Posessive Husband
Dia berlarian dari satu toko ke toko lain, memegang barang-barang unik sambil bergumam, “Lucu banget! Mas, ini kayaknya cocok buat mama, deh!”
Sagara hanya mengikutinya dari belakang dengan wajah datar, seperti bodyguard yang digaji rendah. Sesekali ia memperhatikan sekelilingnya, takutnya ada mahasiswa atau kenalannya yang melihat mereka jalan bersama.
Ketika mereka tiba di toko sepatu, mata Qaiyara terpaku pada sepasang sepatu elegan berwarna putih.
“Mas, lihat! Sepatu ini bagus banget! Kalau saya jadi mama kamu, saya pasti seneng banget dikasih ini,” ujarnya dengan mata berbinar.
Hot Chapters