Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri yang Kau Remehkan

Istri yang Kau Remehkan

Dibacakan puisi tujuh hari tujuh malam pun tidak akan terasa syahdunya. "Saya tidak berani meminta apa-apa lagi, Pak. Apa yang Bapak lakukan sampai hari ini saja, saya tidak tahu harus mengatakan apa. Mengucapkan terima kasih seratus kali pun, rasanya belum cukup," ujar Suri setelah Damar duduk di sampingnya. "Jujur akhir-akhir ini saya sedang mencari-cari kosa kata di atas kalimat terima kasih, yang ingin saya ucapkan pada Bapak. Masalahnya saya belum menemukannya," ungkas Suri terus terang.
1082.4K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as puisi sepi
Read
+Library
Istri yang Kau Sakiti, Tak Ingin Kembali Lagi

Istri yang Kau Sakiti, Tak Ingin Kembali Lagi

Angin berhembus sepoi-sepoi, membawa aroma dedaunan basah dan bunga-bunga yang bermekaran di sepanjang jalur pejalan kaki. Di salah satu bangku taman, Akira duduk bersandar dengan kedua tangan bertumpu pada lututnya. Wajahnya tampak lelah, pikirannya sudah terlalu jenuh dengan berbagai masalah yang datang silih berganti dalam beberapa minggu terakhir. Puncaknya adalah ancaman yang ditinggalkan Nisa sebelum menghilang—sesuatu yang masih menjadi tanda tanya besar di benaknya dan Noah.
104.6K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as puisi sepi
Read
+Library
Dewi Medis Kesayangan Kaisar

Dewi Medis Kesayangan Kaisar

“Di ujung pedang berdarahmu yang telah tumbang Hidup seseorang kau renggut tiada kasihan Arak Bunga Persik menyisakan penyesalan Sendirian menangis menyelami lautan awan Menggenggam setangkai bunga persik, kesepian.” Tepuk tangan dan seruan kagum menggema begitu Xie Qingyan menyebutkan nama penyair terkenal dari zaman dulu.
9.851.7K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as puisi sepi
Read
+Library
Istri yang Tak Kau Harapkan

Istri yang Tak Kau Harapkan

Untuk beberapa saat, hanya ada keheningan dan suara speaker mobil yang sangat pelan, tengah melantunkan lagu Glenn Fredly yang berjudul Januari. Mungkin benar cinta sejati Tak berpihak Pada kita…. Astaga, lagu mengenaskan, terjebak karena hujan, dan laki-laki menyebalkan sedunia yang ia cintai ada di sampingnya, merupakan kombinasi yang seperti neraka kecil bagi Kristal.
105.5K viewsOngoingAdded to Library 196 Times as puisi sepi
Read
+Library
Hasrat Seorang Ipar

Hasrat Seorang Ipar

Bagian 58 POV Wisnu “Jangan sinting kamu, Sep! Oke, aku akan ke sana. Tolong jangan kau lakukan ide gilamu itu.” Aku benar-benar menyerah. Kini Septi menjelma bak malaikat maut yang siap mencabut 'nyawaku' kapan pun dia mau. Benar-benar perempuan jahanam!
1030.6K viewsCompletedAdded to Library 918 Times as puisi sepi
Read
+Library
Aira's

Aira's

Rintik gerimis mengundang kekasih di malam ini Kita menari dalam rindu yang indah Sepi kurasa hatiku saat ini, oh sayangku Jika kau di sini, aku tenang ~Denting-Melly Guslow~ *** Jingga pagi teramat kentara. Menerangi isi bumi yang masih dilanda sepi. Suara burung berkicauan nyaring amat syahdu nan merdu.
1014.8K viewsCompletedAdded to Library 356 Times as puisi sepi
Read
+Library
KARMA : Balasan untuk Keluarga Tak Tahu Diri

