Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjebak di Pangkuan Pria Lumpuh

Terjebak di Pangkuan Pria Lumpuh

Bersamaan dengan itu, urat pada rahngnya terlihat menggaris, mengeras tatkala membendung amarah. "Saya tidak akan pernah melepaskanmu sebelum kamu mampu membuat kaki saya sembuh dan mampu berjalan kembali. Dosa besarmu adalah, membuat kaki saya menjadi lumpuh dan menghancurkan semuanya!" Daffa berbicara dengan hardiknya. "Tapi 'kan—" "Saya tidak butuh pembelaanmu!" potong Daffa membentak.
3.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai pundak kaku dan keras
Baca
+Pustaka
MADU HITAM

MADU HITAM

Api merah menyala melalap kayu bakar, sementara mereka terbahak-bahak merayakan kemenangan. Tangan lentik Alinka meraba keningnya yang terasa sakit dan bercucuran darah segar. Kepalanya sangat pusing. Ia berusaha membuka matanya lebar-lebar, menatap sekeliling. Air matanya jatuh membasahi pelupuk mata. "Justin," kata Alinka, berjalan tertatih-tatih memeluk anaknya.
788 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai pundak kaku dan keras
Baca
+Pustaka
Waspadalah, Pangeran! Aku Bukan Istri Lemah yang Kau Kenal

Waspadalah, Pangeran! Aku Bukan Istri Lemah yang Kau Kenal

​Zhiyao menyesap tehnya perlahan, lalu menatap Gagak Satu dengan tatapan seorang profesor membedah tikus lab yang bodoh. ​"Dengar baik-baik. Menurut data ini, Ling Xuan membangun fondasi masa remajanya di Sekte Puncak Obsidian. Itu berarti meridiannya dibentuk untuk menampung elemen tanah yang kaku, keras, lambat, namun memiliki pertahanan mutlak yang luar biasa." ​Gagak Satu mengangguk pelan. "Benar, Majikan. Karena pertahanan fisiknya yang tak tertembus itulah ia dijuluki jenius."
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 283 kali sebagai pundak kaku dan keras
Baca
+Pustaka
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

Diterkamnya pangkal pundak kiri sang senior dengan cengkeraman lima jari raksasa yang tebal dan mematikan sekeras besi tempa. Gerakannya teramat kasual dan santai, seolah sang kepala suku buas itu hanya sedang memegang buah kelapa muda yang siap dipecahkan cangkangnya di atas bebatuan.
9.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 294 kali sebagai pundak kaku dan keras
Baca
+Pustaka
Bermain Api Dengan Nyonya

Bermain Api Dengan Nyonya

Kekuatannya luar biasa, tapi kundalini adalah energi purba yang tidak mengenal batas mekanis. Kami bertukar pukulan yang menghancurkan struktur palka. Setiap benturan memercikkan api dan serpihan beton yang tajam. Pertarungan kami adalah simfoni kekerasan ; suara daging beradu dengan daging, dentum zirah yang penyok, dan geraman binatang buas yang memenuhi ruang tertutup itu.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai pundak kaku dan keras
Baca
+Pustaka
Perjanjian Leluhur

Perjanjian Leluhur

"Bersiaplah." Wanita berwajah keriput itu merubah posisi duduknya, bersiap-siap untuk menerima pengobatan, meski sangsi. Tapi ia penasaran untuk mencoba karena tongkat itu kelihatannya bukan tongkat sembarangan, terbuat dari emas murni dan mengandung energi positif. Minarti tidak tahu kalau Cakra sudah menjadi tokoh sakti mandraguna. Ia mengenalnya sebagai pemuda biasa dari bangsa manusia, yang masuk secara ilegal ke negeri ini.
9.946.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai pundak kaku dan keras
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Enday Hidayat
Telah terbit karya saya "Mengejar Cinta Puteri Bangsawan" bercerita tentang perjuangan Arjuna dalam mencari bapaknya untuk memenuhi persyaratan acara lamaran klan Angada. Bagi reader yang suka romantika cinta dengan latar cerita abad 21 dan abad 16, cerita ini cocok untuk diintip sejenak.
Kurnialam
Satu Hal yang membuatku makin suka baca novel ini adalah tata bahasa yang digunakan adalah tata bahasa millennial. So, saat kekaguman pada Bastian Tito & Kho Ping Hoo berpadu dengan bahasa Gen Z, novel ini memberikan nuansa yang segar & mengena di hati. Terlebih ada sentuhan kritik Bang Iwan ......
Baca Semua Ulasan
JENTERA SAKTI DAN MUSTIKA UDARATI

