Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
My Sweet Bodyguard

My Sweet Bodyguard

Mungkin kita tidak bisa merubah masa lalu, tapi kita masih punya kesempatan untuk merubah masa depan. -Reyana- Masa lalu biarlah masa lalu Jangan kau ungkit jangan ingatkan aku Masa lalu biarlah masa lalu Sungguh hatiku tetap cemburu. Tarik sis ... semongko!!!
1099.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai puisi masa depan
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Geronimo Noob
Eps nya pas, Ceritanya juga engga terlalu berbelit-belit, banyakin nulis yang eps pendek kek gini lagi dong author, daripada eps ribuan tapi berbelit-belit, semangat author, ditunggu cerita lainnya lagi :)
Baca Semua Ulasan
Legenda Bunga Wijaya Kusuma

Legenda Bunga Wijaya Kusuma

Mobil melaju perlahan-lahan tanpa disadari Ki Wahyu Prabawa menatap dari pintu rumahnya sembari tersenyum tipis. "Bukan dari masa lalu ataupun masa kini, akan tetapi masa depan yang tak pernah bisa diprediksi. Tak sekalipun takdir bisa diubah hanya dengan kemampuan penglihatan masa lalu," ucapnya menutup pintu rumahnya.
825 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai puisi masa depan
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

Dari tengah Lambusango, ia menulis surat kepada anak-anak muda di seluruh Indonesia: “Jangan malu menjadi anak kampung. Jangan hina suara yang datang dari laut atau hutan. Karena di sanalah masa depan dunia akan berpulang. Kita bukan pewaris masa lalu semata, kita adalah pencipta masa depan. Mari bangun dunia yang tidak mengukur manusia dari seberapa banyak yang mereka ambil, tetapi seberapa dalam mereka mengerti.” Dan dari jauh, langit Buton berwarna tembaga. Senja menuliskan kabanti di cakrawala:
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai puisi masa depan
Baca
+Pustaka
Pelajaran Panas Dengan Ayah Muridku

Pelajaran Panas Dengan Ayah Muridku

“Menurutku malah nggak masalah. Past is in the past. Kalau dia berani mulai lagi, artinya dia udah niat buat move on dong!” Laura menyipitkan mata, lalu berkata pelan, “Tapi kalian pernah dengar, ‘kan? Masa lalu itu sering banget jadi pemenang karena dia datang duluan. Masa depan cuma nerusin apa yang ditinggalkan.” Hening mendadak jatuh. Uap dari seblak di meja masih naik pelan, tapi tak ada yang bergerak. Kalimat Laura barusan terasa seperti tamparan lembut di telinga Anindya, terlalu pas, terlalu menyentuh titik yang sama dengan hatinya.
1039.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai puisi masa depan
Baca
+Pustaka
Dari Dokter Ahli Berubah Menjadi Selir Tawanan Dewa Perang

Dari Dokter Ahli Berubah Menjadi Selir Tawanan Dewa Perang

Lagu yang hanya ada di masa depan. Ehsan tiba-tiba serius. “Apa kakak rindu rumah?” Elina tak menjawab. Ia hanya menarik napas dalam-dalam, lalu memeluk Ehsan erat-erat. “Ehsan…” bisiknya, suaranya nyaris tak terdengar. “Apa mungkin… kau juga dari masa depan?” Ehsan tersenyum, tapi ada sorot sedih di matanya. “Aku bukan anak biasa. Sejak awal aku juga harusnya tidak ada di masa depan apalagi di masa ini.”
1032.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai puisi masa depan
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Bos Sadis

Terjebak Cinta Bos Sadis

“Aku hanya tidak ingin kau lupa bernapas.” Aku tersenyum kecil. “Kau tahu? Dulu aku berpikir masa depan adalah tentang mencapai sesuatu. Sekarang… aku mulai berpikir masa depan adalah tentang bertahan tanpa kehilangan diri sendiri.” Ia mengangguk pelan. “Itu pemikiran yang mahal.” Malam itu aku tidak lama di sana. Tidak ada sentuhan berlebihan. Tidak ada percakapan besar. Tapi ada kehadiran yang menenangkan—dan itu cukup.
10994 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai puisi masa depan
Baca
+Pustaka
Merenungi Masa Lalu di Bawah Mentari Senja

Merenungi Masa Lalu di Bawah Mentari Senja

Dia menarik napas dalam-dalam, lalu dengan sangat tegas melepaskan tangan Vandero. "Vandero, aku sudah mengatakannya dengan sangat jelas. Kita nggak punya masa depan lagi." Melihat ekspresi Therina, Vandero merasa seolah benar-benar akan kehilangan dirinya. Vandero terus menggelengkan kepala, untuk pertama kalinya menangis di depan orang lain. Dirinya hampir seperti memohon saat mencoba menarik Therina.
7.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 239 kali sebagai puisi masa depan
Baca
+Pustaka
Can't I Be Free?

Can't I Be Free?

Masih ingat dengan koridor itu Tempat itu menjadi saksi Kalian menertawakanku, aku tetap membisu diiringi tangisku Apa salahku? Apa pernah aku menggores luka? Apa kau suka melihatku tenggelam dalam lara? Cukup! Aku ini bukan hewan, aku juga sama makhluk Tuhan seperti kalian Kehidupan di masa depan adalah misteri. Entah apa yang akan didapatkan kesenangan, kebahagiaan, atau bahkan kesedihan. Yang jelas pasti yang diharapkan adalah bagaimana kita bisa menjadi seseorang yang bukan lagi orang sedih atau kesepian. Puisi yang aku sampaikan tadi cukup menggetarkan jiwa. Bagaimana kalian sudah bisa membayangkan seperti apa jalan ceritanya? Jika ada yang bisa menebak alur ceritanya tentunya pasti mas
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai puisi masa depan
Baca
+Pustaka
Pembalasan sang Menantu Tertindas

Pembalasan sang Menantu Tertindas

Dengan ekspresi muram, Winola berucap dengan nada dingin, "Itu namanya Lukisan Masa Depan! Bukan masa pijat. Lukisan Masa Pijat cuma trik pemasaran dari tempat-tempat pijat itu." "Oh, begitu ya? Aku benar-benar nggak tahu soal itu," jawab Sutrisno dengan raut rajah kebingungan. "Kamu diam saja dulu!" seru Yoga yang memberi Sutrisno tatapan tajam. Dia tidak ingin mendengar lagi ucapannya. "Lukisan Masa Depan adalah karya mereka berdua. Itu adalah 60 gambar yang meramalkan masa depan. Banyak di antaranya telah terbukti benar-benar terjadi," jelas Winola.
8.9461.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.3K kali sebagai puisi masa depan
Tampilkan Ulasan (53)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Kaisar Dewa
Sembari menunggu update. yuk baca "SANG MENANTU TERKUAT" Nama Penulis : Kaisar Dewa. Bercerita tentang pembalasan seorang menantu laki-laki yang diselingkuhi istri tercintanya di ulang tahun ke tiga pernikahan mereka.
Baca Semua Ulasan
Dalam Kuasa Tuan Mafia

Dalam Kuasa Tuan Mafia

Melainkan jeda sebelum masa depan mereka mulai benar-benar mengetuk pintu.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai puisi masa depan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status