KEMBALINYA SANG RATU
Dari tengah Lambusango, ia menulis surat kepada anak-anak muda di seluruh Indonesia:
“Jangan malu menjadi anak kampung. Jangan hina suara yang datang dari laut atau hutan. Karena di sanalah masa depan dunia akan berpulang. Kita bukan pewaris masa lalu semata, kita adalah pencipta masa depan. Mari bangun dunia yang tidak mengukur manusia dari seberapa banyak yang mereka ambil, tetapi seberapa dalam mereka mengerti.”
Dan dari jauh, langit Buton berwarna tembaga. Senja menuliskan kabanti di cakrawala: