Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjerat Deduksi Detektif Kejam

Terjerat Deduksi Detektif Kejam

Amuk iblis di tempat tak dikenali, kan ku tahan sepenuh hati, Semua demi bertemu kamu lagi, Wahai istriku, Janganlah berhenti berdoa dan berharap, jadikan malam sebagai waktu meminta-minta, Kepada yang maha kuasa, pencipta semesta alam, Jadikan aku kuat dengan doa-doamu, dan keberanianku, Semoga kita bertemu lagi, istriku yang cantik, Maafkan segala kesalahan kakanda, Semoga kita ditakdirkan bertemu lagi di seberang lautan sana. Erik tidak tahu definisi kata-kata manis, puisi buatannya tidak mengandung kata-kata manis yang membuat Linda senang, tetapi berisi makna pahit tentang perang dan perpisahan. Puisi yang cukup untuk merobek hati seorang istri yang ditinggal suaminya ke medan perang da
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai puisi melayu pendek
Baca
+Pustaka
Pernikahan Gadis 100 Juta

Pernikahan Gadis 100 Juta

Rona berbicara di dalam hati, menutup mata kemudian memikirkan hal-hal baik yang akan menimpanya hari-hari esok. Matahari semakin menanjak, menaiki langit dengan sedikit rasa malas sebab awan menutupi sebagian wajahnya, Maven tak begitu peduli dengan cuaca hari itu, ujian tengah semester yang sedang ia lalui banyak menyita pikirannya, jawaban yang ia tulis di kertas ujiannya membuat ia bingung tak terkendali, perihal soal bahasa indonesia yang menginginkan ia membuat sebuah puisi dengan tema cinta akan tetapi jari-jarinya bahkan tak dapat menuliskan satu kata pun, ia bahkan menulis puisi sedih yang tak berujung, rasa kesal pada dirinya sendiri ia lampiaskan pada kalimat singkat pada puisinya
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai puisi melayu pendek
Baca
+Pustaka
Istri Yang Kau Anggap Mandul

Istri Yang Kau Anggap Mandul

Mas Raja: "Alya Humaira, Aku rindu" Cairan bening langsung memenuhi kedua pelupuk mataku begitu membaca pesan itu, dan sedetik kemudian cairan bening itu mulai menganak sungai di kedua pipiku.
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 309 kali sebagai puisi melayu pendek
Baca
+Pustaka
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Tak terbayangkan datangnya kemari Dia lari lalu berhenti Memegang tangan merenggut hati Oh, sudikah sekiranya kau datang Atau, aku saja yang mendatangimu Katakan ‘iya’ saat ini padaku Aku akan mengejarmu Satu langkah aku menujumu Dua langkah kau menjauhiku Sepuluh langkah aku memandangmu Seratus paku kau tancapkan di hatiku Tega, kau benar sungguh tega Dengan apa aku harus mengejarmu? Bisakah kau berhenti sejenak Napasku sudah tak lagi sempurna Telah aku abdikan untukmu Oh, Malang adalah cerita hedupku “Selesai!” kata Mei setelah rampung menulis. “Aku tidak paham sama sekali.” “Masak? Padahal itu paling sederhana!”
8.99.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 375 kali sebagai puisi melayu pendek
Baca
+Pustaka
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 41 C Oleh: Kenong Auliya Zhafira Tiga puluh menit Dyra menghabiskan waktu untuk membaca. Setelahnya ia tergiur untuk membuat puisi. Entah kenapa tiba-tiba ingin menggoreskan sedikit perasaan hatinya melalui aksara. Bukan dalam bentuk cerita atau novel tetapi puisi sederhana yang mewakili isi hati. Tentang cerita, ia sudah lebih baik memahami tanda baca. Persis seperti memahami hati seorang Alsaki Mahendra. Keadaan sekitar bahkan terlupa karena asyik dengan dunianya sendiri. Hingga tanpa sadar waktu berlalu begitu cepat, tetapi wanita yang tengah menikmati masa bebas itu masih acuh pada keadaan sekitar. Bahkan suara Cantika yang terdengar cempreng pun tidak menarik perhatiannya kali
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 316 kali sebagai puisi melayu pendek
Baca
+Pustaka
Stetoskop Hati

