Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Lalu ia menarik napas panjang, meletakkan tangannya di dada, dan mulai mendeklamasikan: > “Kamu seperti nasi hangat Di pagi yang belum sempat Aku lapar, kamu kenyang Hatiku tenang, dompetku senang.” Tari mengerjap, lalu menutup mulutnya sendiri. Tapi ia tak bisa menahan lebih lama. Tawanya pecah begitu saja. “Apa itu?” katanya di antara tawa. “Apa-apaan itu?” Radit tersenyum bangga. “Itu puisi. Judulnya Sarapan Perasaan. Masih ada bait kedua kalau kamu kuat.”
1011.5K viewsCompletedAdded to Library 389 Times as puisi bugis singkat
Read
+Library
Cinta Istri Muda

Cinta Istri Muda

Sedangkan kalau malam hari, Jannah baru menyuruh anak buahnya menyalakan mesin diesel yang ditaruh di belakang rumah, disambung dengan kabel-kabel sehingga menciptakan aliran listrik ke seluruh rumah. "Kak, Hari Sabtu besok libur, gak?" tanya Jannah pada Naing. "Libur. Kan belum panen," jawab Naing, sambil menggigit buras buatan Jannah. Buras adalah salah satu panganan khas masyarakat Bugis dan Makassar di Sulawesi Selatan. Panganan ini dikenal juga dengan nama lapat, lontong bersantan atau buras. Bentuknya hampir mirip dengan lontong namun agak pipih dan dimasak dengan cara tersendiri. Biasanya panganan ini disajikan saat lebaran. Tetapi hari itu Jannah bilang sedang ingin makan buras. "Ema
108.7K viewsCompletedAdded to Library 243 Times as puisi bugis singkat
Read
+Library
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

Mengapa kau mengalir pergi Kala ucap terpatri di hati Akankah kau buktikan kau benci dirimu sendiri Kau tolak empat mata Namun, kau suka main mata Nan, bolak balikkan kata Laksana bunga tidur yang terasa Pijar yang ku cari Bukan kata manis yang kau beri Nostalgia yang ku rasa Apa kau merasa hal yang sama? Iblis kejam... Lihat tanda tanya ini Bisakah kita menjadi sahabat? Atau Berteman hingga akhir hayat? Nan, maaf kutelusupkan kau dalam puisi ini 26-04-2018 “Siapa yang menulis puisi ini? Tidak ada penulisnya” ucap Arka “Mungkin di kotak tadi ada sesuatu yang lain” lanjut Arka sambil turun dari kasurnya mengambil kotak yang dia banting tadi
107.4K viewsCompletedAdded to Library 287 Times as puisi bugis singkat
Read
+Library
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

Haidar chat kasih puisi: Wanitaku, Sayang! Rahim yang Kugali Kini Telah Tertali Aduan Nafsu Menganga Doa dan Cinta pun Berbunga Tubuh yang Kuraba Kini Hangatnya Mengaba Tersingkir dari Angin Membunuh Gemuruh Dingin Qobiltu yang Menjadi Janji Kini Telah Kuhempas dari Ruji Menjemput Pagi
105.0K viewsCompletedAdded to Library 194 Times as puisi bugis singkat
Show Reviews (45)
Read
+Library
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Read All Reviews
Sang Pendekar

