Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
STARMOON

STARMOON

Aku Di Sini, Prints Liam Aku di sini, Prints Liam, Aku di sini di balik jendela. Sevilla direngkuh Kegelapan dan mimpi. Kerinduan menjejali aku, Aku diselubungi menara hitam, Aku di sini di balik jendela. Kau lihatkah? Diatas Menara ada jendela Mengapa kau berlama?.. Tidakkah rindu Lihatlah aku,
103.1K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as puisi sepi
Read
+Library
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Kenapa Ginos merebutnya lagi? Susan merasa seperti ada batu berat yang menekan hatinya. Dia berjongkok untuk menyeka air mata Julian dan menelepon Ginos. Tidak ada yang menjawab setelah menelepon lima kali berturut-turut, tetapi Wenny memperbarui postingan lagi. [Selamat untuk putri kesayanganku, Nana, yang menjadi satu-satunya murid guru Joses. Bakat dan kerja kerasmu akhirnya terlihat olehnya, senang banget!]
17.2K viewsCompletedAdded to Library 498 Times as puisi sepi
Read
+Library
Selingkuh itu Ilmiah

Selingkuh itu Ilmiah

Sepi tidak selalu datang saat sendiri. Tapi sering muncul ketika kau mulai mendengar suara batin yang selama ini kau hindari." —Catatan Riset Pribadi, Rayendra Mahendra Rayendra merenungkan catatan itu, merasa bahwa kesepian yang ia alami kini lebih dalam daripada sekadar ketiadaan orang lain di sekitarnya. Sepi itu tidak berwujud, tapi menempel, seperti bayangan yang selalu setia mengikuti.
925 viewsOngoingAdded to Library 35 Times as puisi sepi
Read
+Library
PELITA DI TENGAH GELAP

PELITA DI TENGAH GELAP

Dion semakin jarang menelepon. Kadang hanya satu pesan pendek: “Maaf lembur, Din. Capek banget.” Aku mengerti, tapi rasa sepi itu mulai seperti bayangan yang mengikuti ke mana pun aku pergi. Malam-malam menjadi panjang, penuh renungan tanpa jawaban. Suatu malam, aku menulis di buku harian: “Aku bangga padanya. Tapi di sisi lain, aku merasa hilang.
823 viewsCompletedAdded to Library 32 Times as puisi sepi
Read
+Library
Sentuh Aku Lagi, Sayang!

Sentuh Aku Lagi, Sayang!

bisik Dara, mencondongkan kepalanya ke bahu Rendra. Gemericik angin di daun pinus dan kehangatan tubuh Rendra menjadi kontras yang menenangkan. “Tapi sepi,” jawab Rendra, hidungnya menempel di rambut Dara. “Sepi yang kita butuhkan. Hanya ada kita, dan langit yang mulai dipenuhi bintang.”
1036.2K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as puisi sepi
Read
+Library
Disia-siakan Suami, Diratukan Mantan Terindah

Disia-siakan Suami, Diratukan Mantan Terindah

Mencintai bertemankan sepi. Mungkin akan jadi hal yang sangat biasa dilalui. Sepanjang siang hingga malam yang kelam, bersahabatkan bulan nan bintang yang terhampar di angkasa. Sunyi, sepi, ilusi dan mimpi. Mana yang akan kekal menemani? Gita melihat sekeliling apartemen suaminya, sepi. Tak ada siapapun juga. Ia yakin, tadi masih mendengar suara suaminya. Namun, rupanya ia hanya sendiri.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as puisi sepi
Read
+Library
Jadi CEO Setelah Diceraikan

Jadi CEO Setelah Diceraikan

ketus Brata dengan sangat marah Septi duduk di tepi sungai, dia menatap langit biru nan mendung yang menitihkan air hujan dari langit. Merasakan air hujan yang turun bersama dengan kepedihan hatinnya, membuatnya menangis tersedu-sedu dan menjerit “Sekali lagi, aku terbodohi dengan cinta. Sialan!! Ini sangat menyakitkan untukku,” teriak Septi dengan sangat prustrasi
1025.8K viewsCompletedAdded to Library 541 Times as puisi sepi
Read
+Library
Ujung Senja

Ujung Senja

“Kemana perginya hati. Kemana hilangnya rasa. Engkau kan menghilang diri, Sayang, untuk insan yang kau puja. Kutakkan berkecil hati. Kutakkan rasa kecewa. Walaupun perih pilu di hati. Kau kuiring senyum mesra. Ingatlah, kau, duhai Jelita, hati ini untukmu saja. Dhai kasih, sanjungan kalbu, engkau pergi tanpa relaku. Hatiku kau curi kini, kau bawa pergi bersama. Kering kini taman sanubari, tiada lagi senyum indah.”
108.4K viewsCompletedAdded to Library 260 Times as puisi sepi
Read
+Library
YOU ARE MY BRIDE

YOU ARE MY BRIDE

Harapan ingin selalu melihat senyummu Senyum yang memberi teduh di hatiKu Menatapmu dalam rinduku Namun tak kuasa menyentuhmu Jauh darimu membuat hatiku tak menentu Dekat denganmu membuatku ragu Tersenyumlah selalu Karena senyummu obat pelepas rinduku Tersenyumlah selalu Karena senyummu adalah jawaban doaku Semuel “Semuel?” Ziona berusaha mengingat siapa Semuel. Tak ada satu pun teman sekelasnya yang bernama Semuel. Sebuah pesan masuk ke ponselnya padahal dia belum menemukan jawaban tentang siapa pengirim surat itu. “Maaf kalau aku lancang mengambil nomor ponselmu dari data peserta basket. Aku Semuel anak kelas 12. Aku juga yang mengirim puisi itu untukmu. Bisakah kita bertemu setelah p
106.4K viewsCompletedAdded to Library 198 Times as puisi sepi
Read
+Library
Satelliciocis Satellite

Satelliciocis Satellite

"Blinded by my own tears. Heart's filled with what ifs and fears. Mind can't reconcile what my heart wants. I'm doomed by my own insecurerities." Sebait puisi dibacakan oleh pemilik suara lembut dan pelan seperti bisikan angin yang menerobos ke dalam kedua lubang telinga Louis membuatnya kini bangkit dan menyipitkan matanya mencoba menemukan sumber suara. Namun, semua itu sia-sia. Sepanjang mata memandang, hanya ada hamparan rumput sebelum menghilang digantikan bangunan.
103.7K viewsCompletedAdded to Library 118 Times as puisi sepi
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status