambisi dan Cinta
Erna Azuracerita sekretaris cantikgadis tercantik di sekolah mengejar cintakuketika ceo cantik mengejar akugoogle cantik apa ganteng
katanya menenangkan.
Waktu terasa melambat saat mereka makan. Tak ada distraksi dari dunia luar. Tak ada suara tangisan bayi, tak ada deadline, tak ada tanggung jawab—hanya mereka dan meja makan siang yang terasa seperti meja makan rumah, bila rumah itu adalah milik mereka berdua.
Setelah makan, Elara membereskan sisa buah yang belum habis. Ezra berdiri, melirik arlojinya. “Aku harus ke meeting sebentar.”