BUKAN HASRAT SUAMIKU
"Akan aku usahakan pulang cepat nanti. sekarang, tenangkan dulu dirimu, tidak kerlu memikirkan hal yang tidak penting ..."
Apa yang dikatakan Mas Pandu itu benar juga. Tidak seharusnya aku terlalu memikirkan kepergian Irma, lantas mengait-ngaitkan dengan hal yang akan membuatku parno begini.
-------------------------------------
Sekitar jam 11 malam, terdengar pintu pagar rumah terbuka. Ah, syukurlah. Akhirnya Suamiku itu pulang juga. Maksudnya, pulang lebih cepat itu adalah jam segini ... tapi sudahlah, mungkin memang pekerjaannya yang mengharuskan ia begitu.