Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tujuh Kakakku yang Super Cantik dan Lancang

Tujuh Kakakku yang Super Cantik dan Lancang

Darah mengucur deras dan terlihat begitu mengerikan! “S*alan!” Pria berjubah hitam menggertakkan giginya, memukul dadanya dengan tetapak tangan kanan dan menyemburkan sejumah besar darah segar! Darah itu berubah menjadi kabut merah darah yang menyebar dan menyelimuti ruang di sekitar! “Gawat, ini adalah Kabut Iblis Darah!” Wajah cantik Lusi pucat pasi, tubuhnya gemetaran dan tampak sangat ketakutan!
9.1803.6K viewsCompletedAdded to Library 32.1K Times as puisi jaket berlumur darah
Show Reviews (84)
Read
+Library
Sidartha Tung
Penulisnya seperti ganti orang. Sejak bab 1157 ceritanya mulai ngaco dan semakin kesini semakin ngaco. Alur cerita ngaco ga nyambung, power level ngaco pula. Makin dibaca makin bad mood jadinya. Penulis baru goblok, minimal baca dulu cerita sebelnya yg lengkap biar nyambung bikin ceritanya, OON!!
InZoe
Kakaknya updatenya satu2 bab/hr, tp setiap brp minggu sx langsung brp puluh bab yg d update dlm 1 hr. saran aja sih ka, mending di bikin sehari brp bab. misalnya 5 bab/ hr tp konsisten. ada sih d sblh yg tiap hr 15 bab. emg sih pas update byk bab kita puas bgt bacanya. tp pas satu2, kitanya kesel.
Read All Reviews
Menantu Pahlawan Negara

Menantu Pahlawan Negara

Darah itu berwarna hitam mengkilap, berbentuk sebuah gumpalan, juga tidak menyebar ke segala arah, sangat jelas terkesan sedikit aura jahat dan aneh. "Benda ini yang membuat Pak Jace hampir mati?" Secara naluriah, Hafa mengucapkan kata-kata itu. Walaupun dia adalah seorang penipu, tetapi dia juga sering meneliti berbagai macam benda-benda aneh. Kalau tidak, dia tidak akan bisa menakut-nakuti orang. Ardika tidak berbicara, dia mengeluarkan selembar kertas tisu, membakarnya dengan pemantik api, lalu melemparkannya ke darah berwarna hitam itu.
8.82.7M viewsCompletedAdded to Library 53.2K Times as puisi jaket berlumur darah
Show Reviews (624)
Read
+Library
Arjun Mubarak
ini yg idiot ardika apa luna istrinya atau penulisnya yg idiot udah sejauh ini ceritanya masa istrinya sendiri msih blm tau indentitas suaminya...pdahal fasilitas serta kemewahan yg di nikmati oleh keluarga istrinya semua dri ardika... seluruh penduduk kota tau siapa ardika istrinya sendiri ga tau..
Muh Arsyad Gassing Al-Makassary
Kenapa Posting sedikit sedikit Beginilah,Ini Penulisnya Yg Dungu atau GoodNovel yg TDK beres, sy akan Screenshot ini baru Share klo ini Aplikasi kurang menyenangkan, maksud saya adalah apa ruginya kalian posting banyak²Bab setiap, kan kita juga bayar membacanya, Dasar emang Dungu dan Goblok............
Read All Reviews
Tabib Desa, Pemikat Para Pria

Tabib Desa, Pemikat Para Pria

Darah merembes dari kulit yang terkelupas, menetes ke lumpur gelap dan meninggalkan bercak merah yang mencolok. Ia tersentak. "Tidak… aku tidak boleh meninggalkan jejak." Dengan tergesa, ia meraih kain dari tasnya, menyeka darah yang masih mengalir, lalu meraup sedikit tanah basah untuk menutup noda merah itu sebelum memasukkannya kembali ke dalam tas. Napasnya terengah-engah, namun ia memaksa diri berdiri. "Tidak apa… ini belum seberapa…"
457 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as puisi jaket berlumur darah
Read
+Library
Terjerat Takdir Cinta Sang Pangeran Aetherion

