Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pesona Istri Kontrak Mafia Kejam

Pesona Istri Kontrak Mafia Kejam

Jawab dalam 30 detik! ‘Kompres perut dengan air hangat’ (Alpha) ‘Minum air hangat’ (Beta) ‘Minum pereda nyeri’ (Gamma) ‘Akupuntur’ (Epsilon) ‘Tidak boleh Stress’ Zeta yang bingung melihat ke arah Beta meminta bantuan, sedangkan waktu tersisa sepuluh detik, “Kak…?” Beta mengangkat bahunya yang juga bingung harus jawab apa.
9.7194.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.8K kali sebagai quotes ketenangan
Baca
+Pustaka
DIJODOHKAN MAMA

DIJODOHKAN MAMA

“Kayaknya jamu racikan Kakek Yudistira. Katanya bagus buat ‘menyuburkan aura ibu hamil’.” “Aura?” Ziva memutar bola matanya. “Yang aku butuh itu nutrisi, bukan aura.” Reza terkekeh sambil mengambil satu toples kecil bertuliskan ‘Herbal Tenang Jiwa – buatan Mamah Lia’. “Oh ini juga ada labelnya, lho. Lihat, jamu penenang alami. Katanya diminum kalau Ziva mulai ngidam aneh-aneh.” “Ngidam aneh-aneh gimana? Aku belum minta mangga jam 2 pagi kok.”
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai quotes ketenangan
Baca
+Pustaka
Mengejar Cinta Suami Dinginku

Mengejar Cinta Suami Dinginku

Aroma kopi yang wangi ini berhasil mengalihkan pandangan Zayn. Sedikit memaksa secara halus yang Qiana lakukan. Zayn tetap mengacuhkan Qiana yang sudah duduk dilantai tepat dipinggir kursi Zayn. “Kamu tahu enggak, di dunia ini tidak ada ketenangan. Ketenangan itu muncul ketika kita dekat orang yang menyayangi kita. Pun bisa datang akan hal yang kita sukai.” Zayn melirik Qiana seiring meneguk kopinya. Qiana masih sibuk memandangi hiruk pikuk kota di sore hari. Sesekali nafasnya terhembus dengan berat di sana.
1068.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai quotes ketenangan
Tampilkan Ulasan (45)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
KKK
jln cerita buku ni bagus sebenarnya. sesuai dgn tajuk "mengejar cinta suami dinginku" cuma pembaca2 perlukan byk bersabar bila baca betapa teruknya layanan Zayn pd qiana sbb sakit yg qiana rasakn pembaca pun blh rasa. aku tak sbr nk baca part seterusnya iaitu qiana menyerah utk mendptkan cinta Zayn
Baca Semua Ulasan
(Bukan) Istri Kontrak Tuan Valerius

(Bukan) Istri Kontrak Tuan Valerius

"Kamu harus istirahat, Kiya—" "Kenzo." Satu kata. Tapi cara ia mengatakannya — pelan, tanpa nada naik — justru lebih mematikan dari kalau ia berteriak. "Aku tidak bisa tidur tenang sementara tikus-tikus itu masih menggaruk dinding kamarku. Berikan." Kenzo menahan tablet itu satu detik lebih lama. Menatapnya. Lalu menyerahkannya. Kiya meraihnya, dan jemarinya langsung bergerak — cepat, presisi, dengan cara seseorang yang sudah hafal membaca laporan keuangan seperti membaca nama-nama orang yang ia kenal.
10446 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai quotes ketenangan
Baca
+Pustaka
SATU KESALAHAN MEMBAWAKU KE RUMAH CEO GALAK

SATU KESALAHAN MEMBAWAKU KE RUMAH CEO GALAK

Gestur kecil itu terasa seperti pengakuan diam-diam. Nyonya Maureen menuangkan teh untuk Kael tanpa bertanya. Cangkir itu ia sodorkan dengan senyum nakal. “Minum dulu. Teh chamomile buatan Sabrina. Bagus untuk mengurangi ketegangan setelah seharian sibuk bekerja.”
1037.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai quotes ketenangan
Baca
+Pustaka
Penebusanku, Semoga Kau Senang

Penebusanku, Semoga Kau Senang

Salah satu teman sekelas berkata dengan nada mengejek, “Wih, si anak pintar. Kaki kamu kenapa pincang?” Begitu kalimat itu keluar, banyak orang langsung tertawa. Seolah mereka sudah tahu penyebabnya, sengaja melemparnya sebagai bahan lelucon. Reno tersenyum kikuk, lalu tertawa kecil sambil berusaha mencairkan suasana. “Kerja … kerja .…” Dia duduk di pojok dan menarik kakinya ke dalam, menyembunyikannya.
8.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai quotes ketenangan
Baca
+Pustaka
Dokter Duchess: Jangan mati dulu, Tuan Duke!

Dokter Duchess: Jangan mati dulu, Tuan Duke!

"Kedamaian ini... Cahaya hijau ini... Apakah ini esensi dari surga yang selama ini kami cari dalam teks-teks kuno...?" "Bukan, Uskup. Itu adalah esensi dari hormon endorfin dan serotonin yang bekerja maksimal tanpa hambatan stres," sahut Ashyel centil, sambil menarik kembali alatnya dengan senyuman kemenangan yang tertata rapi di bibir merah mudanya.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai quotes ketenangan
Baca
+Pustaka
Transmigrasi Menjadi Milik Sang Duke Posesif

Transmigrasi Menjadi Milik Sang Duke Posesif

goda Thalassa lembut. Kaelen menatap tangan mereka yang bertautan, lalu perlahan, untuk pertama kalinya sejak Thalassa sakit, ia memberikan senyum tipis yang tulus. Bukan senyum kemenangan yang dingin, melainkan senyum seseorang yang mulai merasa aman. "Aku tidak terbiasa dengan ketenangan ini, Thalassa," aku Kaelen dengan suara rendah. "Bagiku, ketenangan biasanya berarti badai akan datang."
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai quotes ketenangan
Baca
+Pustaka
Perjanjian Pernikahan Ketos & Cewek Bar-Bar

Perjanjian Pernikahan Ketos & Cewek Bar-Bar

Balikin di ruang osis! Setelah selesai membaca, aku pun membalas pesan itu. [Iya, maaf ya. Gue beneran gak tau kalo ada hp di saku jaket lo.] "Apa dikasih sticker yang lucu ya?" pikirku. Setelah berkelana mencari koleksi stiker lucu, akhirnya ketemu juga stiker yang menurutku paling lucu, yaitu stiker wajahnya sendiri yang lagi mandi air hujan dengan cebor warna pink. Belum lagi tulisannya "MANDI AIR KETENANGAN AGAR HIDUPMU MENJADI LEBIH TENANG"
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai quotes ketenangan
Baca
+Pustaka
Rahasia Malam Itu

Rahasia Malam Itu

Sebuah sentuhan yang lahir dari ketenangan, bukan dari kebutuhan untuk memiliki, melainkan dari keyakinan bahwa keduanya telah berada di tempat yang sama. Anetta menutup mata. Tangannya naik, mencengkeram lengan kemeja Bram seolah memastikan pria itu nyata ada dan memilih tinggal. Bram menempelkan dahinya ke dahi Anetta. “Aku nggak mau kehilangan ketenangan ini,” bisik pria itu pelan. Anetta tersenyum kecil. “Kita nggak akan,” jawabnya jujur. “Karena ini bukan tentang mengejar. Ini tentang menjaga.”
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai quotes ketenangan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status