Janda Laila
Adam mendesah.
“Kalau benar Maura pelakunya, itu karena ... karena wanita yang aku cintai itu kamu.”
Aku memundurkan badan.
“Maaf, Laila. Aku tau, aku udah lancang punya perasaan ini. Tapi aku juga gak bisa cegah. Kamu tenang saja, walaupun aku mencintaimu, tapi aku gak minta kamu buat balas cintaku. Laila, tolong jangan marah. Please ... jangan pecat aku. Biar aku di sini, bantu perusahaan kamu. Kalau bisa, aku ingin lindungi kamu.”
Hot Chapters