Segala Harapan dan Kerinduan Hanyalah Kehampaan
Menghadapi pernyataan cinta yang datang begitu tiba-tiba, detak jantung Adeline makin cepat.
"Bukannya ini terlalu mendadak? Aku baru saja bercerai. Lagian, kau begitu luar biasa. Bagaimana mungkin kau bisa menyukaiku?"
"Kalau suka, ya suka. Nggak ada alasannya. Seumur hidupku, aku cuma pernah mencintai satu wanita, dan wanita itu adalah kau. Selama bertahun-tahun ini, aku terus menunggu, menunggu sampai kau kembali. Tuhan masih baik padaku, karena akhirnya aku berhasil menunggumu."