Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ketika Cinta Tak Mendapat Musimnya

Ketika Cinta Tak Mendapat Musimnya

Pecahan kaca berserakan dan genangan darah memenuhi lantai serta memercik ke tembok. Di tengah puing-puing kaca, Navish melihat sepasang sepatu hak tinggi milik Cassia. Dia mengenal sepatu itu. Itu hadiah ulang tahunnya tahun lalu, yang Cassia beli untuk dirinya sendiri. Waktu itu, Cassia pernah manja padanya dan berkata, "Tiap kali ulang tahun, kamu selalu ngasih tas, modelnya juga selalu sama saja. Tahun ini aku beli sepatu sendiri, tapi tahun depan kamu yang harus beliin buat aku, ya."
19.1K viewsCompletedAdded to Library 746 Times as puisi sepatu
Read
+Library
Sang Menantu Perkasa

Sang Menantu Perkasa

Arjuna membacakan empat atau lima puisi karya Saleha dalam satu tarikan napas. "Angin musim semi datang dari timur dan berlalu dengan cepat, meninggalkan riak-riak samar dalam anggur mangkuk emas. Bunga-bunga berguguran, serpihan demi serpihan, berjuta-juta bersama." Pria tua yang ada di dalam kereta dan pelayan yang mengemudikan kereta di luar menggumamkan puisi Saleha. "'Di sini kita berpisah, kawan, sekali untuk selamanya. Kau pergi sejauh sepuluh ribu mil, hanyut.' Bagus, bagus! Nak, puisimu benar-benar bagus."
9.3430.3K viewsCompletedAdded to Library 16.4K Times as puisi sepatu
Show Reviews (65)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Easy Loundry
ga cocok u pembaca kek aku yg menyanjung, pria dgn 1 wanita, yg g playboy, g apa2 jahat, intimidasi yg penting u 1 wanita, g suka pria yg gonta ganti wanita, celup sana celup sini. jd blm berani baca buku thor yg ini.. mianheee thorrr, nyari buku dgn judul yg laen milik thor aja...
Read All Reviews
Ada Hantu Di Ujung Jalan

Ada Hantu Di Ujung Jalan

Di atas pintunya terdapat plang dengan neon berkedip-kedip bertuliskan: TOKO TAPAK AKHIR – Semua Sepatu Untuk Langkah Terakhirmu Begitu masuk, mereka semua melongo melihat bagian dalam toko itu. Toko itu ternyata sangat luas, disana berisi rak-rak sepatu yang membentang panjang sampai langit ke-tujuh. Ada sepatu dari berbagai jenis dan berbagai bahan, seperti sepatu kerja, sepatu balet, sepatu nenek-nenek, sampai sepatu yang katanya bisa membuat pemiliknya dapat menari tanpa henti selama 700 tahun. “Sumpah... ini seperti dunia sepatu di mimpi buruk anak tukang sol,” kata Jaka.
1.4K viewsCompletedAdded to Library 32 Times as puisi sepatu
Read
+Library
Pernikahan Dini

Pernikahan Dini

sahut Dina malas menanggapi. "Loe pernah dengar gak filosofi sepatu?" tanya Dodit sengaja memancing rasa penasaran Dina. "Gak tuh," jawab Dina singkat. "Iya, jadi gini. Gue pernah dengar filosofi sepatu yang isinya kayak gini 'kalau dia menyakitimu berarti dia bukan ukuran mu. Kalau sepatu loe kekecilan ya ganti sepatunya. Bukan malah kecilin kakinya. Karena sepatu yang loe butuhkan itu bukan karena mahal atau cantiknya, tapi karena nyamannya. Pakailah yang memang ukuran loe. Karena dia yang akan menemani loe kemanapun loe melangkah," ucap Dodit seraya menatap kedua manik mata Dina yang mulai berkaca-kaca.
1028.0K viewsCompletedAdded to Library 616 Times as puisi sepatu
Read
+Library
Aku, Kamu & Buku Nikah

Aku, Kamu & Buku Nikah

Kepalaku menunduk, melihat kakiku yang memakai sepatu. Kalimat Jexeon tentang sepatu mengingatkanku bahwa setia itu sulit, Jexeon terlalu sering tidak menempati janji. Bisa saja di perjalanannya dia menemukan wanita lain. Menikah dan memiliki anak. Melupakanku dan si kembar.
1043.9K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as puisi sepatu
Read
+Library
Posessive Husband

