Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Putra Hartawan dari Rahim Perawan

Putra Hartawan dari Rahim Perawan

Ucapan Revan bagai anak panah yang melesat dan menembus jantung Mentari, hingga menciptakan debaran tak biasa di dalam dadanya. "Apa sih yang dia inginkan sebenarnya?" gumam Mentari. Karena tak kunjung mendapat jawaban atas pertanyaan yang terus menjajah otaknya, Mentari menelungkup kan badan lalu menutup kepalanya dengan bantal.
1053.4K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as puisi mentari
Read
+Library
DILAMAR MALAIKAT MAUT

DILAMAR MALAIKAT MAUT

Duhai Malam. Indah nian kau mempertemukanku dengannya. Semilir angin datang menyerbak masuk ke dalam kepori-pori tubuh. Memasuki alam sadarku yang begitu indah. Perasaanku mengudara menembus sanubari. Aku tak sanggup menolak rasa ini. aku sangat menikmatinya. Aku tak tau perasaan apa ini. Pancaran wajahnya yang putih yang dibalut jilbab berwarna Hitam, membuatku rasanya ingin sekali cepat-cepat memiliki istri solehah seperti Anisa.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 131 Times as puisi mentari
Read
+Library
CEO Galak, Cintai Aku!

CEO Galak, Cintai Aku!

Lucu sekali pemikiran Mentari ini. “Duda?!” teriak Mentari kemudian dengan mata terbelalak. Senja berdecak dan mendekati Mentari. Dia menarik tangan Mentari, membawa tubuh Mentari mendekat ke arahnya hingga Senja bisa menghirup aroma parfum Mentari yang begitu manis dan memabukkan. Untuk sesaat, pikirannya mendadak konslet karena tahu-tahu saja, dia berpikir seperti apa rasanya jika dia mendaratkan hidungnya pada leher jenjang dan putih yang mengeluarkan aroma manis itu.
109.5K viewsOngoingAdded to Library 276 Times as puisi mentari
Read
+Library
Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?

Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?

"Kalau kalian penasaran dengan arti mantra yang kubacakan tadi, sebenarnya itu adalah sebuah puisi indah yang digubah oleh Sang Penguasa Sejati Tanah Kebahagiaan III sendiri. Terjemahan kasar ke dalam bahasa kalian kira-kira begini: "Langit mewarnai bintang-bintang yang teramat terang, angin menidurkan kehangatan di tanah pulau. Aku dan kamu bersatu dalam cinta, tertawa sebagai sahabat yang hangat, mengagumi embun milik kita. "Bunga-bunga melukis pelangi yang luas, menyinari matahari, menyinari bulan di langit. Anak-anak kecil bergerak penuh keajaiban, tertawa luar biasa, kesedihan pun tertidur, saat cahaya langit tiba.
557 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as puisi mentari
Read
+Library
Cinta di Balik Singgasana

Cinta di Balik Singgasana

katanya, suaranya lembut. Ia meraih kain kecil dari pakaiannya. Puisi pendek tertera di sana, ditulis dengan aksara halus Di tepi kolam, bawah ketapang tua, Hati kita bebas, meski dunia menutup. Jika takdir memisah, di bukit ‘kan kutunggu, Dengan melati dan kenanga, untukmu selalu. Raka membaca puisi itu. Jantungnya berdegup keras. “Ini… indah, Gusti,” katanya, suaranya serak. “Aku simpan ini, sebagai pengingat.”
868 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as puisi mentari
Read
+Library
Dinikahi Berondong Bucin

