PRAMESWARI
Dalam rasa sakit yang menyiksa, entah bagaimana muncul sebentuk keyakinan dalam diri Prameswari, gadis itu adalah dirinya sendiri.
Tapi bagaimana bisa?
Bagaimana mungkin?
"Aaahhh …!" Prameswari mencengkeram kuat-kuat kepalanya yang terasa pecah, "Auuuhhh … Haaarrrggghhh …!"
Bukannya memudar atau sejenisnya, bayang-bayang itu justeru semakin jelas berputar-putar dalam benaknya. Cepat dan menyakitkan. Mbak Honey, Giga, gadis cantik berjilbab putih, si Bapak dan Ibu Tua dan laki-laki yang sepantaran dengan Giga. Bahkan, bayangan dirinya sendiri pun ikut berputar-putar di dalamnya, bercampur menjadi satu. Seperti berbagai macam sayuran yang diletakkan dalam satu panci.
Hot Chapters