Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
g a d i s

g a d i s

Iya tentunya Tapi tidak semuanya Jati yang terus gugur di musim kemarau atau salju yang mencair ketika terik matahari bersinar Apapun di manapun Siapa aku Aku hanya ingin berteriak dan mengatakan Menjadi harapan tanpa kebanggaan itu sangat menyakitkan Gadis, 10/10/2021 Sebuah sajak telah selesai ia tulis, notes ini penuh dengan banyak rangkaian tulisan indahnya 'si punjangga ulung' Febi biasa melebeli Gadis dengan sebutan itu.
9.72.8K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as puisi sepi
Read
+Library
From Allah to Allah

From Allah to Allah

Dia menatap Kearah langit sambil membacakan sebuah puisi yang masih ia hafal jelas dalam ruang otaknya. Fathan mulai membaca puisinya itu dengan suara yang bisa dibilang sangat nyaring dihamparan dandelion yang dia tiduri. Suaranya yang sangat nyaring seakan-akan ingin didengar oleh sekitarnya. Saat ini, Saat Aku berharap kau mengerti. Angin selalu menghembuskan hadirnya pada sepi yang kian menguat.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as puisi sepi
Read
+Library
My Boyfriend

My Boyfriend

Rembulan Malam Rembulan malam berbalut sepi Suasana dingin merayu hati Cahya di bulan ikut menghiasi Nuansa misteri menyelimuti Hilang pandangan di dalam mata Bayanganmu menepi di angkasa Entah berapa lama kau disana Sehingga diriku ingin bersua ______________________ Malam yang sangat berbeda dirasakan oleh kedua insan yang terpisah akan jarak dan waktu. "Hunny!" Gibran berdiri di depan pagar menikmati suasana malam yang sangat dingin dan sepi tanpa ada celotehan kekasihnya dari balik ponsel. Hahh …. Ia menghela nafas panjang seraya bersandar dengan kedua tangan setia di dalam saku. "Baru juga beberapa menit kita berpisah, Hunny. Aku sudah sangat merindukanmu," gumamnya dengan kepala menund
4.2K viewsOngoingAdded to Library 154 Times as puisi sepi
Read
+Library
PAPA MUDA

PAPA MUDA

Cinta Tak pernah meminta berlabuh di mana Sekotor apa pun wadahnya, tetap kan menyapa Derap langkah akan selalu mencari cara Untuk akhir yang tersembunyi bersama rahasia Cinta Kuatkan hati agar selalu setia Luaskan sabar menahan lara Hingga doa mampu berikan asa Aku dan kamu bisa bersama Gerimis di bumiku, 4 Oktober' Puisi terunggah tanpa menunggu lama. Ada kepuasan tersendiri bisa menyampaikan rasa lewat aksara. Bahkan ada keinginan untuk mencoba hoki dalam dunia literasi dan mengejar mimpi lewat satu cerita. Namun, nyalinya belum sekuat itu. Ia takut malah tidak bisa lagi berenang ke tepian lalu tenggelam karena melakukan tindakan berbahaya. Sementara raga belum mempersiapkan diri sama sek
108.8K viewsCompletedAdded to Library 343 Times as puisi sepi
Read
+Library
Alstroemeria

Alstroemeria

"Saat jumpa pertama engkau beri hatimu relungnya rona pagi cerah musim semi Saat jumpa kembali engkau sampaikan seuntai kata baranya laksana musim panas tak terlukiskan Ketiga kalinya engkau beri tanganmu dalamnya tersembunyi musim rontok daun berguguran Terakhir kalinya berjumpa lewat mimpi singkatku dalam mimpi terdapat gumpalan angin musim dingin." Ah mengapa panjang sekali? Mengapa puisi ini sangat aneh? berakhir dengan musim-musim dan musim, tapi tunggu...
1015.8K viewsOngoingAdded to Library 472 Times as puisi sepi
Read
+Library
Serpihan Kenangan

Serpihan Kenangan

Semua itu atas keinginanku, karena aku sangat tidak suka berada di tempat terlalu berisik atau ramai. Sedari tadi aku dapat mendengar samar-samar deburan ombak seiring mengitari bukit-bukit di sekitar. Andai saja sekarang tidak segelap ini, maka aku mungkin sudah dapat melihat bagaimana keindahan begitu asri dari sekelilingku.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as puisi sepi
Read
+Library
Serpihan Hati

Serpihan Hati

Bagian 7 Suasana pagi begitu mempesona, embun basah menetes perlahan dari dedaunan, kilaunya bagai permata, indah dan menyejukkan mata. Hamparan alam tercipta begitu sempurna. Membuat Shinta enggan beranjak dari tempatnya. Dia kini berada di ujung halaman rumah. Sudah lima bulan lamanya setiap pagi, Shinta akan mematung di tempat itu untuk beberapa lama.
1014.7K viewsOngoingAdded to Library 442 Times as puisi sepi
Read
+Library
Habis Manis Sepah Dibuang

Habis Manis Sepah Dibuang

“Jocelyn, aku akan tunggu kamu selamanya!” “Pergi!” Aku langsung mengusirnya, lalu menutup pintu dan menatap ke bawah apartemen lagi. Jika bukan karena apartemen ini dekat dengan perusahaan, aku pasti pindah rumah. Namun, yang salah bukan aku. Bagaimanapun juga, aku juga merasa repot ada orang gila yang datang mencariku setiap hari. Aku mencari akun media sosial Yanisa, lalu mengirim pesan pribadi kepadanya.
7.1K viewsCompletedAdded to Library 190 Times as puisi sepi
Read
+Library
KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

Izinkan aku mencintaimu dalam diam Karena dalam diam tidak ada kata penolakan Izinkan aku mencintaimu dalam kesepian Karena dalam kesepian tidak akan ada orang lain Izinkan aku memujamu dari kejauhan Karna dari kejauhan akan melindungiku dari rasa sakit Izinkan aku memilikimu dalam mimpi Karena dalam mimpi kamu tidak akan pernah meninggalkan aku Tahukah kalian? Puisi itu coretan dari sahabat dumayku yang tak pernah bersua langsung, Qeisyah. Namun, begitu mencubit kepekaanku. Entah itu hanya hasil karya tangan biasa atau sedang mencurahkan hati sebenarnya. Yang jelas, rangkaian kata itu mewakili rasaku yang telah bertahun bertahta. Wahai ...
9.759.9K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as puisi sepi
Read
+Library
Menerima Lamaran Kekasih Sahabatku

Menerima Lamaran Kekasih Sahabatku

"Aku sudah menghafalkan beberapa puisi Rumi sejak tadi malam karena aku tidak bisa tidur memikirkan Kak Nawaf. Ragaku di sini, tetapi jiwaku ada padanya. Kamu mungkin tidak pernah membaca puisi Rumi, katanya, 'Aku memilih mencintaimu dalam kesepian. Karena dalam kesepian tidak ada orang lain yang memilikimu, kecuali aku. Aku memilih memujamu dari kejauhan karena kejauhan melindungiku dari rasa sakit. Aku memilih menciummu dalam angin. Bukankah bibirku juga akan merasakan kelembutan dari angin? Aku memilih memilikimu dalam mimpi karena dalam mimpiku, kamu tidak akan pernah mati.' Jadi, aku memilih memendam saja, agar sakitnya tak sama denganmu." Rania memejamkan mata, memeluk diri sendiri, te
106.2K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as puisi sepi
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status