Dinikahi Berondong Bucin

Dia malah teringat istrinya. Setiap hari Mentari memang mengirimnya pesan saat istirahat. Namun, pesan dari Mentari selalu itu-itu saja. 'Selamat beristirahat, Ranggi. Sudah makan siang atau belum?' Terkesan hanya formalitas saja. "Tambah 'i miss you' atau apalah!" *** 08XX : [Aku butuh uang sekarang juga.] Mentari sedikit menyesal sudah membuka pesan dari Panca sepagi ini. Membuat suasana hatinya memburuk. Dia lekas mengirim balasan.
105.7K viewsCompletedAdded to Library 170 Times as puisi mentari
Read
+Library
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Kenapa Ginos merebutnya lagi? Susan merasa seperti ada batu berat yang menekan hatinya. Dia berjongkok untuk menyeka air mata Julian dan menelepon Ginos. Tidak ada yang menjawab setelah menelepon lima kali berturut-turut, tetapi Wenny memperbarui postingan lagi. [Selamat untuk putri kesayanganku, Nana, yang menjadi satu-satunya murid guru Joses. Bakat dan kerja kerasmu akhirnya terlihat olehnya, senang banget!]
17.2K viewsCompletedAdded to Library 498 Times as puisi mentari
Read
+Library
Sang Menantu Perkasa

Sang Menantu Perkasa

Gita tampak puas. Dia merapikan pakaiannya, lalu membuka tirai. "Mentari, kenapa kamu ada di sini?" Pada saat ini, wajah Mentari memerah, seluruh tubuhnya basah oleh keringat. Dia jatuh di kursi. "Ibu, Yang Mulia." Suara Mentari bahkan lebih lemah daripada suara Gita ketika mencapai puncak tadi.
9.3430.3K viewsCompletedAdded to Library 15.9K Times as puisi mentari
Show Reviews (65)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Easy Loundry
ga cocok u pembaca kek aku yg menyanjung, pria dgn 1 wanita, yg g playboy, g apa2 jahat, intimidasi yg penting u 1 wanita, g suka pria yg gonta ganti wanita, celup sana celup sini. jd blm berani baca buku thor yg ini.. mianheee thorrr, nyari buku dgn judul yg laen milik thor aja...
Read All Reviews
Si Bodoh yang Luar Biasa (LDN Seri 1)

Si Bodoh yang Luar Biasa (LDN Seri 1)

Pagi sepi, sore pun sepi Siang malam dingin dan sunyi Gelap tanpa sinar mentari Hanya siulan jangkrik berbunyi Aku, di sini seorang diri Melantunkan syair ini Sebagai penggerak hati Memanggilmu tuk menemani Kemarilah! Lihat aku bagai peri Tubuh ramping, cantik, dan wangi Wajah mempesona memikat hati
9.8141.6K viewsCompletedAdded to Library 5.2K Times as puisi mentari
Show Reviews (33)
Read
+Library
Donat Mblondo
Mohon maaf ya... jika ada yang tidak berkenan dengan nama² nyleneh di cerita ini. Terima kasih atas masukannya. Saya akan memperbaikinya di seri ke-2. Terima kasih banyak bagi yang sudah baca sampai tamat. Semoga kalian sehat selalu...
Alhan Ard
Halo semuanya, izin promosi ya kak. Mampir yuk ke Novel "Aku Menjadi Dewa yang Menjalani Hukuman di Dunia Modern" Dimana menceritakan seorang dewa yang bertransmigrasi di manusia biasa dengan dunia saat ini!
Read All Reviews
PELAKOR ITU SAUDARA KEMBARKU

PELAKOR ITU SAUDARA KEMBARKU

teriak Mentari tidak kalah keras. Kemarahan yang ia simpan selama bertahun- tahun meledak sudah. "Ingatkan Anda ketika saya dirawat di rumah sakit karena terlalu lelah belajar hanya almarhum Mbok Darmi yang menemani saya. Kalian dengan enaknya tamasya hanya karena Rembulan mendapatkan juara tiga lomba puisi. Hanya juara tiga. Tetapi, saat Rembulan yang sakit kalian rela tidur di rumah sakit dan membiarkan aku hanya diurusi Mbok Darmi. KALIAN LUPA?! JADI WAJARKAH JIKA AKU DENDAM PADA KALIAN SEMUA?! Ya, aku sengaja menjebak Mas Aldo dengan memasukkan obat perangsang saat aku mengantarkan makanan ke apartemennya. Dan aku tidak menyesali semuanya! Itu belum cukup untuk segala rasa sakitku, TIDA
10.4K viewsCompletedAdded to Library 313 Times as puisi mentari
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status