Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku Mantan Preman

Suamiku Mantan Preman

~ *POV Preman Bertato Namaku Rasya Almahesa, umur ku 21 tahun, terbilang cukup muda untuk menjadi preman. Bahkan banyak orang tak percaya jika diri ini preman, karena wajah yang ku miliki cukup tampan, dan diriku ini terlihat masih seperti anak SMA. Mereka tidak tahu jika aku ketua preman di kampung jawara ini. Tidak ada yang berani membuat masalah dengan ku, kecuali orang yang tak kenal dengan ku.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai preman juga berhak bahagia
Baca
+Pustaka
Sexiest Journalist

Sexiest Journalist

“Seburuk apapun masa lalumu, bukan berarti masa depanmu juga akan seperti itu. Aku tahu, melepas masa lalu itu mungkin gak akan mudah, tapi cobalah, Gem. Karena apa? karena kamu berhak untuk bahagia. Semua orang berhak bahagia, tanpa kecuali. Begitu pun dengan kita.” Gemi mencebik haru, mendengar penuturan Lee kepadanya. Semua yang dikatakan pria itu adalah benar, setiap orang berhak bahagia. Seberapa pun buruknya masa lalu seseorang, mereka memiliki kesempatan yang sama untuk menjalani hidup yang lebih baik di masa depan.
9.9166.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.7K kali sebagai preman juga berhak bahagia
Tampilkan Ulasan (71)
Baca
+Pustaka
RF Riani
Sexiest Journalist kisah Gemi dan Lee yg penuh kerumitan Kesan : Cerita nya asyik gampang di mengerti dengan apa yg di sampaikan Kritik : Kurangnya keterbukaan dalam komunikasi diantara tokohnya terutama Gemi dan Lee (seandainya dari awal Gemi langsung cerita pas di jebak Aries
Novel Lovers
kesan : ini cerita yg berbeda jauh, dr MDS/MAL, sekalipun ada pras family di dlm nya. kritik : harus ada pesan moral, bahwa yg buruk akan menuai hasil buruk & utk karakter gemi yg pintar, sayangnya knp hrs kecolongan dgn aries.... pesan : karakter gemi sbg orang pintar, harusnya lebih tegas
Baca Semua Ulasan
Setelah Aku Kaya, Suamiku Mati Gaya

Setelah Aku Kaya, Suamiku Mati Gaya

Jadi cara berpikirnya juga sudah sangat matang dibandingkan teman seusianya. "Nah, sekarang Jingga masih beruntung dan harus pandai bersyukur ya," timpalku sambil mencubit pipinya manja. "Betul, Sayang, kamu harus lebih banyak bersyukur, karena masih ada orang yang kurang beruntung hidupnya," sambung Mas Pram. Mas Pram mengedipkan matanya ke arahku, dia menyunggingkan senyuman dan memberikan isyarat jari jempol padaku.
1085.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai preman juga berhak bahagia
Baca
+Pustaka
DUDA KAYA YANG MELAMARKU ITU AYAH SAHABATKU

DUDA KAYA YANG MELAMARKU ITU AYAH SAHABATKU

"Kenapa, sih, Pa? Saat aku merasakan bahagia dengan seseorang, Papa seolah menghalangi kami. Apa aku tidak berhak bahagia?" Masih hening. "Papa sudah menemukan kebahagiaan bersama istri baru Papa. Lalu, apa hanya Papa yang berhak bahagia? Sementara aku tidak?" Suara Prisa terdengar getir. "Sayang, kamu juga pasti bahagia. Suatu saat pasti akan ada laki-laki baik yang tulus sama kamu." "Aku sudah menemukannya, Pa. Aldolah orangnya." Terdengar embusan napas kasar. "Pris, Aldo tidak tulus sama kamu. Dia hanya memanfaatkan kamu. Dan Papa tidak rela putri kesayangan Papa ini dipermainkan laki-laki."
1034.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 828 kali sebagai preman juga berhak bahagia
Baca
+Pustaka
Bukan Salesman Biasa

Bukan Salesman Biasa

Bagaimana mungkin ia bahagia bersama orang yang sudah melakukan tindakan kriminal. “Syukurlah kalau begitu, aku bisa beristirahat dengan tenang,” kata Prama. “Silakan melihat bintang sampai puas, aku mau tidur dulu ya. Selamat malam Kinanthiku sayang,” kata Prama. Ia naik ke atas tempat tidurnya tanpa membuka jaket dan sepatunya.”
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai preman juga berhak bahagia
Baca
+Pustaka
Pelakor Itu Tanteku

Pelakor Itu Tanteku

Semua itu membuatku telah salah menilai tentang dirimu. "Makasih, Mas, atas pujianmu. Aku hanya ingin melakukan apa yang seharusnya seorang istri lakukan. Aku tidak sedih. Justru saat ini aku merasa bahagia. Dan aku harus selalu bahagia menjadi istrimu." Mas Pram tidur dengan manja di pangkuanku. Kutatap wajah tampannya yang sudah kotor tersentuh wanita lain. Entah apa lagi yang telah mereka lakukan di belakangku.
6.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai preman juga berhak bahagia
Baca
+Pustaka
Setelah Tiga Tahun Berpisah

Setelah Tiga Tahun Berpisah

Ia tahu, perjuangan untuk merawat mereka tidaklah mudah, namun melihat mereka tidur tenang selalu menghadirkan rasa bahagia tersendiri. “Alhamdulillah,” gumamnya pelan, bersyukur karena meski dalam keterbatasan, ia bisa memberikan tempat yang layak bagi mereka. Sesungguhnya ia tak ingin orang-orang mengetahui jati dirinya, biarlah orang tahu bahwa dirinya hanya seorang preman tanpa pekerjaan tetap.
1027.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 647 kali sebagai preman juga berhak bahagia
Baca
+Pustaka
Mengandung Benih Bayaran Om Evan

Mengandung Benih Bayaran Om Evan

ungkap Susan sungguh-sungguh dengan hati lapang. “Kadang, yang tadinya bukan milik dan hak kita, bisa menjadi milik dan hak kita jika orang yang memilikinya sendiri yang tidak menjaga dengan baik. Tidak ada orang yang bisa tahan bermain dengan hati, Nak. Jika kamu yakin pada hatimu, lalukan semua dengan semestinya. Saat waktunya tiba, kebahagiaan sejati akan kamu dapatkan meski sebelumnya kamu harus melewati banyak derita dan cobaan. Untuk menggapai bahagia dan mendapatkan yang terbaik itu memang nggak mudah dan butuh banyak sekali perjuangan. Jadi, berjuang dan berkorbanlah sedikit supaya nanti bisa memetik hasil seperti yang selalu kamu bayangkan selama ini,” ungkap mbok Minah seperti seda
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai preman juga berhak bahagia
Baca
+Pustaka
DIA BUKAN ANAKMU, BOSS!

DIA BUKAN ANAKMU, BOSS!

Jadilah pria sejati, jangan pernah mencoba untuk mendapatkan semuanya dan menjadikan yang lain sebagai penjahat. [Aku sudah cukup denganmu dulu, tapi tidak untuk sekarang. Aku tau perpisahan kita bukan perpisahan yang pahit. Tapi sadarlah, hidup terus berjalan dan perpisahan mungkin cara terbaik untuk bertumbuh. Meski tidak bersamaku, kita sama-sama layak untuk bahagia bersama dengan dia yang saat ini bersama kita.]
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai preman juga berhak bahagia
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status