Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BERTEMU RINDU

BERTEMU RINDU

Suara Dani mendominasi kebisingan di meja itu. “Dia terlalu cerewet. Kepala gue bisa pusing melulu. Mimisan gue bisa kambuh kalo gue jadian sama dia” jawab Andra santai sambil meminun ice coffe latte kesukaannya. Aku tahu minuman itu kesukaannya karena diam-diam aku sering memergokinya membeli ice coffe latte di saat jam kosong. “Parah, loe. Terus mau loe apain gebetan-gebetan loe itu, Boss?”
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai puisi kopi dan rindu
Baca
+Pustaka
May I Go ? (Indonesia)

May I Go ? (Indonesia)

1. Meski rindu ini terus datang menyapa, aku masih berharap untuk bisa melepaskan rindu ini. Denganmu aku tahu, bahwa bahagia ternyata sesederhana ini Ah.. menghirup harum petrikor di tengah Musim hujan yang sejuk ini mengembalikanku akan kenangan tiga tahun lalu. Sudah selama itu tapi rasanya masih melekat dalam benakku. Gadis manis dengan surai coklat dan mata hazelnya menghantui pikiranku. Entah magic apa yang ia lakukan padaku aku tidak bisa berhenti memikirkannya.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai puisi kopi dan rindu
Baca
+Pustaka
Sekuntum Rindu

Sekuntum Rindu

Nayla mulai gelisah. Disaat genting ini, seorang pramusaji datang menjadi penyelamat. Pramusaji tersebut menghampiri Arif dan Nayla dengan memamerkan seberkas senyum. "Hot chocolate, please," kata Nayla. Sesaat kemudian, musisi yang tadi terlihat sudah mulai memainkan lagu yang sangat ia kenal, 'Always On My Mind' yang tadi di minta oleh Arif. Senyum puas nampak dari paras seorang Arif, 'Lagu untukmu, Nayla' desisnya dalam hati. Suasana kembali hening, Nayla nampak menikmati lagu tersebut. Ya, lagu tersebut juga merupakan kenangan baginya. Nando pernah menyanyikan lagu ini untuknya ketika suasana hujan seperti ini. Dengan diiringi gitar dan sekuntum bunga matahari yang diselipkan ke telinga
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai puisi kopi dan rindu
Baca
+Pustaka
Rindu yang Lupa

Rindu yang Lupa

"Harusnya jangan kembali kemari dulu sebelum perasaanmu membaik!" Saat itu Fira ingin menyendiri. Mencari kesunyian di tengah lautan dukanya, sayang yang dijumpai justru kebisingan. “Aku tidak butuh air putih, ambilkan aku kopi!” perintahnya pada Aldi, orang yang lancang meniupkan asap nikotin pada wajahnya sehingga dirinya batuk. “Kau sudah minum lima gelas kopi, Ra! Bisa overdosis! Berlakulah adil pada lambung dan ususmu! Jangan siksa mereka, mentang-mentang hatimu sedang sedih.”
105.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai puisi kopi dan rindu
Baca
+Pustaka
Ibu Susu untuk Madu Suamiku

Ibu Susu untuk Madu Suamiku

“Mas jangan menggombal pagi-pagi, nanti aku nggak konsen nuangin kopinya.” Kai tertawa, lalu ia sedikit mengendurkan pelukannya supaya Kira bisa fokus menuangkan kopi. Kira menyerahkan kopi itu pada Kai. Kai terpaksa melepas penuh pelukannya, tangannya terulur menerima cangkir kopi tersebut. Lalu Kai menyeruputnya perlahan-lahan. “Perfect,” puji Kai sambil tersenyum samar pada Kira. “Kopi ini seperti kamu. Bikin candu.”
9.350.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai puisi kopi dan rindu
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
eksa viera
menarik banget.. tapi harus nahan emosi bacanya wkwkwk bertambah satu lagi daftar dosa Kai pada Kira yg secara tak langsung membiarkan bayi Aksa meninggal, semoga setelah ini akan ada fakta² mengejutkan yang akan buat Kai menyesal sampai ke tulang²nya krn telah menyia²kan Kira dan bayi Aksa.
lullaby dreamy
gila bgt sih nii cerita, sukses buat perasaan nyesek pas baca n' sakit hati bgt sm Kai . blm apa² udh diserang dgn kisah yg menyayat hati bgt . dr smua lead male yg brengsek mcm, Auriga, archer, Davin n' Oliver . fix ini menduduki peringkat no.1 yg luar biasa brengseknya . sakit bgt thor bacanya T_T
Baca Semua Ulasan
RELATIOXIC RULES