Posessive Husband

Dia berlarian dari satu toko ke toko lain, memegang barang-barang unik sambil bergumam, “Lucu banget! Mas, ini kayaknya cocok buat mama, deh!” Sagara hanya mengikutinya dari belakang dengan wajah datar, seperti bodyguard yang digaji rendah. Sesekali ia memperhatikan sekelilingnya, takutnya ada mahasiswa atau kenalannya yang melihat mereka jalan bersama. Ketika mereka tiba di toko sepatu, mata Qaiyara terpaku pada sepasang sepatu elegan berwarna putih. “Mas, lihat! Sepatu ini bagus banget! Kalau saya jadi mama kamu, saya pasti seneng banget dikasih ini,” ujarnya dengan mata berbinar.
10776 viewsOngoingAdded to Library 31 Times as puisi sepatu
Read
+Library
Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

PUISI SATIR TENTANG YANG LUKA DIA TERBANG TAPI TAK PUNYA SAYAP KARENA DEMIKIAN SEKARANG IA SUDAH MERAYAP SAYANGNYA IA TIDAK MERAYAP SESUAI TEMPAT SEHINGGA DEDAUNANNYA ITU JATUH TERLEBIH DAHULU SEBELUM DIRAPAT JIKA DEDAUNANNYA SUDAH RUNTUH APALAH DAYA SEBUAH BUAH YANG TIDAK MEMPUNYAI ALAT FOTOSINTESIS SEBAGAI RUMAH YANG MEMBERINYA BUTUH TENTU BUAH ITU TAK JADI SEGAR TENTU BUNGA ITU TAK JADI MEKAR MEMANG SEBUAH KEJAHATAN TIDAK AKAN LARI DARI PENANGKAPAN MEMANG YANG BAIK ITU AKAN SELALU MENDAPATKAN CELAH KEMENANGAN
103.3K viewsCompletedAdded to Library 101 Times as puisi sepatu
Read
+Library
Fragmen di Bawah Hujan

Fragmen di Bawah Hujan

Setiap langkah terasa seperti melewati lapisan waktu yang berbeda—masa kini yang tipis, masa lalu yang tebal. Saat pintu dibuka, tidak ada siapa-siapa. Namun di ambang pintu, tepat di lantai kayu yang mulai pudar, ada sesuatu yang diletakkan dengan rapi. Sepasang sepatu kecil. Ukuran anak-anak. Basah oleh embun pagi. Dan sangat nyata. Aira berjongkok, jantungnya berdetak keras. Ia menyentuh sepatu itu—dingin, berat, nyata. Bukan bayangan. Bukan kenangan.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 28 Times as puisi sepatu
Read
+Library
Di Balik Asmara Sang Aktris

Di Balik Asmara Sang Aktris

Latisha butuh bantuan untuk menyiapkan segala keperluan Rana. "Oh, iya, Na. Jangan lupa ya, gala dinner Poems di Plaza senayan malam ini ya. Lo pakai sepatu yang udah gue siapin. Itu dikirimin langsung sama pihak Poems-nya langsung soalnya. Lo mau pakai baju apa?" Rana menoleh, lalu mengingat-ingat. "Poems ini sepatu milik keluarga Gunawan, itu kan?"
102.6K viewsCompletedAdded to Library 61 Times as puisi sepatu
Read
+Library
Bintang untuk Angkasa

Bintang untuk Angkasa

Semesta bicara tanpa bersuara / Semesta ia kadang buta aksara / Sepi itu indah, percayalah / Membisu itu anugerah Seperti hadirmu di kala gempa / Jujur dan tanpa bersandiwara / Teduhnya seperti hujan di mimpi / Berdua kita berlari Semesta bergulir tak kenal aral / Seperti langkah-langkah menuju kaki langit / Seperti genangan akankah bertahan / Atau perlahan menjadi lautan Seperti hadirmu di kala gempa / Jujur dan tanpa bersandiwara / Teduhnya seperti hujan di mimpi / Berdua kita berlari
9.870.1K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as puisi sepatu
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status