SUAMI PENGGANTIKU (BUKAN) PRIA PAYAH
“Dulu aku hanyalah seorang pengecut dan pecundang, Tari. Aku bahkan takut hanya dengan melihat sinar matahari, padahal namamu adalah Mentari. Sebagai seorang pengecut, rasanya tak mungkin Mas bisa meraih sinar matahari yang begitu gahar. Tapi kehadiranmu yang menyelamatkan Mas waktu itu, terasa memberikan sinar yang teduh dan lembut yang Mas butuhkan selama ini. Karenanya bagi Mas, meskipun namamu Mentari tapi sinar yang kau berikan tidak membuat Mas takut tapi justru seteduh, selembut dan sehangat sinar bulan di malam hari yang membuat Mas begitu nyaman. Karenanya Semenjak itu Mas memutuskan memanggilmu dengan sebutan Luna.”
Entah untuk ke berapa kalinya hari ini Samudra bicara panjang leba
Hot Chapters