RELATIOXIC RULES

Alexa berusaha merangkai kata dalam otaknya dan mencoba menuliskannya dalam buku tulisnya. “Apakah kau paham tentang rindu? Rindu ini membuatku rela menunggumu Walau ribuan detik telah kulalui Aku tetap menunggumu di sini Apakah kau juga rindu padaku? Setelah kemarin kau membuatku tersenyum Sekarang kau tega membuatku menunggumu Datanglah,hapuskanlah semua rinduku”
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai puisi kopi dan rindu
Baca
+Pustaka
Wanita Masa Depan CEO Muda

Wanita Masa Depan CEO Muda

TERPISAH RIBUAN RINDU Di malam sunyi, hati gelisah Ribuan rindu menghampiri diri Pandangan mata terhenti pada langit Mencari bayangan yang pergi Kerinduan merajut benang sepi Hati terbisu, merindu yang tiada Rindu itu bagai bunga yang layu Di taman hati yang sepi dan sunyi Kucoba menyusun kata-kata indah Namun tetap saja, rindu tak terucap Seiring waktu berlalu tanpa henti Kerinduan ini semakin terukir dalam jiwa Oh, ribuan pagi yang menyelinap Seperti embun pagi yang merindu matahari
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai puisi kopi dan rindu
Baca
+Pustaka
KARMA : Balasan untuk Keluarga Tak Tahu Diri

KARMA : Balasan untuk Keluarga Tak Tahu Diri

bagaimana ia begitu nikmat jika kita memakannya di malam yang larut Padahal kepalaku sedang kalut memikirkan cara menautkan rindu yang telah lama kurajut Kita pernah membawa mata telanjang kita teraduk dalam pekat perbincangan kopi sachetan bagaimana ia begitu legit jika kita meminumnya pada cangkir yang sama Padahal hatiku tengah getir menahan nyala cinta sedang kau berkata kau hanya mampir sebentar saja Kita juga pernah menebak kata-kata terakhir yang akan kita ucapkan sebelum malam benar-benar begitu dingin dan kau pamit berlalu seperti angin Tapi kita membisu tak sepatah rindu terucap tak juga ucapan selamat malam hinggap di rekah bibirmu yang lembap
1045.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai puisi kopi dan rindu
Tampilkan Ulasan (8)
Baca
+Pustaka
Nur Inayah
ceritanya bagus,aku suka tokohnya yg menampilkan perempuan yg kuat,cerdas dan tidak mudah tumbang meski awalnya didera banyak cobaan,perempuan harusnya memang seperti itu,biar tidak gampang ditindas,dianggap makhluk lemah yg g bisa apa2 dan dianggap remeh,good job,Amira
Bahagia53114202
novelnya keren. tapi, ini babnya nggak sampe kek sinetron Tersanjung, kan? takut kepanjangan dan gak tamat2 malah ujungnya mbulettt kek benang ruwet. apalagi sampe bab 200 lebihhh. haduh, bisa puyeng liatnya. ...
Baca Semua Ulasan
Rindu Tak Berujung

Rindu Tak Berujung

Clarise mencium Collin dan menjawab, “Sayang, memang kamu yang paling sayang sama aku. Kamu tahu aku nggak bisa kecapekan karena hamil. Kebetulan aku haus. Ambilkanlah kopi untukku.” Aku membawakan kopi ke hadapan Clarise. Namun, dia malah menjatuhkan cangkirnya, seolah-olah memang sengaja. Kopi yang panas itu pun tumpah ke kulitku. Collin segera memeluk Clarise dan menghibur dengan lembut, “Sayang, tanganmu nggak terbakar, ‘kan?”
29.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 628 kali sebagai puisi kopi dan rindu
Baca
+Pustaka
Pelakor Pilihan Mertua

Pelakor Pilihan Mertua

'* Harapan adalah racun yang paling mematikan. "Makan kuenya," katanya lembut, menyendokkan sepotong kecil *tiramisu* dan menyodorkannya ke bibirku. Aku membuka mulut dan menerimanya. Rasa kopi dan krim yang lumer di lidahku terasa pahit. Aku menelan kue itu bersama dengan harga diriku. "Aku kangen kita yang dulu, Rin," ucapnya lirih, menarikku ke dalam pelukannya.
928 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai puisi kopi dan rindu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status