Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ketika Selingkuhan Suamiku Mengurus Bayiku

Ketika Selingkuhan Suamiku Mengurus Bayiku

Lagi-lagi mas Ibra memotong ucapanku. "Tapi derajat kita bagaikan langit dengan bumi. Berjodoh denganmu adalah sesuatu yang mustahil." Aku segera berdiri dan membalikkan badan menuju arah tempat tidur besar yang tepat berada di tengah-tengah ruangan.
25.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 981 kali sebagai quotes bermimpilah setinggi langit
Baca
+Pustaka
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

ulangku pelan. “Berarti dunia ini bisa menulis ulang kita.” “Ya,” jawabnya tenang. “Dan mungkin itu yang sedang ia lakukan.” Langit berubah warna. Dari biru muda menjadi perak, lalu hitam legam, lalu putih sempurna. Dan di tengah warna itu, muncul satu kalimat besar, memenuhi cakrawala sejauh mata memandang. “Aku bermimpi menjadi penulis.”
788 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai quotes bermimpilah setinggi langit
Baca
+Pustaka
Luka Yang Menembus Langit

Luka Yang Menembus Langit

Matanya yang merah darah menatap rendah ke arah tujuh utusan tersebut, seolah-olah mereka hanyalah semut yang mencoba menghalangi jalannya badai. "Hukum Langit?" Liang Xiao tertawa rendah, suara yang terdengar seperti gesekan logam di atas kuburan. "Hukum hanyalah kata-kata yang ditulis oleh pemenang untuk menindas yang kalah. Aku adalah langit itu sendiri bagi mereka yang terlalu lemah untuk membela diri. Jika kalian datang ke sini dengan niat menjadi pahlawan bagi klan yang sudah membusuk, pastikan harga nyawa kalian cukup murah untuk dibuang ke tanah becek ini hari ini."
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai quotes bermimpilah setinggi langit
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta Sang Langit

Jerat Cinta Sang Langit

“Dimana?” Bumi menarik nafas cukup panjang, melihat tepat iris mata Langit sejenak. Meskipun begitu mampu menggelegakkan jantung Langit seolah copot dari lantai 5 gedung pencakar langit. Pencakar langit lantainya 5 doang? Haha.... “Kenapa?” Langit bertanya dengan suara parau. Ia bingung mau ngomong apa dengan tatapan Bumi yang takjub itu. Bukan menjawab, Bumi mengalihkan pandangannya ke arah berlainan.
1015.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 328 kali sebagai quotes bermimpilah setinggi langit
Baca
+Pustaka
Legenda Raja Pendekar

Legenda Raja Pendekar

Tampak hanya langit putih bersih. Mendaki tebing itu ibarat mendaki menuju langit. Jiu Long berlari memanjat tebing. Tiba di suatu tempat di celah tebing, dia menoleh ke bawah dan melambai tangannya. Dia bersiul keras, seperti siulan kera. Siulannya bergema dan memantul di tebing-tebing. ---ooo---
1044.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai quotes bermimpilah setinggi langit
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Jangan lupa mampir ke cerita baru saya berjudul : SI BUTA DARI SUNGAI ULAR 'Dalam kegelapan, sosok seorang putra. Dendam dan lara menutup kedua matanya. Dia terjerumus sebagai manusia. Dan bangkit menjadi Legenda'
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Baca Semua Ulasan
CALON ISTRIKU, BUKAN ISTRIKU (BERBEDA KEYAKINAN)

CALON ISTRIKU, BUKAN ISTRIKU (BERBEDA KEYAKINAN)

Ini kayak bumi sama langit ---- /Hehehe, iya ngerti Ini sih cuma tawaran aja loh ya, aku ngeliatnya sih gitu ---- //Tengkiyuh banget teh Saya bukan nggak mau dan nggak siap, ngerasa nggak pantas aja teh ---- Alif membanting tubuhnya ke kasur, ia tidak pernah sedikit pun membayangkan untuk bisa sekadar kenal apalagi berani bermimpi bersanding dengan anak seorang kiai. Terlalu tinggi dan terlampu jauh, sekalipun hanya angan-angan.
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai quotes bermimpilah setinggi langit
Baca
+Pustaka
Supir Perkasa dan Majikannya yang Menggoda

