Jerat Rahasia Kapten Ragnar
Tiba-tiba, sebuah proyeksi hologram raksasa muncul di tengah ruangan, menampilkan sosok Wirya Adhitama yang duduk di kursi kebesarannya dengan senyum yang sangat dingin.
"Selamat datang di rumah yang sesungguhnya, Valencia, cucuku yang cantik sekaligus wadah paling sempurna bagi keabadian yang aku impikan selama ini."
Suara Wirya bergema secara digital, memantul di dinding kaca dan masuk langsung ke dalam sirkuit pendengaran Valencia melalui tato di lehernya.
Valencia memekik manja, ia menutup telinganya dengan telapak tangan yang gemetar, merasa seolah-olah suara itu adalah pisau yang sedang menguliti pikirannya.
Bab Populer