KARMA : Balasan untuk Keluarga Tak Tahu Diri

menahan nyala cinta sedang kau berkata kau hanya mampir sebentar saja Kita juga pernah menebak kata-kata terakhir yang akan kita ucapkan sebelum malam benar-benar begitu dingin dan kau pamit berlalu seperti angin Tapi kita membisu tak sepatah rindu terucap tak juga ucapan selamat malam hinggap di rekah bibirmu yang lembap Hingga masing-masing kita pergi dan yang tersisa hanya bayanganmu yang terus saja menancap dalam ingat tepat di selasar harap yang senantiasa kudekap (Puisi By : Ikhlas El Qasr) TAMAT.
1045.2K viewsCompletedAdded to Library 904 Times as puisi sepi
Show Reviews (8)
Read
+Library
Nur Inayah
ceritanya bagus,aku suka tokohnya yg menampilkan perempuan yg kuat,cerdas dan tidak mudah tumbang meski awalnya didera banyak cobaan,perempuan harusnya memang seperti itu,biar tidak gampang ditindas,dianggap makhluk lemah yg g bisa apa2 dan dianggap remeh,good job,Amira
Bahagia53114202
novelnya keren. tapi, ini babnya nggak sampe kek sinetron Tersanjung, kan? takut kepanjangan dan gak tamat2 malah ujungnya mbulettt kek benang ruwet. apalagi sampe bab 200 lebihhh. haduh, bisa puyeng liatnya. ...
Read All Reviews
Pisah Terindah

Pisah Terindah

Pisah Terindah #11 "Terima kasih, Abi sayang. Semoga rezekinya melimpah ruah. Love you, suami terbaik, suami idaman yang sangat penuh perhatian. Bahagianya memiliki kamu. Semoga kita bahagia sampai tua dan bersama hingga ke jannah-Nya." Perutku mual membaca deretan kata-kata sok romantis, agamis dan lebay itu. Iri? Tidak! Tidak ada sama sekali rasa itu di hatiku. Dia bukan levelku. Apa yang harus kuirikan dari seorang wanita yang merangkai cerita bahagia di atas kehancuran sesamanya. Sungguh, sangat tak berperasaan. Manusia minus hati dan nir-empati. "Halah, suami terbaik, konon! Suami idaman, udah jelas-jelas suami rampasan."
9.667.3K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as puisi sepi
Read
+Library
BALADA JANJI SUCI KIARA

BALADA JANJI SUCI KIARA

Di antara bentangan sawah, Kiara tersenyum simpul membaca penggalan puisi dari Alkena. Perempuan itu pun seketika membalas chat tersebut dengan kalimat yang tak kalah puitis. [ Ada rindu yang tak utuh ketika bunga mekar di bawah langit jingga. Juga ada rindu yang sembunyi saat semilir angin bawa kesejukan. Aku masih menatapmu dari sudut sepi berharap temu meski dalam mimpi.]
1.8K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as puisi sepi
Read
+Library
Pesona Sang Peri

Pesona Sang Peri

“Aku pernah membacanya di buku. Bukankah negeri itu milik .... Maaf, aku lupa namanya.” “Aku tak tahu di bukumu tertera nama siapa, tetapi bangsa kami menyebutnya Haidir. Dia malaikat. Dia penguasa negeri abadi. Letaknya di seberang lautan. Dia mengundang bangsa peri untuk hidup abadi di sana. Saat ke sana, semua sisi gelap kami harus dibuang. Dan, mereka yang berhasil ke sana disebut peri yang dilimpahi cahaya. Namun, ketika mencoba melawan sisi gelap itu, ada kalanya kami kalah. Peri yang telah dikalahkan oleh sisi gelap disebut peri kegelapan. Mereka tidak bisa menyeberang ke negeri abadi. Mereka masih di sini. Dan, merekalah yang kau kenal sebagai peri yang memperbudak manusia.”
109.1K viewsCompletedAdded to Library 264 Times as puisi sepi
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status