Sang Pendekar

Sementara Saketi sudah tewas di tangan Tupaseng. Debu dan pasir bertebaran memenuhi empat penjuru, ranting dan dedaunan kering yang ada di tempat tersebut menepi seakan-akan tersapu oleh ganasnya tombak Tupaseng yang terus menerus menyerang kelima pendekar bertopeng yang mempunyai kekuatan mumpuni. Melihat muridnya mengamuk, Biksu Yan Tong lekas menyeru, "Hati-hati muridku. Jangan kau terbawa arus, tenangkan hati dan pusatkan pikiranmu!" teriak Biksu Yan Tong.
9.9166.3K viewsCompletedAdded to Library 5.7K Times as puisi bugis singkat
Show Reviews (150)
Read
+Library
CahyaGumilar79
Terima kasih untuk semuanya yang sudah mampir di cerita ini. Buat Reader semua yang suka dengan karyaku, kalian bisa mampir juga ke cerita lainnya. Pandu Kesatria Genda Yaksa, Wanara, Sang Pendekar Season 2. Segala bentuk dukungan dari kalian sangat berarti buat aku sebagai penulis. Terima kasih...
Zhu Phi
Kalau berkenan mampir ya kak Cahya di Ksatria Naga Phoenix Ditunggu review-nya dan sarannya Terima Kasih Numpang promote juga ya Kisah ini bersetting kerajaan, persilatan, fantasi, serta misteri yang tidak terpecahkan
Read All Reviews
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Menemaninya seakan rumah tangga kami sempurna. Air mataku terus berderai mengingat saat makan malam barusan. Bagaimanapun juga sepiring kepiting saus Padang tak lebih menarik dari seorang perempuan bertitel bidan. Kubenamkan wajah di atas sajadah. Mengadukan perasaan yang berkecamuk dan hati yang remuk kepada Sang Pencipta. Kemudian menentramkan hati dengan membaca kalam ilahi.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as puisi bugis singkat
Read
+Library
Bisikan Tengah Malam

Bisikan Tengah Malam

ejek Jessy terkekeh geli "Gak papa deh, buat calon mertua"bisik Radit. Risa dan Shela hanya tertawa mendengar perkataan Radit. "Mau pulang sekarang?"tanya Radit. "Iyah, nih lagi nunggu papa" "Emm gimana kalau pake mobil ku aja. Dari pada nunggu lama di sini"tawar Radit. "Emm ... Mah, gimana kalau kita pake mobil Radit aja?"ucap Risa ke Bu Delia yang sedang membereskan pakaiannya selama di rumah sakit.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as puisi bugis singkat
Read
+Library
Menjadi Istri Rahasia CEO Dingin

Menjadi Istri Rahasia CEO Dingin

“Ibu… Karya Mustofa Bisri. Kaulah gua teduh, tempatku bertapa bersamamu, sekian lama, kaulah kawah. Dari mana aku meluncur dengan perkasa, kaulah bumi, yang tergelar lembut bagiku, melepas lelah dan nestapa….” Qasam masih terus membaca puisi. Dan Habiba juga terus meremas tangan Husein. Jika satu jam ke depan Qasam masih terus membaca puisi, maka buku- buku tangan Husein bisa remuk dibikinnya.
9.8190.9K viewsCompletedAdded to Library 6.7K Times as puisi bugis singkat
Read
+Library
TRASHY

TRASHY

batinnya lagi dengan helaan napas yang teramat panjang 💔 Acara pensi berlangsung riuh dan meriah. Kalau yang menebak kelompok Dianalah pemenangnya, ya! Betul, mereka menang karena bakat yang ditampilkan sangat berbeda dari kelompok lain yaitu, musikalisasi puisi. Diana menulis puisi, Lia dan seorang gadis bernyanyi, satu perempuan memainkan okulele, dan gadis kurus bernama Putri bertugas membacakan puisi buatan Diana berjudul 'Mimpi dan Ibu', yang isinya sederhana. Begini :
103.3K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as puisi bugis singkat
Read
+Library
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Wira agak terkejut, tetapi dia tetap menjawab sembari menangkupkan tangan, "Iya, hamba adalah Tuan Wahyudi." "Aku sangat menyukai puisimu, terutama yang berjudul Mengenang Dirga dan Pantang Menyerah. Tuan Wahyudi, bisakah kamu mengajariku cara menulis puisi?" tanya sang Kaisar Cilik sambil tersenyum. Penampilannya cukup polos dan lucu.
96.1M viewsCompletedAdded to Library 172.1K Times as puisi bugis singkat
Show Reviews (2659)
Read
+Library
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Dillah_whj
izin promosi ya kk ... ayo kk/mas jangan lupa mampir kecerita saya judulnya: Diary Dira kisah tentang seorang pramugari yang berusaha sembuh dari luka akibat penghianatan kekasihnya yang ternyata sudah melangsungkan pertunangan dengan wanita lain. Ada juga pak tentara tampan yang akan nyembuhin
Read All Reviews
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status