Supir Perkasa dan Majikannya yang Menggoda

Aku memulainya dengan sedikit canda, berharap Nola yang di sana tidak ngambek lagi. "Tidak lucu! Kamu di mana?" Suara ketusnya masih sangat kuat rupanya. "Di sini, di tempat yang tinggi." Aku tetap menanggapinya dengan canda. "O, begitu? Apa karena disanjung perempuan Melayu itu, lalu kamu merasa sudah tumbuh sayap, dan sekarang mulai terbang tinggi, begitu?" "O tidak-tidak, aku tidak pernah bermimpi setinggi itu. Dia terlalu tinggi, lebih tinggi dari mimpi itu sendiri. Sungguh, aku tidak akan pernah berani."
9.365.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai quotes bermimpilah setinggi langit
Baca
+Pustaka
Kakak Kelas dari Mimpiku

Kakak Kelas dari Mimpiku

"Kakak dapat inspirasi warna langit ini dari mana? Cantik banget... tapi kayaknya aku belum pernah lihat langit seperti ini.” Tatapan Natha beralih ke lukisan itu. Beberapa saat dia hanya diam. Sorot matanya tampak melembut. Ada kerinduan yang samar melintas sebelum akhirnya dia menjawab. “Itu warna langit senja di tempat tinggalku sebelum ke Malang.” “Di mana itu?” Natha tersenyum. “Jauh. Sangat jauh.” Jawaban singkat itu justru membuat rasa penasaran Sandy semakin besar. Bianca memang pernah bercerita kalau Natha adalah murid pindahan. Tapi pindahan dari mana?
10520 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai quotes bermimpilah setinggi langit
Baca
+Pustaka
60 Detik: Menggapai langit untuknya

60 Detik: Menggapai langit untuknya

Rama menggantungkan ucapannya “Sayang kenapa?” tanya Tasya “Aku gak apa-apa, sayang.” jawab Rama jail Tasya tersipu malu. Melihat reaksi Tasya, Rama kembali mengeluarkan jurus buayanya. “Lagi gak?” “Lagi apa?” “Lagi mikirin masa depan kita,” jawaban Rama membuat Tasya melepaskan tangannya dari jabatan tangan Rama, kemudian Tasya merapatkan jaraknya dengan Rafa
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai quotes bermimpilah setinggi langit
Baca
+Pustaka
Khair dan Khaira

Khair dan Khaira

As you shoot across the sky-y-y Baby, you're a firework Come on; let your colors burst Make 'em go "Oh, oh, oh!" You're gonna leave 'em fallin' down-own-own (Tahukah kau bahwa masih ada kesempatan untukmu? Karna ada percikan dalam dirimu Kau hanya harus menyalakan lampu Dan biarkan ia bersinar Terangilah malam Seperti tanggal 4 Juli Karna, kau adalah kembang api Ayolah, tunjukkan pada mereka kehebatanmu Buat mereka pergi "oh, oh, oh!" Saat kau melesat di langit
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 456 kali sebagai quotes bermimpilah setinggi langit
Tampilkan Ulasan (85)
Baca
+Pustaka
Eneng Susanti
Siapapun yang membaca cerita ini, tolong berikan tanda dengan komen atau ulasan. Walau hanya sepatah dua patah kata, itu sangat berarti bagi penulisnya 🥲 Terima kasih buat semua yang sudah memberikan ulasan ...
Agatha Orchidas
ternyata cerita ini manis kak... ... aku suka alurnya, aku gak paham ttg bahasa yg bagus baik dan benar itu seperti apa... sejauh ini bagiku bahasa hanya penghantar penyampaian kata... intinya aku suka... ... semangat terus kak... lanjut ya... ...
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status