Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Bukan Cinta, Hanya Balas Budi Semata
Read
+Librairie
Kisah Aletha Anasya

Kisah Aletha Anasya

“Geaa gue mohon untuk jangan menghilang dan menghindar lagi ya, serasa kurang jika engga ada lo Ge, Yang biasanya kita berlima namun saat ini hanya berempat. Jangan malu dengan masa lalu lo yang kejam Ge, semua orang pasti mempunyai masa lalu entah itu buruk atau indah. Tapi yang namanya masa lalu tidak perlu diingat, yang lalu biarlah berlalu.” “sekarang yang perlu lo lakuin yaitu lo harus fokusin diri lo untuk merancang masa depan.. karna saat ini yang terpenting ialah masa depan. Dan masa depan lo engga hancur Ge! Masa depan lo sangat cerah.. jangan pernah berpikiran kalau lo sudah tidak mempunyai masa depan, masa depan tidak ditentukan dari masa lalu. Gue yakin masa depan yang cerah suda
109.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 293 fois en tant que puisi masa depan 4 bait
Read
+Librairie
Satu Malam dengan Raja Naga

Satu Malam dengan Raja Naga

Dan di langit yang perlahan gelap, tak ada suara perang, tak ada mantra. Hanya angin… dan gema dari masa depan yang belum dituliskan. Karena untuk pertama kalinya, dunia ini— adalah halaman kosong. Dan siapa pun yang datang nanti… boleh menulis kisah baru, tanpa beban. Tanpa kutuk. Tanpa warisan luka.
101.7K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 35 fois en tant que puisi masa depan 4 bait
Read
+Librairie
Tak Lagi Buta, Masa Depanmu yang Hancur

Tak Lagi Buta, Masa Depanmu yang Hancur

Namun, di dalam duniaku sudah tidak ada tempat untuk Aldo. Aku menginjak pedal gas, suara deru mesin mobil terdengar sangat mantap. Matahari terbenam membuat bayanganku tampak sangat panjang, aku menyetir sendirian menuju masa depan keemasan yang hanya menjadi milikku seorang diri. Semuanya benar-benar sudah berakhir.
2.6K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 54 fois en tant que puisi masa depan 4 bait
Read
+Librairie
Superhero, Inc. (Bahasa Indonesia)

Superhero, Inc. (Bahasa Indonesia)

Di sana terselip kertas yang tertulis puisi buatanku. “Buat?” kejar Four. “Ya, buat kamu,” jawabku sambil siap-siap membacakan puisi cinta. Four tampak super bingung. Aku menarik nafas sejenak, lalu mulai membaca bait pertama. “Wajahmu bersinar bagai rembulan.” Demi mendengarnya, Four langsung meraih ember di dekatnya, lalu muntah hebat.
1012.3K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 259 fois en tant que puisi masa depan 4 bait
Read
+Librairie
My Sweet Bodyguard

My Sweet Bodyguard

Mungkin kita tidak bisa merubah masa lalu, tapi kita masih punya kesempatan untuk merubah masa depan. -Reyana- Masa lalu biarlah masa lalu Jangan kau ungkit jangan ingatkan aku Masa lalu biarlah masa lalu Sungguh hatiku tetap cemburu. Tarik sis ... semongko!!!
1099.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 3.6K fois en tant que puisi masa depan 4 bait
Afficher les avis (28)
Read
+Librairie
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Geronimo Noob
Eps nya pas, Ceritanya juga engga terlalu berbelit-belit, banyakin nulis yang eps pendek kek gini lagi dong author, daripada eps ribuan tapi berbelit-belit, semangat author, ditunggu cerita lainnya lagi :)
Lire tous les avis
Booking Terakhir

Booking Terakhir

Sahut pria itu singkat lalu berjalan ke meja guru dan mengambil sepotong kapur lalu menulis di papan tulis : 1 ORANG SELAMAT Kemudian ia menulis lagi dengan lebih cepat : 3 ORANG MATI Raka langsung merasa terpaku ditempat kala membacanya. "Apa maksudnya?" Pria itu menoleh kepada Raka, "Ini sebenarnya bukanlah permainan mencari ingatan." "Hah?" "Ini permainan tentang memilih masa depan." BOOM! Seluruh ruangan bergetar seperti yang selalu terjadi sebelumnya, kemudian sebuah tulisan baru muncul di papan tulis dengan sendirinya.
10456 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 16 fois en tant que puisi masa depan 4 bait
Read
+Librairie
Merenungi Masa Lalu di Bawah Mentari Senja

Merenungi Masa Lalu di Bawah Mentari Senja

Dia menarik napas dalam-dalam, lalu dengan sangat tegas melepaskan tangan Vandero. "Vandero, aku sudah mengatakannya dengan sangat jelas. Kita nggak punya masa depan lagi." Melihat ekspresi Therina, Vandero merasa seolah benar-benar akan kehilangan dirinya. Vandero terus menggelengkan kepala, untuk pertama kalinya menangis di depan orang lain. Dirinya hampir seperti memohon saat mencoba menarik Therina.
7.6K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 198 fois en tant que puisi masa depan 4 bait
Read
+Librairie
Biarlah Kenangan Masa Lalu Menjadi Buah Waktu

Biarlah Kenangan Masa Lalu Menjadi Buah Waktu

Isabel berjalan mendekat, membuang cangkir itu ke tempat sampah, lalu mengeluarkan catatan tempel dari tasnya dan menuliskan satu baris kalimat. [Haikal, seperti yang kamu inginkan, mari kita putus. Kamu bebas sekarang.] Dia berhenti sejenak, lalu menambahkan kalimat lain. [Semoga kamu dan Silvana hidup bahagia selamanya.] Setelah selesai menulis, dia menempelkan catatan tempel itu di kulkas, menyeret kopernya, dan pergi tanpa menoleh ke belakang. Dalam perjalanan ke bandara, ponselnya berdering lagi.
7.1K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 164 fois en tant que puisi masa depan 4 bait
Read
+Librairie
Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Kalimat pertama yang ia tulis: “Tidak ada gerbang yang benar-benar tertutup bagi jiwa yang ingin pulang.” Naira memegang kepala, menyadari sesuatu. “Kalimat itu membuka jalur balik… termasuk bagi jiwa yang seharusnya belum pernah ada.” Anak itu mengangguk pelan. “Aku adalah jalur itu.” “Jiwa… dari masa depan yang kau selamatkan.” Lira gemetar. “Jadi kau… dari masa depan yang belum terjadi?” “Ya.” Anak itu mendekat.
101.2K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 25 fois en tant que puisi masa depan 4 bait
Read
+Librairie
Dernier
1
...
5678910
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status