Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

"Dalam babak kedua, dewan juri menyediakan tiga kartu berisi kata. Peserta harus membuat puisi pendek dengan kata tersebut. Siapa yang paling cepat dan dalam maknanya, jadi pemenang." Kartu pertama dibuka. Kata sungai tertulis di sana. Begitu kata itu ditunjukkan, Shu Yi segera mengucap puisinya. [Sungai mengalir tak kenal lelah. Seperti hidup yang mengarunginya] Dewan juri mengangguk-angguk dan sepakat bahwa karyanya layak dipilih. Dengan demikian, dia dapat satu poin. Kartu selanjutnya dibuka. Kata Damai tertera jelas.
1026.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 603 kali sebagai puisi soe hok gie mandalawangi
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

"Siapa yang tidak tahu tentang gaya reguler? Nomor satu dalam gaya reguler. Kamu pikir kamu siapa? Kamu bahkan tidak punya hak untuk mengikutinya!!" Lu Xiao terus mengabaikannya dan hanya mengambil kuasnya. *"Pasir padang gurun seputih salju, bulan di Gunung Swallow seperti kail.* *Ia memiliki otak emas. Segeralah melangkah di bawah musim gugur yang jernih."* Itu adalah puisi *Ma Shi* karya penyair Li He. Hanya dua baris, namun mengandung rasa kesunyian padang gurun yang mendalam.
1010.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai puisi soe hok gie mandalawangi
Baca
+Pustaka
PAWANG HATI SANG TUAN MUDA

PAWANG HATI SANG TUAN MUDA

Sore pun tiba. Langit mulai dihiasi semburat oranye keemasan ketika kapal cepat yang ditumpangi keluarga Raynard melaju tenang menuju Manta Point, salah satu tempat terbaik di Maladewa untuk melihat langsung ikan pari manta yang anggun. Angin laut yang lembut menerpa wajah mereka, dan suara ombak menjadi latar yang menenangkan.
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai puisi soe hok gie mandalawangi
Baca
+Pustaka
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Lalu ia menarik napas panjang, meletakkan tangannya di dada, dan mulai mendeklamasikan: > “Kamu seperti nasi hangat Di pagi yang belum sempat Aku lapar, kamu kenyang Hatiku tenang, dompetku senang.” Tari mengerjap, lalu menutup mulutnya sendiri. Tapi ia tak bisa menahan lebih lama. Tawanya pecah begitu saja. “Apa itu?” katanya di antara tawa. “Apa-apaan itu?” Radit tersenyum bangga. “Itu puisi. Judulnya Sarapan Perasaan. Masih ada bait kedua kalau kamu kuat.”
1011.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 300 kali sebagai puisi soe hok gie mandalawangi
Baca
+Pustaka
SANG PEWARIS

SANG PEWARIS

Slide demi slide presentasi dibawakan Haniyah dengan tenang. Suaranya pelan, dengan intonasi yang teratur dan pemaparan yang jelas. Dibantu Lingga Haniyah menyiapkan beberapa jenis teh baru yang mereka miliki. Haniyah menyiapkan beberapa cangkir, dan disetiap cangkir itu dia menuangkan bubuk teh yang berbeda, saat air panas disiram ke teh, wangi semerbak pegunungan tiba-tiba menyeruak memenuhi penciuman mereka.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai puisi soe hok gie mandalawangi
Baca
+Pustaka
Misteri Wangi Pandan Di Tengah Malam