Stetoskop Hati

“Betul sekali, terima kasih Melia dan Jensen.” Aku menerangkan sedikit materi tentang puisi dan memberikan contoh puisi dari penyair-penyair hebat di Indonesia, seperti Chairil Anwar, Khalil Gibran, dan Sapardi Djoko Damono. Mereka sangat antusias membacakan puisi-puisi yang aku tampilkan lewat layar proyektor. “Nah, sekarang kalian coba tulis puisi mau tentang ayah, ibu, atau keduanya. Waktunya tiga puluh menit. Nanti Kakak periksa hasilnya.”
9.815.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 509 kali sebagai puisi melayu pendek
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Baca Semua Ulasan
Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

"Dalam babak kedua, dewan juri menyediakan tiga kartu berisi kata. Peserta harus membuat puisi pendek dengan kata tersebut. Siapa yang paling cepat dan dalam maknanya, jadi pemenang." Kartu pertama dibuka. Kata sungai tertulis di sana. Begitu kata itu ditunjukkan, Shu Yi segera mengucap puisinya. [Sungai mengalir tak kenal lelah. Seperti hidup yang mengarunginya] Dewan juri mengangguk-angguk dan sepakat bahwa karyanya layak dipilih. Dengan demikian, dia dapat satu poin. Kartu selanjutnya dibuka. Kata Damai tertera jelas.
1026.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 600 kali sebagai puisi melayu pendek
Baca
+Pustaka
Days to Remember

Days to Remember

ucap orang tidak tahu diri yang tiba-tiba mengganggu percakapan mesraku dan Ani. "Riski, udah baca mading belum?" sergah Ani begitu bersemangat, aku dag-dig-dug serr jadinya. "Udah, puisinya bagus. Tapi, aku nggak ngerti hehehe harusnya ada gambar pelanginya juga tuh biar lebih bermakna ...," ucapnya menggaruk leher. "Issh, puisi itu tentang, tentang ... tentang suatu yang menunggu sesuatu, iya 'kan, Na?" ujar Ani gugup sesaat dan melemparkan pertanyaan padaku.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai puisi melayu pendek
Baca
+Pustaka
Legenda Raja Pendekar

Legenda Raja Pendekar

bisiknya sambil tersenyum penuh arti. Penonton yang tadinya lari menghindari balok dan kayu yang beterbangan, kembali lagi ke arena tarung. Mereka bertepuk, memuji kehebatan Jiu Long, Raja Pendekar dari Dataran Tengah. Seorang penyair terkenal, mengumandangkan syair pendek. Tak ada lawan, tak ada tandingan, cuma Jiu Long seorang yang layak disebut Raja Pendekar dari Dataran Tengah.
1044.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 925 kali sebagai puisi melayu pendek
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Jangan lupa mampir ke cerita baru saya berjudul : SI BUTA DARI SUNGAI ULAR 'Dalam kegelapan, sosok seorang putra. Dendam dan lara menutup kedua matanya. Dia terjerumus sebagai manusia. Dan bangkit menjadi Legenda'
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Baca Semua Ulasan
GEISHAKU KARMILA

GEISHAKU KARMILA

Jika sampai waktuku Engkau seorang yang suka merayu Tidak ada kau sedu hari yang kurasakan Aku akan selalu mejaga dirimu Aku ... Biar tergores luka menembus kulitku Aku akan tetap menerjang hatimu yang bisa kubawa berlari dalam kesepianku Aku tidak ingin hidup tanpa dirimu di sampingku _Chairil Anwar, 1943_ Lazuarrdi membaca lirih puisi dari penyair fenomenal dijamannya. Membuat lelaki tampan itu berdecak kagum.
1023.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 567 kali sebagai puisi melayu pendek
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status