Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Frekuensi Terlarang

Frekuensi Terlarang

Juan tersungkur di atas pasir pantai yang dingin, memuntahkan cairan kental berwarna emas murni yang berpendar di kegelapan fajar. Cairan itu berdesis saat menyentuh air laut, menciptakan reaksi kimia yang mengeluarkan uap beraroma mawar busuk dan ozon. Di dalam cairan yang keluar dari tenggorokannya, tampak serat-serat saraf mikroskopis yang masih berdenyut, mencoba mencari inang baru di sela-sela butiran pasir.
343 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai pusar berair
Baca
+Pustaka
Legenda Pendekar Biru

Legenda Pendekar Biru

Pusaran pita energi menggulung seluruh bola air yang tersisa, menciptakan jutaan ledakan besar yang membuat langit malam hibar seketika dipenuhi cahaya terang. Sementara jutaan bola air yang membeku tidak selamanya membeku, karena dengan hanya satu hentakan kaki dari putri Widuri, jutaan bola es tersebut langsung melebur menjadi serpihan sebelum kemudian kembali berjatuhan menghujani lautan. “Ikan tetaplah ikan, kami tidak akan kalah oleh kalian!” teriak Putri Purbararang geram. Selanjutnya, dia pun turun kembali ke bawah, melayangkan banyak tebasan membuat ribuan hiu raksasa terkapar bersimbah darah.
1020.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 544 kali sebagai pusar berair
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Sang Naga Emas

Kebangkitan Sang Naga Emas

teriak Rainsword dan dia melihat Yuasa dengan baju yang basah. “Kau membuat kamarku banjir, lihat air ini!” seru Yuasa. “Apa tadi malam hujan?” tanya Rainsword yang masih belum paham dengan apa yang terjadi. “Hei, kristal biru elemen air, kaulah yang memanggil air ini,” terang Yuasa menunjuk ke arah Rainsword. “Ah, maaf. Tapi bagaimana membuatnya surut?” Rainsword melihat kamar Yuasa dengan beberapa perabot yang sudah mengapung, termasuk dirinya yang terendam sebagian di air.
1046.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai pusar berair
Tampilkan Ulasan (40)
Baca
+Pustaka
Jasmine
Karya apik, nagih, bikin ga bisa berenti bacanya! (⁠✿⁠ ⁠♡⁠‿⁠♡⁠) Untuk akak othor baik hati yang sudah mengizinkan promosi, bagi pembaca yang mungkin suka cerita romance, bisa kepoin juga karya yang berjudul 'Pura-Pura Amnesia' yuk. Terima kasih (⁠。⁠♡⁠‿⁠♡⁠。⁠)
Damaya
Luar biasa, karya yang selalu ditunggu update terbarunya selama satu tahun terakhir. Sampai akhirnya and, benar-benar keren, salut sama othornya...️ Mampir juga yuk keceritaku, walaupun dengan genre yang berbeda, tapi dijamin gak kalah keren dari othor satu ini kok... SUAMI MUDA NONA KONGLOMERAT
Baca Semua Ulasan
Melahirkan Anak Iblis

Melahirkan Anak Iblis

Baru saja air dalam gelas itu mengenai lidah mereka, mereka langsung menyemburkannya. "Wlek, fyuh. Rasanya asin dan pahit. Ini air apa?" ujar Talitha. "Air itu telah dibacakan mantra. Kalian ingin rencana kalian berhasil 'kan? Jika kalian tidak mau meminumnya, maka jangan harap kalian bisa mempelet Roy dan menghancurkan Marissa," sahut Paman Pandu.
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai pusar berair
Baca
+Pustaka
Roh Dewa Perang

Roh Dewa Perang

Mereka dibawa masuk ke rumah dan diberi minum air putih yang agak hangat. Diam-diam Arsa bertapa dan sukmanya naik ke langit. Ia mengunjungi seorang teman lama Hara dan meminta dewi hujan untuk menurunkan air yang tertahan walau bukan musimnya. Hujan turun membasahi bumi. Seharusnya panas berkurang, logikanya demikian. Namun, air yang turun justru hangat dan membuat penduduk jadi tambah menderita. Semuanya memilih berteduh dan berdesak-desakan. Sebagian ada di rumah Arsa.
1028.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 572 kali sebagai pusar berair
Baca
+Pustaka
Jerat Pembantu Tuan Abizar

Jerat Pembantu Tuan Abizar

Mawar membekap mulut untuk sikap yang dramatis. “Jangan lebay Mawar,” Abizar memperingatkan jengkel. Alif benar-benar memberikan Mawar sebotol air minum, Mawar memasukkan kepala botol ke mulutnya, mengisap air lalu berkumur-kumur, Abizar pikir Mawar akan memuntahkannya tapi ternyata ditelan oleh wanita itu. “Mau minum juga, Izar? Mulutmu terlalu wangi, tercium seperti parfum kasturi—kupikir kamu menyemprotkan parfum ke mulutmu. Jadi perlu dibersihkan sebelum aroma kasturi itu memperdayaku untuk—” Mawar menyeringai, telunjuknya menunjuk bibir Abizar yang ranum. “Mengincar bibirmu.”
109.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 287 kali sebagai pusar berair
Baca
+Pustaka
Godaan Maut CEO Cantik

Godaan Maut CEO Cantik

Cairan beningnya terus meluber pelan, menetes dari sela jarinya, membasahi paha dan dasar bathtub yang sudah penuh pusaran air. Perlahan, ia terkulai lemas. Napasnya tersengal-sengal di tengah uap panas yang menyelimuti kamar mandi. Air matanya terus mengalir, membasahi wajahnya yang memerah. Dalam keheningan yang tersisa hanya suara air yang mengalir keluar melalui lubang pembuangan, Luna menyadari satu hal yang pahit dan tak terelakkan:
9.88.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 266 kali sebagai pusar berair
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status