Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TEROR MAKHLUK PENUNGGU BUKIT LAMPU

TEROR MAKHLUK PENUNGGU BUKIT LAMPU

TEROR MAKHLUK PENUNGGU BUKIT LAMPU BAB KE : 19 UJUD ASLI RATU KENCANA WANGI 18+ "Bhua ha ha ha!" Ratu Kencana Wangi memeluk Tiwi sambil tertawa terbaha-bahak. Tawa yang tidak pantas untuk seorang perempuan, apalagi sekelas ratu. Sangat tidak sopan. Mungkin tawanya itu karena kegembiraan mendengar jawaban Tiwi tadi. Dengan jawaban tersebut berarti Tiwi tersedia untuk dimadu.
6.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 231 kali sebagai pusaka ratu teluh
Baca
+Pustaka
Kesatria Tangan Peniru

Kesatria Tangan Peniru

Di istana Kaisar Langit. Krisna melemparkan lebih dari 600 lebih batu bermutu tinggi kepada sang ratu, yang menelannya dengan gembira. Kemudian, auranya mulai meluas. Tingkat pertama dari Immortalis Kuno. Tingkat kedua Immortalis Kuno. Tingkat ketiga Immortalis Kuno. ………… Baru setelah aura sang ratu dari Immortalis Purba tingkat kelima stabil, Krisna sangat senang karenanya.
1019.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 759 kali sebagai pusaka ratu teluh
Baca
+Pustaka
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

Gandi mengangguk-anggukkan kepalanya sambil berdecak kagum. Sukma Geni adalah seorang Ratu yang menjadi ujung tombak pimpinan Kerajaan Jagat Lelembut. Kerajaan tersebut sangat luas semenjak Ratu Jagat Sukma Geni menjabat dan memperluas wilayah kekuasaannya dengan menaklukkan kerajaan-kerajaan lainnya. Wilayah Kerajaan Watu Ungu dan beberapa kerajaan lainnya merupakan wilayah hitam yang tak mudah untuk ditembus oleh Sukma Geni.
8.962.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai pusaka ratu teluh
Baca
+Pustaka
Perempuan Berkhodam Pesinden

Perempuan Berkhodam Pesinden

Puluhan makhluk halus terlihat penuh suka cita karena mereka akan menyambut kelahiran kembali si getih wangi yang akan menjadi Ratu di Kerajaan Sulastri, Pesinden. Sukma Sekar kini berada dalam cengkraman Sulastri, tak berdaya hanya mampu meringkih kesakitan. Hujan deras dan badai turun tiada henti seolah terganggu dengam pertempuran gaib yang terjadi!
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai pusaka ratu teluh
Baca
+Pustaka
Tarian Persembahan Sang Ratu

Tarian Persembahan Sang Ratu

“Samudra Pasai, Tuanku. Mereka tiga orang lelaki, kelihatannya masih muda, mengenakan pakaian yang tidak sesuai dengan cara kita, satu di antaranya bahkan wajahnya seperti orang asing.” “Samudra Pasai itu di mana? Banyak sekali yang harus kukerjakan dan pelajari sejak jadi ratu. Menari pun aku tak bisa bebas seperti dulu, menyebalkan sekali duduk di singgasana yang aku tak suka ini,” gerutu sang ratu perlahan. “Gusti Ratu, bagaimana? Utusan dari kerajaan tidak baik jika ditolak.” Dayang wanita itu menunduk usai mengingatkan sang pemimpin.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai pusaka ratu teluh
Baca
+Pustaka
Sepuluh Selir Ratu Arischa

Sepuluh Selir Ratu Arischa

"Aku bebas. Aku bebas dari protokol selir. Aku bebas dari perintahmu. Dan sekarang, aku membangun kerajaan ini agar tidak ada lagi Dewa atau Ratu yang bisa menghapusku hanya dengan menjentikkan jari." Kael menarik diri, berjalan menuju takhta hitamnya yang terbuat dari leburan pedang-pedang musuh yang ia kalahkan di zona pembuangan. Ia duduk di sana, menyilangkan kakinya dengan angkuh.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai pusaka ratu teluh
Baca
+Pustaka
Pangeran Terkutuk

Pangeran Terkutuk

Ia masih bisa bersikap tenang meski lawan bicaranya luarbiasa menjengkelkan. Pria itu menggebrak meja, "Kami tidak salah, Yang Mulia! anda dan pengetahuan anda lah yang bersalah. Wilayah ini milik kerajaanku sejak dulu, maka dari itu rakyat tanpa ragu menjadikannya sebagai lahan perkebunan. Wow, tak ku sangka anda pun luar biasa licik, apakah hanya karena anda lebih tua dan tahu segalanya jadi bisa menipuku?"
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai pusaka ratu teluh
Baca
+Pustaka
Pusaka Legendaris Sang Guru Besar

Pusaka Legendaris Sang Guru Besar

Jelas Kaila sambil menuangkan teh pada setiap cangkir yang kosong. “Maksudmu teh ini berasal dari Kerajaan Selatan?” “Kerajaan Selatan terkenal dengan keberlimpahannya sumber daya alam. Segala macam obat jenis langka bisa di dapatkan disana. Kita hampir saja memiliki diplomasi lewat pernikahan…” Kaila sedikit menahan kalimatnya dan melirik pada kakaknya yang bersikap biasa saja atau lebih pada sudah tidak peduli lagi. Sementara Janu mengambil salah satu gelas dan sangat tertarik pada cerita yang dimulai oleh Kaila.
1.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai pusaka ratu teluh
Baca
+Pustaka
Ratu yang Merebut Singgasana

Ratu yang Merebut Singgasana

Alin berbisik dengan nada menantang yang memikat. "Dan untuk melakukan itu... aku membutuhkan Anda tetap hidup sebagai suamiku." Valerio terkekeh rendah, sebuah getaran kepuasan yang berbahaya muncul di dadanya saat dia menatap bibir ranum istrinya yang begitu dekat. "Sangat bagus. Mari kita lihat seberapa jauh aliansi berdarah kita ini bisa membawa kita, Ratu-ku."
315 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7 kali sebagai pusaka ratu teluh
Baca
+Pustaka
Budak Raja Naga

Budak Raja Naga

Jude memutar tubuh langsingnya memunggungi pintu, dan bergegas ke ruang makan. Di atas meja panjang, sudah tersedia sajian lengkap seperti biasa. Para manusia malang yang dijadikan budak istana lah yang memasak semuanya. Mereka dikurung di bawah tanah, memasak tanpa henti, mencuci pakaian-pakaian, dan membersihkan istana tanpa bayaran pantas.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai pusaka ratu teluh
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status