Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kejar Target, Bang!

Kejar Target, Bang!

Adfa Al Yakub
Aku Raisa Alfiani, biasa dipanggil Caca. Sebagai anak pertama dari tiga bersaudara, dengan semua adik perempuan yang sangat fashionable dan pintar bersolek, Mama sangat cerewet soal penampilanku. Apalagi, kedua adikku kini sudah memiliki pacar. Tiap hari, hidupku jadi tidak tenang karena mama selalu menyindir tentang penampilan dan pernikahan. Aduh! Dikata mudah apa cari pasangan hidup? Mana macam kejar target setoran lagi! Mati aku ...
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai puisi tentang adikku
Baca
+Pustaka
Satelliciocis Satellite

Satelliciocis Satellite

vegetarionn
Mereka memiliki puisi dalam hidup, sedikit cita rasa petualangan, dan cinta. Cinta di atas segalanya. Meski demikian, selalu ada celah bagi kesengsaraan untuk menyelinap.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai puisi tentang adikku
Baca
+Pustaka
Dicampakkan Suami dalam Kebakaran Rumah

Dicampakkan Suami dalam Kebakaran Rumah

Aku dan adikku menikah di hari yang sama. Suamiku adalah kapten pemadam kebakaran, sedangkan suami adikku adalah seorang polisi. Dua pria itu berteman baik sejak kecil dan bahkan membeli apartemen di lantai yang sama agar bisa bertetangga. Suatu hari, saat terjadi kebakaran di rumah, kami menelepon mereka untuk meminta bantuan, tapi mereka tidak bahkan tidak mendengarkan. Pada akhirnya, bayiku lahir mati dan bayi adikku keguguran. Kami berdua pun memutuskan untuk menceraikan mereka.
16.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 412 kali sebagai puisi tentang adikku
Baca
+Pustaka
Cinta Terkubur dalam Arus Sungai

Cinta Terkubur dalam Arus Sungai

Di antara putri orang kaya yang asli dan palsu, aku adalah putri orang kaya asli yang dibenci. Aku dan adikku diculik secara bersamaan. Penculik kami pun memotong salah satu jariku dan mengirimkannya kepada orang tuaku. Namun, orang tuaku malah bersyukur karena itu bukan jari adikku. Adikku diam-diam memberi isyarat pada orang tuaku untuk melapor polisi, tetapi malah ketahuan penculik kami. Demi melindungi adikku, orang tuaku mengatakan bahwa aku yang membocorkan alamatnya. Oleh karena itu, penculik itu pun menyiksaku sampai mati, sedangkan adikku berhasil diselamatkan. Namun, begitu melihat tubuhku yang dimutilasi, orang tuaku akhirnya menjadi gila dan mengatakan ingin adik dan penculik itu membayarnya dengan nyawa mereka.
6.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai puisi tentang adikku
Baca
+Pustaka
Pena Ibu, Perengut Hidupku Selama 9 Tahun

Pena Ibu, Perengut Hidupku Selama 9 Tahun

Aku dan adikku adalah anak kembar, tetapi aku lebih berat 800 gram darinya. Sejak kecil, adikku lemah dan sering sakit, sedangkan aku aktif dan lincah. Saat berusia empat tahun, dia didiagnosis penyakit darah. Ibu menyalahkanku. Dia mengatakan aku merebut nutrisi milik adikku saat di kandungan, jadi aku harus mengembalikannya. Saat pertama kali diambil darah, jarumnya sangat besar, aku sangat ketakutan. Ibu menyuruhku tidak perlu takut. Dia memberiku sebuah pena ajaib. Katanya, keinginan yang ditulis dengan pena itu akan menjadi kenyataan. Aku menulis "tidak sakit". Saat jarum kembali ditusukkan, Ibu membelikanku permen lolipop yang manis dan sepertinya benar-benar tidak terasa sakit. Namun kemudian, saat berusia lima tahun, aku menggambar kue stroberi dengan pena itu. Alhasil, darahku malah diambil satu liter. Minggu itu, adikku pun sudah bisa duduk dan bermain. Usia tujuh tahun, aku menulis ingin pergi berlibur. Keesokan harinya, aku malah didorong ke ruang operasi untuk diambil sel pembentuk darah, sementara pipi adikku untuk pertama kalinya tampak merona. Saat berusia delapan tahun, aku menulis ingin tetap menjadi peringkat satu tahun depan, tetapi sehari sebelum ujian, sumsum tulangku diambil. Di sisi lain, adikku akhirnya keluar dari rumah sakit, mengenakan gaun baru yang belum pernah kumiliki. Pada usia sembilan tahun, tubuhku sudah sangat terkuras. Dengan tangan gemetar, aku menulis satu kalimat yang miring dan tidak rapi. [ Semoga di kehidupan berikutnya, aku tidak menjadi anak Ibu. ]
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai puisi tentang adikku
Baca
+Pustaka
TERPAKSA MENIKAHI CALON ADIK IPAR