Misteri Wangi Pandan Di Tengah Malam

Di tengahnya, teronggok cermin kecil, retak tapi memantulkan cahaya lentera dengan aneh. Permukaannya seperti hidup, bergetar halus. “Tuan Goh memulainya di sini,” gumam Adrian. “Ritual pertama... tempat semua ini lahir.” Tiba-tiba, dari balik altar terdengar bunyi lembut seperti gamelan yang dimainkan jauh di dalam kabut. Nada-nadanya halus tapi menusuk, mengalun bersama bisikan doa berbahasa Mandarin yang entah dari mana asalnya.
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai puisi soe hok gie mandalawangi
Tampilkan Ulasan (16)
Baca
+Pustaka
Pelangi Jelita
Reader Q tersayang, jumpa lagi dalam karyaku kali ini ya, alih genre dulu ya, semoga kalian berkenan.. Komen.positifmya dan tanggapannya boleh banget di setiap babnya. monggo aja. siapa tau pernah juga mgalamin kejadian honor.. salam manis dari Author kalian.. ...️...️...️...️
Strawberry
Di kakak wangi pandan di rumahku tiap jam 11 keatas, saat aku masih sibuk ama laptopku pasti bau melati lewat....akhirnya setelah tahu ada apa aku pindah ke lantai dua skrang nulisnya eh...awal pindah ke lantai dua masih ikutin wanginya...
Baca Semua Ulasan
Istri Yang Kau Anggap Mandul

Istri Yang Kau Anggap Mandul

Mas Raja: "Alya Humaira, Aku rindu" Cairan bening langsung memenuhi kedua pelupuk mataku begitu membaca pesan itu, dan sedetik kemudian cairan bening itu mulai menganak sungai di kedua pipiku.
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 311 kali sebagai puisi soe hok gie mandalawangi
Baca
+Pustaka
KUTUKAN LELUHUR

KUTUKAN LELUHUR

“AING LAIN NYI MAYANG SARI, ANU GAWENA NGAN BISA MERE SUSUK JANG PENARI, ANU AYEUNA GEUS JARANG DI DATANGAN DEUI KU JELEMA. (AKU BUKAN NYI MAYANG SARI, YANG KERJANYA HANYA BISA MEMBERIKAN SUSUK UNTUK PENARI, YANG SEKARANG SUDAH JARANG DI DATANGI OLEH MANUSIA.)” “TAPI AING NYI LARAS, MAKHLUK ANU BISA NYIEUN JELEMA KAGODA KU AING. (TAPI AKU ADALAH NYI LARAS, MAKHLUK YANG BISA MEMBUAT MANUSIA TERGODA OLEHKU.)”
10126.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai puisi soe hok gie mandalawangi
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
mizall works
weleh itu udah 70an aja gem vote nya, kirain bakal bisa nyalip ke nomor 1 dengan cepat wkwkwk. sukses terus kang berkarya. salam dari kami di batam main" atuh kesini mungkin bisa dapat referensi novel baru haha
Baca Semua Ulasan
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

Perjuangan mereka bukan hanya soal menyelamatkan hutan, tetapi juga membangun dunia yang lebih baik, dengan nilai-nilai yang telah diwariskan oleh leluhur. Sinta dan Jun menelusuri bait-bait kabanti kuno di malam yang hening. Di antara lembaran teks kabanti, mereka menemukan sebuah judul yang memikat: Ajonga Yinda Malusa atau Pakaian yang Tidak Luntur. Jun membacakan nama penulis teks itu dengan penuh kekaguman. “Syeh Haji Abdul Ganiu,” gumamnya. “Penyair Buton abad ke-19. Karya ini pasti sangat istimewa.”
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai puisi soe hok gie mandalawangi
Baca
+Pustaka
Sang Kupu-Kupu Malam

Sang Kupu-Kupu Malam

#30HariMenulisNovelBatch5 #Day4 #SangKupuKupuMalam #Part3 Sub judul: Lelaki Misterius Genre: Romance sad Nama: Rita Juwita Jumkat: 985 Jam menunjukkan sembilan pagi. Ayu masih saja bergeming di tempat tidur. Rasa lelah, muak dan sedih bercampur menjadi satu. Kantuk sudah hinggap sedari tadi. Namun, wanita cantik itu masih sulit untuk memejamkan matanya. Dia masih terus memikirkan ucapan Agni. Bagaimana perasaan anak gadisnya selama ini? Apakah tersiksa seperti yang dia rasakan?
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai puisi soe hok gie mandalawangi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status