Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KUTUKAN LELUHUR

KUTUKAN LELUHUR

“PUNTEUUUN JELEMA, HAMPURA URANG ASUP KA JELEMA IEU, SOALNA URANG SIEUN JIGAH JELEMA ANU AYA DI SAWAH NU AYEUNA TEU SADAR, GARA-GARA URANG NEPUNGAN MANAREH KU WUJUD ASLI URANG. (PERMISIII MANUSIA, MAAF AKU MASUK KE ORANG INI, KARENA AKU TAKUT SEPERTI YANG ADA DI SAWAH YANG SEKARANG PINGSAN, SEBAB AKU MENEMUINYA DENGAN WUJUD ASLIKU.)” “URANG MAH NGAN HAYANG NANYA, MANEH APAL TEU, JELEMA ANU MAWA BUDAK URANG NYUMPUT DI KAMPUNG IEU? URANG KEUR NEANGAN BUDAK URANG ANU DIBAWA KANU BOTOL KU JELEMA ETA. (AKU HANYA INGIN TANYA, KAMU TAHU TIDAK, ORANG YANG BAWA ANAKKU SEMBUNYI DI KAMPUNG INI? AKU SEDANG MENCARI ANAKKU YANG DIBAWA DENGAN BOTOL OLEH ORANG ITU.)”
10126.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai rambut jelek
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
pujangga manik
Saya Pujangga manik mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Salam hangat dari kami yang telah banyak berbuat keliru di masa lalu. Mohon semua salah dari kami di maafkan. Minal Aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin
Lengkunglangit
saya pembaca setia a, saya ga pernah menyesal baca cerita dr aa mah, ga prnh ada kesel"nya kalo baca. nyaman dan menikmati. saya doain cerita aa bisa sukses seperti kkn. aamiin, sehat" ya aa dan keluarga, biar semangat terus nulis na.
Baca Semua Ulasan
Perjalanan Waktu sang Penguasa Desa

Perjalanan Waktu sang Penguasa Desa

Tidak berada terlalu jauh dari ruang tamunya. Rama mengeluarkan 2 buah kotak, di dalamnya terdapat cabai kering "boncabai" Level 5 dengan tingkat kepedasan setara 50 biji cabai biasa. Rama memberikan rasa original dan rasa rumput laut yang baru dibelinya tadi pagi di onshop. Pak Andik memandang bubuk cabai itu."apa ini...?" "Bubuk cabai..." jelas Rama."rasa asli dan rasa rumput laut." jelasnya lagi.
9.977.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai rambut jelek
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
Ummi
"Ehm...Memberitahukan kepada para pasukan, Perjalanan Waktu sang Penguasa Desa Season 2 akan hadir dengan judul PWSPD 2 : AKHIR DUNIA" Rama menatap author dengan seksama, apakah ia harus menyampaikan ini? "Jadi diharapkan para pasukan kembali, jangan nongkrong terlalu lama di lapak lain! Sekian!
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang yang Legendaris, dia juga memiliki bakat yang besar dengan Tubuh Kaisar Langit. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
JEJAK HITAM SANG PENGUASA AKHIR

JEJAK HITAM SANG PENGUASA AKHIR

“Kami tidak punya banyak waktu. Racun ini terus menggerogoti kami. Apa yang bisa kami lakukan?” Nenek itu mendesah. “Penawar racun itu memang ada, tapi mencarinya tidak mudah. Aku bisa membantu menahan efek racun sementara, tetapi untuk menyembuhkan kalian sepenuhnya, kalian harus menemukan ramuan yang disebut Akar Langit Abadi. Itu hanya tumbuh di puncak Gunung Langit, tidak jauh dari Perpustakaan Besar.”
3.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai rambut jelek
Baca
+Pustaka
Dimanja Om Tampan

Dimanja Om Tampan

Gumamnya pelan, namun masih cukup terdengar oleh Leo. "Dari informasinya, gadis itu tidak suka keramaian, Tuan. Dan setiap kali ada pesta, baik di kalangan pebisnis maupun keluarga Palla, dia tidak pernah hadir. Mungkin itulah mengapa dia kurang dikenal, " Leo menjelaskan dengan sabar. Elang memutar kursinya menghadap jendela, menatap pemandangan kota Jakarta dengan deretan gedung tinggi menjulang.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai rambut jelek
Baca
+Pustaka
Giok Langit

