PERJAKA NEXT LEVEL
Dia menyeruput kopinya, membayangkan Arif cuma bisa minum kopi tubruk pake gula aren di warung depan rumah.
“Dasar kampung,” pikirnya sambil menggeleng, senyumnya makin lebar.
Padahal tanpa sadar, cangkir di tangannya berangsur dingin, dan lagu bossa nova masih mengalun tenang, seolah-olah tahu bahwa rasa bangga itu cuma selapis tipis di atas rasa rindu yang tidak pernah ia akui.
Di pintu masuk, Nobu melihat sosok Arif.