Terjerat Takdir Cinta Sang Pangeran Aetherion

​Melainkan apa yang menempel di tubuh sahabat istrinya itu. ​Jaket denim Naina... tangan Naina... celana Naina... semuanya berlumuran darah. ​Warna merah pekat yang mengerikan. Sebanyak itu. Darah Aurora? ​Napas Rasya tercekat di tenggorokan. Langkahnya goyah. Ia harus berpegangan pada dinding agar tidak ambruk. ​Naina mendongak saat menyadari kehadiran seseorang. Wajah wanita itu sembap, matanya bengkak, dan saat ia melihat Rasya, tangisnya pecah lagi.
1.7K viewsCompletedAdded to Library 50 Times as puisi jaket berlumur darah
Read
+Library
Jerat Hasrat Ayah Angkat

Jerat Hasrat Ayah Angkat

Matanya menatap tajam ke arah jejak ban yang sebagian tertutup lumpur. Salah satu anggota tim lain berlari kecil menghampiri sambil membawa sesuatu. “Tuan, kami menemukan kain kecil robek di semak-semak. Ada noda darah tipis di ujungnya.” Dante langsung meraih kain itu — warna putih dengan motif halus bunga kecil. Itu dari dress Risa milik Risa , dia tahu setiap barang punya Risa.
108.0K viewsCompletedAdded to Library 288 Times as puisi jaket berlumur darah
Read
+Library
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Udara dipenuhi bau apek dan dingin, seperti darah yang sudah lama membeku. Di tengah-tengah terdapat kolam darah yang mengering. Dinding kolam tertutup bekas goresan dan benturan, dan dasarnya tertutup lapisan tebal residu gelap. Di samping kolam darah, beberapa jubah peneliti yang robek berserakan.
9.78.0K viewsCompletedAdded to Library 254 Times as puisi jaket berlumur darah
Read
+Library
VIDEO PERNIKAHAN SUAMIKU

VIDEO PERNIKAHAN SUAMIKU

Dia bahkan termasuk orang paling rajin di keluarga kami Jaket ini bau parfumku. Pasti dia habis pakai, tapi tadi di bawah dia tidak pakai parfum ini. Dia pakai yang seperti biasanya. Ada bercak darah di kain lapisan dalam jaket ini. Sudah kering. Apa dia terluka pas pakai jaket ini. “Stupid lu, mana bisa lu, begitu! Hah, brengs*k, lu!”
10146.5K viewsCompletedAdded to Library 5.3K Times as puisi jaket berlumur darah
Read
+Library
LUKA TAK BERDARAH

LUKA TAK BERDARAH

Dalam hening suasana kegalauan Semakin larut hati ini dalam kekacauan Cinta yang kita bangun kemarin Telah porak-poranda oleh kasta Kemarin kita masih bisa sayang-sayangan Menyapa dengan kemesraan Bermanja-manjaan di setiap kebersamaan Semua kini telah lenyap tak berbekas Semenjak di hari memalukan bagimu Engkau tak lagi terlihat penuh kasih Cinta yang pernah mengisi hatimu Tak lagi nampak seperti bunga Lily yang merekah Dalam sekejap gelombang tsunami kebencian Mengacaukan pertahanan hatimu Yang membuat hati penuh dendam
96.4K viewsOngoingAdded to Library 167 Times as puisi jaket berlumur darah
Read
+Library
Putri Pemberontak

Putri Pemberontak

Udara di sana pengap dan lembap, aroma logam darah samar menyeruak ke hidungku. Di sudut, di atas sesuatu yang bahkan tidak pantas disebut ranjang, tergeletak sebuah kemeja putih. Kemeja sama yang dipakai Bella saat dia diseret ke sini. Aku mengambilnya, dan bau darah langsung menghantamku. Noda-nodanya bersilang-silang di kain itu, seperti tenunan brutal warna merah yang meresap sampai tembus.
3.8K viewsCompletedAdded to Library 75 Times as puisi jaket berlumur darah
Read
+Library
Mabuk Janda

Mabuk Janda

Sementara Aku tidak punya sesuatu untuk menutupi lukanya itu. Tanpa pikir panjang, Aku melepas jas favoritku. Jas untuk bekerja di hotel masih tertempel di badanku dan melilitkannya ke betis. Namun, karena teksur jas itu sangat lentur sehingga mudah untuk melilitkannya, yang akhirnya jas itu hanya dipenuhi oleh darahku sendiri. Ah, Aku membuang jaket itu serampangan. Tidak ada cara lain, selain terus berjalan mencari pertolongan daripada terus berdiam diri membiarkan diriku lemas karena kehilangan banyak darah.
9.9208.9K viewsCompletedAdded to Library 4.4K Times as puisi jaket berlumur darah
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status