Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Pertempuran dalam Halaman Kosong Rangkai mulai menulis di udara. Setiap kata yang ia tulis, menjadi kenyataan. Ia menulis: “Faris hilang.” Dan Faris perlahan mulai transparan. Kai berlari, menuliskan balik: “Faris ada karena kami percaya.” Tubuh Faris muncul kembali, meski gemetar. Pertempuran bukan lagi pedang atau senjata. Ini adalah pertempuran kalimat melawan kalimat.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai puisi perlawanan
Baca
+Pustaka
Dewa Perang Tak Tertandingi

Dewa Perang Tak Tertandingi

Dia pastinya bukan seorang manusia! “Sepertinya tidak ada yang berani maju melawanku,” ujar Raka sambil menggelengkan kepalanya kecewa. Kemudian dia kembali berkata, “Aku pikir, aku akan menemukan kejutan di sini. Ternyata pertunjukannya hanya dua ekor semut! Pak Bima, pertunjukan ini benar-benar buruk. Bagaimana kalau kamu kasih kompensasi padaku atas pertunjukan buruk ini?”
9.770.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai puisi perlawanan
Baca
+Pustaka
Aku Mengalah

Aku Mengalah

🎶🎶🎶🎶 Dengarkanlah … wanita pujaanku Malam ini akan kusampaikan Hasrat suci … kepadamu dewiku Dengarkanlah kesungguhan ini Aku ingin … mempersuntingmu Tuk yang pertama dan terakhir Jangan kau tolak dan buatku hancur Ku tak akan mengulang tuk meminta Satu keyakinan hatiku ini Akulah yang terbaik untukmu Suara tepuk tangan dari para alumni ikut memeriahkan suasana. Afi, wanita yang berhasil membuatnya jatuh hati dengan kepandaianya dan sikap santunnya.
1050.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai puisi perlawanan
Baca
+Pustaka
SANG PETARUNG

SANG PETARUNG

“Jangan bercanda, Anak Muda. Mentang-mentang badan mu besar dan berotot, bukan berarti kau bisa langsung melawan Gadzi.” “Mengisi formulir saja belum.” “Bisa jadi kau pernah pakai narkoba. Kau bakal gugur.” “Ada beberapa peserta yang sudah menjalani kompetisi hampir lima tahun, itu Raja belum mempersilahkannya untuk bertarung melawan Gadzi, dan kau belum apa-apa sudah mau melawan Gadzi. Hahaha. Ngawur!” Ada satu panitia pendaftaran nyinyir, “Ada banyak kuli bangunan yang ototnya sama persis seperti yang kau punya, tapi parahnya dia tes kemampuan bertarung saja tidak lulus, bahkan memukul saja seperti banci.”
862 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai puisi perlawanan
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

"Tempo hari kau tinggalkan aku ketika aku melawan musuh kita di tepi sungai!" "Aku bukan lari, tapi cari tempat yang enak buat pertarungan!" "Nyatanya kau tidak bertarung melawan orang itu, kan?" "Itu salahnya dia, kenapa tidak mengejarku...!" Palupi berseru, "Hoi, hoi... ini bagaimana kok malah cekcok sendiri? Apa sebenarnya kalian tidak berani melawan calon suamiku ini?"
1030.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 886 kali sebagai puisi perlawanan
Baca
+Pustaka
Sang Dewa Perang

Sang Dewa Perang

"Kita menang!" Semua orang bersorak gembira. Mereka memainkan drum untuk merayakan dan bernyanyi dengan keras. Beberapa orang bahkan mengeluarkan kembang api dan menyalakannya. Semuanya tampak begitu meriah. Pertarungan ini dengan jelas membedakan siapa yang lebih baik antara Thomas dan Jones. Jones tidak lemah, tetapi dia bertemu dengan Thomas, yang lebih kuat. Itulah nasib dan kemalangannya.
9.23.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140.6K kali sebagai puisi perlawanan
Tampilkan Ulasan (432)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Kaisar Dewa
Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Bercerai tentang seorang menantu laki-laki mantan dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya.  Terimakasih banyak ...️ ...️ ...️ 
Baca Semua Ulasan
Istri yang Kau Remehkan

Istri yang Kau Remehkan

Sementara dirinya menghempaskan bokong di sudut ranjang. "Betul. Masalahnya kamu berubah menjadi sok hebat hanya karena bisa mencari seperak dua perak uang," gerutu Pras lagi. Kali ini Suri tidak mau menimpali ejekan Pras lagi. Tidak ada gunanya memberikan jawaban logis, pada orang yang mengedepankan ego. Ibarat kata ia bertarung ala petinju melawan preman pasar. Dirinya bertarung sesuai standar peraturan, sementara Pras membawa rantai sepeda, pentungan, golok dan sebagainya. Ujung-ujungnya repot. Lebih baik ia mengabaikan saja hujatan Pras, dan fokus pada pokok masalah saja.
1082.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai puisi perlawanan
Baca
+Pustaka
Roh Dewa Perang

Roh Dewa Perang

“Pilih satu!” “Aku pilih memerangi kerajaan langit. Jangan coba-coba mengaturku aku dewa perang. Sudah ratusan ribu kali aku memenangkan peperangan, ini hanya salah satu perang yang harus aku menangkan lagi.” Tegas Arsa memilih salah satu jawaban. Mara sampai berkedip mendengar jawaban Arsa. “Dewa perang, katanya, nggak mungkin,” ucap Mara.
1028.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 979 kali sebagai puisi perlawanan
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Pelakor

Aku Bukan Pelakor

Kini, tidak lagi. Aku sudah tidak bisa menerimanya lagi, dan mereka harus membayar semuanya beserta dengan bunganya. Lagipula sebutan ‘Pelakor’ itu lebih pantas di sematkan pada diri Clara sendiri, karena dialah orang yang sudah merebut Mas Tio dariku, bukan aku yang merebutnya dari dia.
4.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai puisi perlawanan
Baca
+Pustaka
Istri Cerdik melawan Pelakor Licik

Istri Cerdik melawan Pelakor Licik

Pria itu menoleh sekilas, hanya untuk meludah, sebab darah dari bibirnya berhasil merembes masuk ke dalam mulut. “Kenapa, gue harus nglawan lo?” lirih Raka yang kini sudah kembali menatap Tiar, disertai kekehan di akhir kalimat. “Bukannya ini yang lo mau? Udah puas lo sekarang!” Dengan mata yang sayup-sayup mulai tertutup Raka kembali membuka suara dengan begitu pelan.
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai puisi perlawanan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status