Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ratu Pinjol

Ratu Pinjol

panggil Mbak Wiwit kepadaku. Rupanya mereka masih belum kapok berurusan denganku, setelah peristiwa kemarin. "Apa maksudmu memanggil aku seperti itu, Mbak?" hardikku pada Mbak Wiwit. "Kamu tuh seorang ratu. Tapi sayang, ratu pinjol hahaha," Mbak Tina dan Mbak Beti ikut menertawakanku. "Ratu pinjol ... ratu pinjol ... " sorak mereka kompak kepadaku.
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai pusaka ratu teluh
Baca
+Pustaka
KESEMPATAN KEDUA SANG RATU YANG TERBUANG

KESEMPATAN KEDUA SANG RATU YANG TERBUANG

"Ya, Sayang! Aku sudah bangun! Sebentar lagi aku turun!" "Bagus!" jawabnya dari bawah. "Jangan terlalu lama, Ratu-ku! Kita tidak boleh terlambat di acara kita sendiri. Aku sudah menyuruh Bi Inah menyiapkan sarapan favoritmu." Ratu-ku. Panggilan sayang itu kini terdengar seperti hinaan yang paling kejam. Perutku terasa mual. Aku menekan dada, mencoba menahan gelombang kebencian yang meluap-luap.
10682 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai pusaka ratu teluh
Baca
+Pustaka
4 PUSAKA PENAKLUK JAGAT

4 PUSAKA PENAKLUK JAGAT

Sebentar lagi naga raksasa berwujud api yang melingkar di atasnya akan menyambar ke arah sang ratu. Tiga batu mutiara di telapak tangan sang ratu lalu bermanunggal menjadi satu wujud cahaya yang berwarna keemasan. Tak lama kemudian, cahaya itu berubah lagi menjadi sebuah rantai emas. Inilah senjata pusaka pelindung Kerajaan Ular Kipas. Kehebatannya berkali-kali lipat lebih sakti dari Cambuk Penghisap Daya milik Gandari.
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai pusaka ratu teluh
Baca
+Pustaka
'Ana-Ya'Inu: Tatapan Nyai Dasimah

'Ana-Ya'Inu: Tatapan Nyai Dasimah

Dasimah mulai merapalkan jampi teluh. "Ratu teluh ti Galunggung, seuseup getihna, sebit atina, bedol tikorona, cabut nyawana, tuh, singsieunan si Imas Cempaka!" Di kediaman Galih, Imas yang sedang tidur pulas tiba-tiba merasa tercekik. Ia terbangun sambil memegangi lehernya. "A ... Aa ...." Tercekat, Imas menggoyang-goyangkan tubuh Galih sampai bangun.
9.95.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai pusaka ratu teluh
Baca
+Pustaka
Sangkur Pora

Sangkur Pora

"Adek tunggu sebentar ya, Mas panasin dulu!" Walaupun di market place ada beberapa penjual yang menjual makanan serupa, akan tetapi bukan itu yang kuingin. Aku menginginkan ransum jatah Mas Adry selagi ia mengikuti kegiatan militer. Kini, aku baru merasakan betapa cerewetnya orang ngidam. Dulu, sewaktu masih bekerja. Temanku sangat menginginkan ikan samu ( ikan fermentasi dengan garam dan beras tumbuk yang telah di sangrai). Anehnya, ia sangat menginginkan ikan yang langsung diolah oleh orang asli pahuluan. Menurutnya, ikan samu asli pahuluan lebih nikmat. Beberapa saat kemudian, Mas Adry kembali membawa makanan kalengan itu. Ia juga membawakan segelas susu imukal TNI.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai pusaka ratu teluh
Baca
+Pustaka
Luka Sang Bidadari

Luka Sang Bidadari

keluh Nasya. Alina sangat terkejut mendengar kejutan yang diucapkan oleh Mertuanya, ternyata memang Raka sampai mempersiapkan semua itu untuk menyambut istrinya, Alina memang sangat beruntung dia bertemu dengan pria yang mapan , serta memperlakukan dia sebagai seorang ratu di dalam rumahnya sendiri.
1010.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 233 kali sebagai pusaka ratu teluh
Baca
+Pustaka
The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

Terdengar nada bicara Shiji Wungsu melayang-layang. "Jawata belum memiliki Raja. Kenapa sekarang ... berubah jadi Ratu?" Terpikir oleh Shiji Wungsu menjurus kepada Wasiat Babad Jawata. Dengan kecerdasan yang sedang terganggu akibat mabuk, Shiji Wungsu separah itu. "Bukan ratu penguasa Jawata. Tetapi Ratuku, Ratu Gunggali," jawab Taja menjelaskan.
109.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 354 kali sebagai pusaka ratu teluh
Baca
+Pustaka
Tujuh Ratu untuk Sang Raja

Tujuh Ratu untuk Sang Raja

protes Henry dengan nada tinggi. “Formalitas macam apa yang kamu maksud? Sejak kamu dilantik menjadi pangeran mahkota, kamu sama sekali tidak menampilkan citra yang positif untuk kerajaan. Mabuk-mabukan di Maldives? Pesta perempuan di Hawaii? Kita ini orang yang dianggap panutan oleh rakyat, Henry. Kita tidak bisa berbuat sesuka kita!”
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai pusaka ratu teluh
Baca
+Pustaka
Bertahan Sebagai Ratu Terkutuk

Bertahan Sebagai Ratu Terkutuk

Beberapa saat kdmudian, sosok itu pergi tanpa memberitahu siapa dirinya. Wanita malang itu hanya bisa berdecak sinis. Siapa sosok asing dan aneh barusan. Beberapa saat kemudian, penjaga datang membawa makanan untuk sang ratu. Seperti biasanya, mereka membawa makanan sisa dari dapur dan terdapat makanan yang hampir busuk, serta gosong. Sang ratu menghela nafas panjang. Tidak habis pikir kenapa mereka nelakukan hal kejam kepada ratu mereka.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai pusaka ratu teluh
Baca
+Pustaka
Perjanjian Leluhur

Perjanjian Leluhur

Tongkat pusaka itu melayang di udara lalu mendarat di hadapan rombongan satwa dalam wujud raksasa. Raksasa menangkap binatang buas satu per satu dan melemparkan ke arah semula. Binatang itu beterbangan di udara laksana anai-anai. "Pantas Ratu Dublek mempunyai sihir kalau di belakangnya ketua lama. Ia mengadakan sayembara ingin memberi kesempatan kepada dajjal itu untuk menjadi pemenang." Tidak ada makhluk yang dapat menandingi durasi bercinta makhluk roh kecuali Raja Agung. Ratu Dublek mengadakan sayembara tapi sudah diketahui pemenangnya.
9.947.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai pusaka ratu teluh
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Enday Hidayat
Terima kasih buat semua readers, teristimewa untuk yang memberi quotes dan gem, kehadiran kalian telah memberi sumbangsih besar dalam penyelesaian cerita ini. Sudah terbit: Mengejar Cinta Puteri Bangsawan
Kurnialam
Satu Hal yang membuatku makin suka baca novel ini adalah tata bahasa yang digunakan adalah tata bahasa millennial. So, saat kekaguman pada Bastian Tito & Kho Ping Hoo berpadu dengan bahasa Gen Z, novel ini memberikan nuansa yang segar & mengena di hati. Terlebih ada sentuhan kritik Bang Iwan ......
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status