Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Forever Hours

Forever Hours

Melempar tatap penuh kebingungan pada sosok jangkung dengan rambut sedikit panjang yang membelah dahinya. Bibirnya yang agak tebal, betah mematri senyum yang kian berganti detik, kian merekah pula. "Pada pinus hitam, angin mengurai kekusutan .... Bulan berpendar seperti fosfor di air tak berhulu muara." [1]
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai pungguk merindukan bulan
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikah Dengan Mr. Arogan

Terpaksa Menikah Dengan Mr. Arogan

“Ke-kenapa bangun?” “Kamu berisik, jadi saya kebangun,” jawab Air santai. “Se-sejak kapan?” Bulan bertanya gugup, jantungnya berdebar. “Sejak kamu bilang saya peluk kamu tidak pakai perasaan.” Air mengeratkan pelukannya sambil menghirup harum rambut istrinya yang bikin candu. “I-itu bukan maksudku... Aku cuma sesak, susah gerak,” kilah Bulan cepat.
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai pungguk merindukan bulan
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta sang Tuan

Jerat Cinta sang Tuan

larang Bulan cepat. "Kenapa?" Kali ini suara Aro agak ketus. "Kau tidak suka kusentuh? Jangan sok jual mahal, Bulan. Anak itu juga ada karena kau kusentuh." "Bukan." Bulan menggeleng pelan. "Aku merinding. Perutku mulas." Pangkal alis Aro bertemu. "Kenapa begitu?" "Mana aku tahu. Jangan pegang lagi. Aku sungguh merinding."
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai pungguk merindukan bulan
Baca
+Pustaka
Cinta Dalam Hati

Cinta Dalam Hati

Kesedihan bergelayut mesra di sanubari, mengenang seraut wajah yang sudah menorehkan luka di sana. Namun, Tania masih saja mencintai seraut wajah di balik awan biru. Menari-nari di balik bintang dan rembulan, menarik-nariknya untuk mengenang tentang sebuah rasa. Ia terdiam dengan seribu bahasa, kini ia merasa bagaikan seekor pungguk yang merindukan rembulan, "Betapa menderitanya, si Pungguk ini. Mengharap sesuatu yang tak, pasti!" lirihnya.
108.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 322 kali sebagai pungguk merindukan bulan
Baca
+Pustaka
Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati

Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati

Rinun mengangguk kuat-kuat, menggenggam erat dua pil yang memuat kehidupan dan janji itu di telapak tangannya. .... Akhirnya, bulan purnama yang membawa pertanda buruk itu naik ke langit gelap. Rasanya dingin dan sunyi. Dengan cahaya pucatnya, bulan purnama menyinari halaman Kediaman Gutawa yang tenggelam dalam keheningan.
9.7623.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.0K kali sebagai pungguk merindukan bulan
Tampilkan Ulasan (110)
Baca
+Pustaka
Yani Arwana
Cinta andini hanya untuk yg benar2 tulus dan berbakat. aq mlah brharap andini dptin hati putra mahkota dan jdi ratu. atau paling tidak jadi ahli akupuntur nmr 1 di negara itu rangga sangat licik. kecurigaanku tetap rangga yg meracuni kaki kalingga demi merebut posisi jenderal
Elxr
pliss thor...... andin harus sama kalingga ...... si rangga bikin kesel aja ... kalo emang cinta, knp ngak pernah ngertiin n percaya sama andin sejak dulu ... giliran ada cowok yg beneran sayang sama andin, ketar-ketir lu 🫵🏻 jgn bikin kalingga knp" ya thor ...... sudah cukup patah hati krn byakta...
Baca Semua Ulasan
Bulu Perindu

Bulu Perindu

Membuat Andra semakin ingin cepat pergi karena kemesraan dua orang di hadapannya sungguh membuatnya geli. “Eh, bulannya cakep, Vid!” seru Adelia sambil menunjuk bulan yang hampir bulat sempurna di balik pepohonan di seberang jalan. David yang tengah menggembok pagar mengalihkan pandangannya ke arah yang ditunjuk Adelia. Ranting-ranting dan daun dari pepohonan yang gelap tak mampu menyembunyikan sinar bulan. Sorot cahayanya hanya temaran, seperti nyala bola lampu halogen di sudut rumah orang tua David. Redup namun menenangkan.
108.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 310 kali sebagai pungguk merindukan bulan
Baca
+Pustaka
BERTEMU RINDU

BERTEMU RINDU

Kenapa takdir serahasia ini? *** Bintangku benar-benar redup sekarang, pelangiku sudah hilang di balik awan yang hitam. Berkali-kali aku mencoba membujuk Andra untuk bangun tapi dia tak lagi mendengar suaraku. "Ibu datang menjenguk kamu. Ibu rindu sama kamu, Andra", isakku. "Kamu bilang rindu pada Ibu. Bangunlah, Ibu ada di sini, Andra."
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai pungguk merindukan bulan
Baca
+Pustaka
Di mana Rindu ini Kutitipkan

Di mana Rindu ini Kutitipkan

“Pulanglah, kunjungilah pusaranya. Tumpahkan rindumu di sana. Ceritakan segala kisah yang telah alpa dari pengelihatannya. Setidaknya dengan begitu kaubisa mengobati kerinduanmu Za.” Kemudian kita terdiam. Tidak ada kata yang mampu terlontar, seolah kita berbicara dengan dengus napas. Hening. Tiba-tiba di sana ia terisak. “Aku kangen ibu Mas. Berikan aku pelukan, agar aku merasa sedikit tenang.” “Sini dekatkan dirimu, biar aku bisa memelukmu.” Meskipun kita hanya telpon, kita seolah sedang bertatap muka. Yah, seperti bilang memeluk atau mencium. Hanya dengan cara itu kita berusaha merasa satu dan mendekatkan diri. Lekat dan lebur dalam rasa.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai pungguk merindukan bulan
Baca
+Pustaka
Pewaris Pedang Sulur Naga

Pewaris Pedang Sulur Naga

Perih pada luka membuatnya berjingkat. "Bu, aku merindukanmu." Dia membatin pada rembulan. Setiap dia rindu pada ibunya, maka dia akan menatap rembulan dengan lama. Dengan menatap bulan, seakan dia melihat seraut jelita wajah seorang ibu. Menurut bibi pengasuhnya, wajah ibu kandungnya secantik rembulan di langit .
8.520.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 793 kali sebagai pungguk merindukan bulan
Baca
+Pustaka
Beta Romeo And His Rogue [ID]

Beta Romeo And His Rogue [ID]

Kepala Romeo pening bukan main, serigala mesum itu memberontak karena tergoda dengan kekasihnya. “Sampai kapan?” desah Romeo pasrah. “Sampai kita kembali ke Jerman.” “No! Itu namanya bukan bulan madu. Bulan madu kan kita harus melakukan hubungan intim agar kita senang. Menyalurkan semua hasrat yang menggebu!” koreksi Romeo. “Memang bukan bulan madu, melainkan bulan purnama. Kau rasakan saja sendiri bagaimana sensasinya.” Rena tak memedulikan Romeo yang sudah bersusah payah membujuknya kembali.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 254 kali sebagai pungguk merindukan bulan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status