JENTERA SAKTI DAN MUSTIKA UDARATI

Tanya Candrakanti "Itu adalah Cundrik Asukhamatra milik keluargaku yang telah diberikan secara turun-temurun. Cundrik ini sangat sakti dan beracun. Jadi hati-hati menggunakannya. Karena racun di ujung cundrik (Keris kecil yang lurus seperti belati)ini hanya membutuhkan satu goresan akan bekerja dan membunuh siapapun yang tergores olehnya. Dengan cundrik ini, aku ingin kau membunuh Jentra setelah ia mendapatkan mustikanya, karena aku takut ia akan memberikannya kepada dimas Balaputeradewa. Akulah yang berhak atas mustika itu" Kata Maharaja Rakai Garung "Jadi bagaimana jika kakang Jentra menyerahkan mustika itu pada Maharaja? Apakah saya perlu membunuhnya?" Tanya Candrakanti mencoba setenang m
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai pundak kaku dan keras
Baca
+Pustaka
Tiga Mayat Satu Takdir

Tiga Mayat Satu Takdir

Kilau perak menyebar menjadi perisai tipis di sekitarnya, dengung halusnya terdengar rapuh seperti kaca yang siap pecah di tengah kekacauan yang mendekat. Boneka raksasa berdiri dengan satu kaki, tubuhnya bergoyang tak stabil seperti pohon tua di ambang roboh, tanduk sapinya berderit pelan seolah menahan beban waktu yang panjang, matanya merah menyala penuh amarah yang membara. Rantai kasar di pinggangnya—penuh calar dan noda darah kering—terlepas dengan suara logam keras yang menggema, meluncur ke arah kelompok Kael seperti cambuk raksasa yang memekakkan telinga, mengoyak udara dengan bunyi menderu yang menggetarkan dinding.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai pundak kaku dan keras
Baca
+Pustaka
Mandul

Mandul

panggil Ayus pada orang yang terlihat paling berkuasa. "Aku berikan waktu selama 1 minggu. Jika kau masih belum bisa membuat perusahaan ini stabil, maka aku akan menarik semua investasiku di perusahaan ini. Jangan membuatku kecewa!" Lelaki itu pergi dengan angkuhnya diikuti para kaki tangannya. Melewati Ayus begitu saja yang tengah berlutut. Entah bagaimana bisa perusahaannya tiba-tiba mengalami masalah. Bahkan semua itu hampir mendekati collapse! Terlebih, waktu yang diperlukan hanya satu malam! Sungguh sangat tidak mungkin jika orang biasa yang melakukannya. Hanya orang berkuasa yang bisa membuat hal yang mengerikan seperti itu.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai pundak kaku dan keras
Baca
+Pustaka
Kakakku Yang Berengsek

Kakakku Yang Berengsek

Barack punya sifat yang hampir sama dengannya. "Ingat kata pepatah. Buku bertemu ruasnya. Kata apa yang bagus buat lo sama papa?" tanya Ice. "Uhm ... Psikopat bertemu dengan psikopat? Uhm ... Atau pedang bertemu dengan pedang? Papa pedang tajam dan lo pedang yang tumpul?" ledek Ice sambil tertawa renyah. "Main nyawa bebas, kan?" tanya Al tiba-tiba.
9.77.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 297 kali sebagai pundak kaku dan keras
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status