TERPAKSA MENIKAHI CALON ADIK IPAR

Aku terpaksa menikahi pacar adikku yang sudah berbadan dua sebagai bentuk tanggung jawab keluarga, karena adikku meninggal seminggu sebelum pernikahannya. Kuhina, kumaki-maki bahkan kusiksa mental dan batinnya, tak kuturuti ngidamnya karena dialah penyebab semua kekacauan terjadi. Kupikir dia hanya akan menangis dan tak berani padaku, tak kusangka dia justru ....
1027.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 921 kali sebagai puisi tentang adikku
Baca
+Pustaka
Bukan Lagi Nyonya Sang Ketua

Bukan Lagi Nyonya Sang Ketua

Setelah adikku pergi ke luar negeri, aku menggantikan dia menikah dengan Ketua Geng mafia. Selama lima tahun pernikahan, kami adalah dua orang yang paling saling membenci. Dia membenciku karena mengira akulah yang memaksa adik pergi, lalu memakai cara licik untuk menjadi istrinya. Aku membencinya karena sejak awal sampai akhir dia selalu menganggapku hanya sebagai pengganti, bahkan tidak pernah mengumumkan identitasku ke publik. Justru karena tidak diakui, orang tuaku yang gengsi menanggung segala hinaan, dan sejak itu mereka pun membenciku sampai ke tulang. Di akhir kehidupan sebelumnya, dia dan kedua orang tuaku demi merayakan Natal untuk adikku, melupakan diriku di pegunungan bersalju. Di tengah kedinginan yang membeku, aku dan anakku yang belum sempat dilahirkan meninggal bersama. Sementara itu, adikku menikmati seluruh limpahan kasih sayang, menjalani Natal paling bahagia dalam hidupnya. Saat membuka mata kembali, aku kembali ke hari pertama adikku pulang ke tanah air. Di kehidupan ini, aku tidak akan lagi memohon cinta dari Adriano maupun dari kedua orang tuaku.
9.966.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai puisi tentang adikku
Baca
+Pustaka
Terlahir Kembali: Menjauhi Keluarga yang Membunuhku

Terlahir Kembali: Menjauhi Keluarga yang Membunuhku

"Setelah terlahir kembali, aku menjauhi keluargaku dan pacarku. Mereka ingin merayakan ulang tahunku, aku berpura-pura sedang dinas luar kota. Orang tuaku menyuruhku pindah kembali ke rumah, aku langsung membeli sebuah rumah sendiri di malam itu juga. Bahkan ketika pacarku mengatakan ingin menikah, aku malah berbalik dan mendaftarkan pernikahan dengan orang lain. Semua ini karena aku dan adikku terjebak dalam banjir di kehidupan sebelumnya. Aku beruntung karena tersangkut di dahan pohon dan selamat, sementara adikku, Greta, tenggelam dan meninggal. Orang tuaku mencekik leherku sambil memaki, "Kalau bukan karena kamu, mana mungkin Greta bisa mati!" Pacarku, Ardhen, berpura-pura tidak terjadi apa-apa. Setelah menghiburku, dia menikah denganku. Namun, saat seluruh keluarga berlibur dengan kapal pesiar pada hari ulang tahun pernikahan kami, aku malah didorong sendiri oleh mereka dari dek kapal. "Biar kamu juga merasakan, bagaimana rasanya mati karena tenggelam!" Ternyata, mereka semua menganggap kematian adikku adalah salahku. Sedari awal, orang yang dicintai pacarku juga adalah adikku. Di kehidupan ini, aku memilih hidup untuk diriku sendiri. Saat membuka mata lagi, aku kembali ke hari ketika aku dan adikku sama-sama jatuh ke air."
7.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai puisi tentang adikku
Baca
+Pustaka
Setelah Terlahir Kembali, Aku Dipaksa Menjadi Putri Mafia

