Biblioteca
Filtrar por
Estado de actualización
TodoEn cursoCompletado
Ordenar por
TodoPopularRecomendaciónCalificacionesActualizado
SENYAWA

SENYAWA

Kesal dengan diri sendiri ia pun menepuk keningnya lagi beberapa kali. Tiba-tiba telepon di mejanya berdering, dengan segera ia angkat agar sang penelepon tak lama menunggu jawaban. “Ya, halo,” ucapnya dengan suaranya yang lembut. “Ehm, yang buat besok pagi di map hijau ada lima belas halaman. Yang buat besok siang di map merah ada sepuluh halaman. Ingat, yang map hijau di copy lima belas bundle. Jangan terbalik, ya, Meer,” ucap Varo dari seberang telepon.
2.0K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 47 veces como puis
Leer
+Biblioteca
AURORA

AURORA

Berlari seraya menebaskan pedang kesetanan, mengejar Reptilian ini yang sedang membawaku. “Wah, ada keturunan Anubis lain yang mampu melepaskan pengaruh Manipulasi Gravitasi yang kuciptakan barusan.” Dia berkomentar dengan santainya sambil menghempaskan pedang Eugene dengan begitu mudah. “Apakah gadis ini adikmu? Wah sayang sekali. Bolehkah aku membawa adikmu ini? Darahnya sangat enak! Atau kau juga bisa ikut denganku!”
106.1K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 157 veces como puis
Leer
+Biblioteca
ROSES

ROSES

Aku mulai merasa jengkel ketika gadis ini tidak paham dengan isyarat yang kuberikan melalui tatapaku, lantas aku membuka suara "Katanya hasil ujian telah diberikan" "Iya, aku juga mendengarnya, hasil ujian diberikan" "Iya, hasil ujian telah diberikan" "HASIL UJIAN TELAH DIBERIKAN, VAROSE!!" ___ Suara gemuruh sepatu saling bersahutan memenuhi salah satu lorong yang tengah memberikan hasil ujian di papan mading, hal pertama yang akan membuat seisi murid tingkat pertama memberikan seluruh perhatiannya. Varose dan Chanie yang telah sampai juga segera mencari nama di jurusan yang mereka pilih. Pharmacy, Varose ingat betul dirinya menulis jurusan pertama itu dengan berani. Tangan gadis itu langsun
Capítulos Populares
102.9K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 111 veces como puis
Leer
+Biblioteca
Mon Amour

Mon Amour

“Bisa kau tekankan tombol kuncinya? Sandinya 1026.” Farrin mengangguk dan mulai menekan empat digit angka yang Vian katakan padanya. Ia sedikit heran, mengapa Vian seolah mengambil kombinasi angka yang sedikit sulit untuk di hapal itu? Ah, sudahlah! Itu bukan urusannya kan? Mungkin saja Vian memiliki hal lain yang membuatnya mengambil keputusan untuk membuat kombinasi angka itu.
108.5K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 245 veces como puis
Leer
+Biblioteca
Aku Memilihmu

Aku Memilihmu

Tungguin yah🤗 TBC Jangan lupa vote dan komen yah makasih🤗 Pai² sampai ketemu lagi di part berikutnya 👋🏻
104.9K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 177 veces como puis
Leer
+Biblioteca
Tes

Tes

Aura Lika thustransser8
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.4K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 54 veces como puis
Leer
+Biblioteca
SEQUOIA

SEQUOIA

Pucuk dicinta ulam pun tiba, sebuah mobil dengan kilapan terang memasuki halaman rumah. Tepat di depan Joi, Baskara keluar dari mobil. Tak lepas kaca mata hitam dari pandangan Joi terhadap Baskara. Fantastik! "Gimana? Lo masih mau bilang mercedes benz palsu?" Tak menghiraukan, Joi jalan mendekati mobil. Kilapannya seolah membuat Joi terjerumus pada keserakahan. Ia mengelus bagian depan mobil. Lalu beralih atensi ke Baskara. "Lo ini sebenernya siapa, sih?"
7.53.0K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 103 veces como puis
Leer
+Biblioteca
PUSAKA PEDANG LANGIT

PUSAKA PEDANG LANGIT

Bani yang dari jauh melihat Zoe juga cemas. “Aku belum mulai. Peluit belum berbunyi, jadi jangan sombong dulu,” ucap Zoe sambil bersiap dengan kuda-kuda yang kokoh. Setelah peluit berbunyi, dengan cepat pedang yang tadinya tumpul langsung mengkilap, ketajamannya bahkan terlihat jelas oleh semua orang yang melihatnya. “Pusaka pedang langit,” kata Bani yang terperanjat dari tempat duduknya. Ia langsung berdiri melihat pedang itu tanpa berkedip.
1020.6K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 701 veces como puis
Leer
+Biblioteca
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 11 B Oleh: Kenong Auliya Zhafira Arista menarik napas sedalam mungkin, lalu mengembuskannya perlahan. Memundurkan atau menghentikan waktu jelas tidak mungkin. Hanya penyesalan tidak bertepi yang selamamya tidak akan pernah mendapat pengampunan dari seorang Alsaki.
108.9K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 292 veces como puis
Leer
+Biblioteca
YOU

YOU

“Lo mau pesen apa? Biar gue pesenin sekalian” “Nanti aja gue pesennya. Lo mau pesen sekarang emang, Lun?” “Tadinya, tapi karna lo pesennya nanti, yaudah gue juga nanti aja deh pesennya.” “Yeh anak labil dasar.” “Hahahaha biarin, yang penting Bahagia”
Capítulos Populares
2.4K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 85 veces como puis
Leer
+Biblioteca
ANTERIOR
123456
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status