KINASIH
Mereka menanyakan kabar, bertukar cerita hingga tak henti memuji kehidupan Asih yang kini serba berkecukupan.
Mereka duduk berjajar di beranda rumah Ijah yang sengaja digelari tikar. Asih dan Tika, dibantu beberapa tetangga juga sibuk di dapur, menyiapkan makanan dan minuman untuk para tamu yang datang.
Sementara itu, Arya sudah berlarian di halaman bersama si kembar yang kini sudah duduk di bangku sekolah dasar.
"Mujur sekali nasibmu, As. Diberi kehidupan yang cukup baik di sana." Seorang wanita berdaster menatap Asih, menghentikan gerakan tangannya mengatur gelas.
Hot Chapters