Setelah Terlahir Kembali, Aku Dipaksa Menjadi Putri Mafia

Di kehidupan sebelumnya aku diadopsi oleh keluarga biasa, sementara adikku diangkat oleh seorang Godfather dan menjadi putri mafia terkuat di Duskfall. Siapa sangka, pada tahun ketiganya sebagai putri mafia, dia justru diusir oleh sang Godfather, lalu terlunta-lunta di jalanan, dan akhirnya mati tragis. Sementara itu, aku mengandalkan prestasi akademik yang gemilang untuk masuk ke NovaTech. Aku pergi ke luar negeri bersama kakak angkatku, dan menjadi bintang baru yang bersinar di bidang AI dengan usahaku sendiri. Kemudian, dengan restu kedua orang tua angkat, kami menikah dan memiliki anak. Hidupku di kehidupan itu berjalan bahagia dan lancar. Namun setelah terlahir kembali, adikku membuat pilihan yang sangat berbeda dari sebelumnya. Dia berlari ke dalam pelukan kakak angkat kami sambil memanggilnya “kakak” dan menggenggam tangan orang tua angkat dengan erat, lalu menatapku dengan sorot mata penuh kemenangan. “Kak, kamu saja yang merasakan penderitaan menjadi bagian dari dunia mafia. Tempat yang sangat kejam itu … aku tak sanggup tinggal di sana sedetik pun.” Aku menatap pria yang di kehidupan sebelumnya adalah suamiku itu, berharap dia akan mengatakan sesuatu. Namun, dia justru melindungi adikku di belakangnya, dan menatapku dengan dingin. “Jangan dekati adikku.” Pada akhirnya, di bawah tatapan penuh kemenangan dari adikku, aku berjalan menuju mobil Falcon itu.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai puisi tentang adikku
Baca
+Pustaka
Reinkarnasi: Kali Ini Aku Tak Akan Mengalah

Reinkarnasi: Kali Ini Aku Tak Akan Mengalah

Adikku hamil di luar nikah. Dia melahirkan seorang bayi laki-laki di sebuah klinik kecil, lalu menghilang tanpa jejak. Berbekal alamat yang ditinggalkannya, dokter datang ke rumahku dan menyerahkan bayi itu kepadaku. Orang tuaku berlutut di hadapanku, memohon agar aku mengasuh bayi itu. Sejak saat itu, seorang gadis lajang sepertiku terpaksa membesarkan bayi, menjalani hidup dengan susah payah. Bertahun-tahun kemudian, ketika anak itu telah tumbuh besar … adikku kembali. Di sisinya berdiri seorang pria kaya berkalung emas, tampak seperti “bos besar”. Dia menangis histeris memeluk anak itu sambil menudingku. Katanya aku iri padanya, jadi mencuri anaknya, memisahkan dia dari darah dagingnya sendiri. Anak yang kubesarkan dengan susah payah, tanpa ragu memutuskan hubungan denganku dan berlari ke pelukannya. Orang tuaku pun mengusirku dari rumah. Tetangga-tetangga mencaci, menghujat. Dalam keputusasaaan, aku memilih mengakhiri hidupku dengan melompat dari gedung. Namun saat membuka mata kembali … aku justru kembali ke hari di mana adikku melahirkan anak tersebut.
7.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai puisi tentang adikku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
56789
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status