Giok Langit

Rahang mereka tegas dengan tarikan dagu yang membayangkan keangkuhan. Hanya bedanya, jika seorang yang membawa suling itu menutupi mata kirinya dengan kain, adalah orang yang membawa tongkat bambu kuning gelap itu hanya berdiri di satu kaki yaitu kaki kanan. Merekalah yang disebut Si Maut Kembar. “Apa mau kalian dengan membuat rusuh di sini?” tanya Yang Feng penuh intimidasi. “Aku tak akan pernah percaya kalau warga desa ini bisa mengusik kediaman kalian.”
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai rambut jelek
Baca
+Pustaka
SENJA YANG KELABU

SENJA YANG KELABU

Rama melirik kearah Angkasa dengan tatapan yang kurang bersahabat, Angkasa menyadari kalau Rama memperhatikan dirinya, tapi Angkasa bersikap santai saja, karena Angkasa tidak mau mempermasalahkan apapun saat ini. Joni membuka plastik yang rama bawa, ternyata isinya 3 bungkus rokok, 2 botol chivas regal, 4 botol bir putih. "Mantap nih," pekik Joni. "Buka deh, Jon, kita minum sekarang," ucap Rama. "Sebentar dulu, mending tunda dulu acara minumnya, sekarang gw sebagai teman kalian berdua, gw pengen kalian baikan."
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai rambut jelek
Baca
+Pustaka
Renggali

Renggali

lanjutnya. “Ah. itu ...?” jawab paman Halim dengan ragu. “Ternyata ada rubah kecil di perusahaan ini,” sela Riska yang dari tadi menahan amarahnya. Mendengar itu, Amirah tidak diam saja. Merasa tidak dihargai, ia langsung berjalan ke arah Riska. “Siapa gadis kampung ini. Dari cara bicaranya saja seperti tidak mempunyai pendidikan. Sepertinya kamu tidak tahu sedang berada di mana,” hina Amirah sambil ingin menampar wajah Riska.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai rambut jelek
Baca
+Pustaka
Mantan Oh Mantan

Mantan Oh Mantan

Mengeluarkan sesuatu dari balik laci. "Ini, makanlah." Ia menyodorkan sebuah roti keju dan sebotol air mineral yang masih tersegel pada Anita. Rama tau Anita tidak suka rasa itu. Perempuan itu benci keju dan cenderung suka coklat atau caramel. Tapi disaat keadaan darurat seperti ini, apakah masih bisa mempertahankan gengsi? "Aku tau kau tidak suka keju, tapi ini lebih baik dari pada kau kelaparan." Rama kembali berkilah sebelum Anita bersuara.
1013.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 333 kali sebagai rambut jelek
Baca
+Pustaka
SUKRAMANGALA

SUKRAMANGALA

Raut wajah dan caranya bicara tak berubah, tetap arogan. Sandra menyimpulkan senyuman selebar mungkin sembari meremat dengan kuat tangan Jenderal Matt. “Anda terlihat tidak senang bertemu dengan saya, tetapi tidak apa-apa karena saya pun juga tidak senang.” Lalu ia langsung melepaskan tangannya dari acara bersalaman yang memuakkan. Jenderal sedikit terkesiap usai tangannya diremat oleh Sandra lantaran ia tak mengira jika wanita bisa memiliki kekuatan sebesar itu. Rematannya sampai membuat tangannya merasa sakit walaupun mereka sudah tidak bersalaman.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai rambut jelek
Baca
+Pustaka
Mandul

Mandul

Kedua netranya menatap wajah yang tampan namun mengerikan itu dengan perasaan benci yang kian meluap. "Aku telah menyelamatkanmu dari jalanan. Kau harus berterima kasih akan hal itu," kata lelaki asing itu sembari menelusupkan tangannya dibalik piyama Riri. Senyum lelaki itu kian melebar saat mendapati dua buah gunung kembar milik Riri telah polos tanpa penutup apapun. "Aku ingin merasakan bagaimana tubuhmu. Wajahmu tak buruk juga ya. Sungguh keberuntunganku malam ini." "Tidak! Saya telah bersuami, Tuan. Tolong jangan begini!"
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai rambut jelek
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status