Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pernikahan tanpa Bahagia

Pernikahan tanpa Bahagia

Ia menutup bukunya, meniup lilin di meja, dan membiarkan malam membungkus rumah mereka dengan sunyi yang lembut. Di luar, suara jangkrik terdengar ritmis, seperti detak hati alam yang berjalan seirama dengan kedamaian baru di dada mereka berdua. --- Keesokan harinya, Reza menunjukkan sesuatu yang baru ia tulis di papan kayu dekat pintu depan. Tulisan sederhana, tapi hangat: > “Rumah Cahaya — tempat luka tak disembunyikan, tapi diterima hingga menjadi bagian dari keindahan.”
1.3K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as puisi rumahku chairil anwar
Read
+Library
Rumah Risa

Rumah Risa

Saat dia membuka halaman pertama, dia menemukan tulisan tangan yang rapi dan teratur: "Hari ini, aku merasa seperti ada yang mengawasi kami. Rumah ini semakin aneh. Cermin di ruang utama tampak hidup—seperti bisa melihat ke dalam pikiran kami. Aku merasa ketakutan setiap kali berada di dekatnya."
10965 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as puisi rumahku chairil anwar
Read
+Library
Suami yang kukira cupu ternyata suhu.

Suami yang kukira cupu ternyata suhu.

jawabku. Aku beranjak menapaki menapaki lantai rumahku yang terpasang granit putih bermotif. Rumah ini sangat besar dan mewah, namun terlihat hampa dengan kesunyian. "Maaf, Bi. untuk kali ini aku lebih memilih kata hatiku, aku percaya dengan apa yang aku rasakan. Aku harus mencari tahu apakah benar Mas Galuh setia padaku atau justru menyimpan banyak rahasia yang aku sendiri tak tahu sejak kapan rahasia itu dia simpan!"
102.0K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as puisi rumahku chairil anwar
Read
+Library
Rahim untuk Suamiku

Rahim untuk Suamiku

"Bapak ngapain di sini?" Sebisa mungkin aku merendahkan suara, meskipun jiwa ingin memotong habis tubuhnya. Beruntung karena di ruangan ini tidak tampak kehadiran ibu dan bapak. Aku dapat memastikan kalau keduanya tengah sibuk menyiapkan suguhan. "Saya di sini mau kasih kamu bukti, Anita."
5.9K viewsOngoingAdded to Library 164 Times as puisi rumahku chairil anwar
Read
+Library
KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

Izinkan aku mencintaimu dalam diam Karena dalam diam tidak ada kata penolakan Izinkan aku mencintaimu dalam kesepian Karena dalam kesepian tidak akan ada orang lain Izinkan aku memujamu dari kejauhan Karna dari kejauhan akan melindungiku dari rasa sakit Izinkan aku memilikimu dalam mimpi Karena dalam mimpi kamu tidak akan pernah meninggalkan aku Tahukah kalian? Puisi itu coretan dari sahabat dumayku yang tak pernah bersua langsung, Qeisyah. Namun, begitu mencubit kepekaanku. Entah itu hanya hasil karya tangan biasa atau sedang mencurahkan hati sebenarnya. Yang jelas, rangkaian kata itu mewakili rasaku yang telah bertahun bertahta. Wahai ...
9.759.9K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as puisi rumahku chairil anwar
Read
+Library
RUMAHKU ADALAH KAMU

RUMAHKU ADALAH KAMU

ucap Aira pelan, suaranya hampir tenggelam dalam keheningan. Arsen menghentikan langkahnya dan menoleh. “Takut apa?” “Takut kamu capek ngurusin aku terus.” Arsen menatapnya beberapa detik. Kali ini tidak ada senyum main-main, tidak ada nada bercanda. “Kamu itu rumahku, Ai,” ucapnya pelan, suaranya rendah dan mantap. “Orang nggak pernah capek pulang ke rumah. Justru di rumah, capek itu hilang.”
10755 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as puisi rumahku chairil anwar
Read
+Library
KUBURAN YANG TIDAK DIRINDUKAN

KUBURAN YANG TIDAK DIRINDUKAN

Jika dia tidak hati-hati, bisa saja nyawanya lepas dari badan. Kaki kurusnya terus menyusuri jalan yang sudah lanyah* dan kotor. Sesekali kakinya terpuruk ke jalan yang berlubang dan berlumpur, membuatnya memaki panjang pendek. "Sebaiknya aku pulang ke rumah amakku saja. Walau tiada lagi orang di rumah itu, setidaknya aku masih punya tempat untuk tidur dan menenangkan diri." Rumah Pak Anwar berada di Guak Kapau. Lokasinya berada cukup jauh dari pemukiman penduduk. Lebih ke daerah persawahan.
101.6K viewsCompletedAdded to Library 64 Times as puisi rumahku chairil anwar
Read
+Library
Antara Peran dan Perasaan

Antara Peran dan Perasaan

--- Judul: Rumah Tanpa Alarm Rumahku tidak punya alarm, Tapi aku tahu kapan orang dewasa sedang takut. Suara pintu yang ditutup terlalu pelan. Napas panjang sebelum jawab pertanyaan. Pelukan yang lama tapi tidak bicara. Dulu aku pikir rumah adalah bangunan. Sekarang aku tahu rumah itu perasaan. Dan kadang rumahku pindah-pindah: Dari pelukan Mama, ke genggaman Papa, ke senyum yang tidak diucapkan.
101.8K viewsCompletedAdded to Library 71 Times as puisi rumahku chairil anwar
Read
+Library
Looking for Happines

Looking for Happines

pinta Chika. Chika membuka kaca mobil, dia melihat ke arah barat. Disana ada sebuah rumah yang masih kokoh, megah dan sangat dia rindukan. Ya! Itulah rumah yang penuh kenangan bersama keluarganya. Chika sengaja jalan kesana, agar dia bisa melihat rumah yang dulu ia tempati bertahun-tahun lamanya. Chika kembali meneteskan air matanya, dia teringat lagi akan setiap kenangan yang terjadi di rumah itu. Setiap sudut rumah itu adalah kenangan terindah bagi Chika. Tapi, kini Chika tak mungkin bisa memiliki lagi rumah itu, karena rumahnya sudah dihuni oleh orang lain. "Mungkin ini cara Tuhan, agar aku bisa move on dari masa laluku. Tapi, aku gak akan lupain semua kenangan kita Pi, Mi," ucap Chika da
104.5K viewsOngoingAdded to Library 154 Times as puisi rumahku chairil anwar
Read
+Library
Erotomania

Erotomania

Suatu hari, kau tidak akan butuh pekerjaan untuk mendukung hidupmu di dunia. Matahari, langit, malam yang kelam Momen dimana kau terbangun oleh suara ketukan pintu, Ketika aku berbegas, ternyata hampa, tidak apa siapa-siapa karena suara itu berasal dari diriku sendiri. Dan apapun yang aku lakukan aku tidak akan bisa menggapainya. Sudahlah! Aku sangat merasakan getaran dan kesedihan dalam puisinya Chall, aku begitu menikmatinya.
105.4K viewsOngoingAdded to Library 209 Times as puisi rumahku chairil anwar
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status