Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tafsir Waktu

Tafsir Waktu

Sambil mengeluarkan suara yang aneh, seperti tangisan anak kecil. Aku hanya melihat sekeliling mencari jalan untuk arahku melangkah. Ada begitu banyak pepohonan. Apa nama pohon itu? Cemara? Dedalu? Yang mana pohon maple? Semua pohon tampak sama. Hitam. Beberapa di antaranya tidak berdaun, hanya terdiri atas batang dan reranting.
1011.6K viewsCompletedAdded to Library 278 Times as pohon rimba
Read
+Library
Tarian Pemikat Serigala

Tarian Pemikat Serigala

Sebelum dirinya menjadi Ratu Duyung dulu dan kini dirinya kembali. Kini saatnya Dewi Rimbu menunjukkan kekuatannya. Pohon-pohon di sekitar Pranata bergerak, melingkar, dan terjalin satu sama lainnya menciptakan batas kuat yang siap menjerat siapa pun yang berani menantang penguasa hutan. "Aku tidak akan membiarkan kamu melukai Semboja, Pranata!" seru Dewi Rimbu sambil memandangi Pranata dengan tajam.
103.8K viewsCompletedAdded to Library 110 Times as pohon rimba
Read
+Library
Cundhamani (Panah Api)

Cundhamani (Panah Api)

“Ingat kata-kataku, tanah yang ditumbuhi pohon sarayu selalu dialiri lahar namun panasnya tidak begitu tinggi.” Arya kembali melangkah mencari pohon-pohon berkayu besar yang tumbuh di sana. Sebagian besar rumput dan semak. Hanya ada pohon perdu menyerupai bambu yang tumbuh rimbun di satu tempat. Dahannya hitam, ruas-ruasnya berjarak lebih renggang dibanding bambu. Dan daunnya memang menyerupai kobaran api.
1098.8K viewsCompletedAdded to Library 3.6K Times as pohon rimba
Read
+Library
Janda Kembang

Janda Kembang

Thalisa menengok ke arah bangku pengemudi, lalu tersenyum dan menganggukkan kepalanya. "Di Jakarta, pemandangannya bagus, nggak, Bu, kayak di kampung ini?" tanyanya lagi dengan senyum yang manis persis seperti gula. "Sama aja, Mas, di Jakarta lebih panas karena sudah banyak gedung-gedung. Kalau di sini kan sejuk, karena pohon-pohon besar masih banyak yang belum ditebang," jelas Thalisa dengan raut wajah yang sedikit cerah dan bahagia.
9.89.0K viewsOngoingAdded to Library 260 Times as pohon rimba
Read
+Library
Rindukan Dirimu

Rindukan Dirimu

Pamit Rio "Iya ini aku habisin kok. Tinggal beberapa siap doang kok" Ucapku "Ok. Duluan ya" Ucap Rio setelah itu dia berjalan menuju ke kelasnya. Tapi waktu mau kelas dia ketemu Sivia di depan pintu kelas "Hai Vi" Sapanya "Hai juga Yo" Sapa balik Sivia. Setelah menyapa balik, Sivia menuju ke tempat duduk "Kok lama sih Vi?" Tanyaku
101.8K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as pohon rimba
Read
+Library
Ujung Senja

Ujung Senja

Siak Sri Indrapura, 1990 Aku berjalan cepat, melewati sekelompok pemuda yang sedang nongkrong di halaman rumah Emak. Mereka yang sebagian besar adalah kawan abang-abangku, suka sekali menghabiskan waktu sambil bermain gitar di bawah pohon rambutan, yang tumbuh subur di halaman rumah Emak.
108.5K viewsCompletedAdded to Library 341 Times as pohon rimba
Read
+Library
Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Tak lama kemudian, mobil itu memasuki sebuah kawasan perumahan yang lingkungannya sangat asri dan tenang. "Ini di mana?" tanyaku heran. "Nanti kamu juga akan tahu." Rian tersenyum lebar hingga matanya menyipit membentuk bulan sabit. Dia membimbingku berjalan ke depan sebuah bangunan. Itu adalah rumah di lantai dasar yang memiliki halaman kecil. Di halamannya tumbuh berbagai macam bunga dan ada sebuah ayunan kecil di sana. Rian mengetuk pintu.
2.4K viewsCompletedAdded to Library 62 Times as pohon rimba
Read
+Library
Kemilau Senja

Kemilau Senja

Mereka semua memang sangat dekat denganku, tapi yang lebih ingin selalu aku manja adalah Ayu, terlebih karakternya juga mirip denganku, jadi kami selalu merasa cocok. Pak Rahardi 'ayah angkatku.' Beliau bekerja di perkebunan milik pribadi warisan dari kedua orang tuanya yang beliau kelola dengan adik beliau, aku memanggilnya Paman Sam. Namanya adalah Sampurnawan Adji Wijaya, panggilan akrabnya adalah Paman Sam.
1011.0K viewsOngoingAdded to Library 407 Times as pohon rimba
Read
+Library
Secret Of The Girls: Bab Yoona (Menyegel Kekuatan Suci)

Secret Of The Girls: Bab Yoona (Menyegel Kekuatan Suci)

Berjalan dengan dijaga ketat pasukan rubah, masuk ke sebuah tempat dengan dedaunan rimbun yang harus di tembusnya, dua pohon besar dengan tanaman menjalar menjuntai hingga membentuk seperti tirai, sementara di sekeliling pohon sampai ke ujung di mana tepi jurang berada ditumbuhi tanaman merambat yang berduri dan bunga-bunga beracun. Mereka didorong masuk menembus tanaman rambat itu. Luna sembari berjalan berpikir kalau pantas saja dia tidak mengetahui koloni rubah ini, tempat tinggal mereka sanggatlah tersembunyi dan terjaga ketat oleh alam.
104.4K viewsCompletedAdded to Library 117 Times as pohon rimba
Read
+Library
Ujung Koridor

Ujung Koridor

Buru-buru Airin bangkit dan mengambil ponsel miliknya yang terletak di meja belajar. WhatsApp Dion Agraha Rin, ntar malem lo latihan gak? Iyalah. Gue ikut yah, soalnya Alvin mau belajar Belajar apa? Ya tenis lah. Mana ada orang belajar matematika di lapangan tenis. Ah iya-iya.
102.9K viewsOn holdAdded to Library 81 Times as pohon rimba
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status