Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Test Book

Test Book

Penapika12268
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 64 Beses bilang remedy
Read
+Library
Antidote

Antidote

Anna mengangguk, “Oke.” Anna kembali sibuk di depan laptopnya melanjutkan browsing tentang penyakit MDS. Bahkan informasi tentang penyembuhan alternatif pun masuk dalam daftar pencariannya. Saat ini di kamarnya ada Vino yang dipanggilnya ke rumah. “Kak, Pak Calvin belum perlu cuci darah kan?” “Seharusnya belum, tapi tidak menutup kemungkinan juga.” Anna menghembuskan nafas kasar, “Aku baca ada pengobatan alternatif juga, seperti akupuntur. Menurut Kak Vino berguna enggak?”
10533 viewsOngoingIdinagdag sa Library 13 Beses bilang remedy
Read
+Library
Home

Home

33 ["Kamu di mana? Kenapa dari kemarin nggak angkat teleponku?!"] Mutia menunduk dalam setelah mendengar bentakan Rey melalui sambungan telepon. Jantung Mutia berdetak begitu kencang akibat rasa takut serta firasat tak enak yang menghampiri. ["Sengaja? Iya? Kamu sengaja kabur supaya setiap hari orang tua kamu telepon aku? Setan!"]
1012.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 320 Beses bilang remedy
Read
+Library
Sistem Kekayaan Tak Terbatas

Sistem Kekayaan Tak Terbatas

Suara berdenting dengan tiba-tiba terdengar di telinga, membuat William mengedarkan pandangan ke notifikasi sistem. 「Tuan William dapat menukar Poin Sistem saat ini dengan Ramuan Penyembuh tingkat rendah senilai 100 poin.」 「Ramuan Penyembuh Tingkat Rendah. Ramuan ini mampu memulihkan berbagai macam luka ringan, mempercepat regenerasi tubuh, dan mengurangi rasa sakit. Kualitas cukup rendah sehingga efek yang diberikan tidak terlalu besar.」
8.78.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 255 Beses bilang remedy
Read
+Library
DANGEROUS LOVE

DANGEROUS LOVE

Dia berbisik pada Remo meski Remo belum cukup kuat untuk menyahut balik. Obat pereda demam, obat batuk, dan antibiotik, semua dibeli Jenar dalam dosis ringan. Namun, dia menyesalinya lagi saat sampai di kamar kost. "Harusnya aku cukup beli paracetamol aja, haaaa kenapa sih gue jadi gugup banget?" Jenar menepuk-nepuk kepalanya sendiri. Tubuh Remo sudah bisa bergerak pelan, kesadarannya telah kembali meski belum bisa bicara bebas, demamnya pun perlahan turun.
1032.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 863 Beses bilang remedy
Read
+Library
HURT

HURT

perintahnya pada Ae Ri sambil menepuk-nepuk tempat di sampingnya. Dengan canggung, Ae Ri pun menuruti perintah bosnya itu. “Kenapa Anda—” “Minumlah!” potong Sung Jae sembari mengulurkan minuman dingin dalam botol plastik berukuran sedang. Ae Ri mengambilnya dengan ekspresi kebingungan. “Lemon tea. Minuman itu selalu menjadi andalanku untuk memperbaiki mood yang buruk.” “Kamsahamnida[1]!” ucap Ae Ri. Kemudian, dengan hati-hati ia meminum minuman itu.
103.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 131 Beses bilang remedy
Read
+Library
Memories

Memories

Saking anehnya, aku sampai tertawa kecil. “Ahahah…” “Apa yang lucu?” “Kau orang yang baik, Fazel. Terimakasih ya!” kataku meski aku masih merasa sedikit sesenggukkan karena menangis. Tapi, Fazel memang orang yang baik. Dia tiba tiba menarik kembali tangannya dan membuang muka. “Di―Diamlah dan istirahat. Aku akan melapor pada Mrs.Smith bahwa kau berada disini untuk memullihkan kondisimu.” Aku mengangguk dan menuruti kata-katanya untuk kembali tidur. Aku harus segera sembuh dari demamku ini, karena hari ini akan menjadi pertemuan penting Klub Sains sebelum kami berangkat untuk perlombaan besok. Tepat saat Fazel akan membuka pintu, tiba-tiba bibirku bergerak dengan sendirinya.
9.74.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 183 Beses bilang remedy
Read
+Library
Petarung Terakhir Dewa Iblis

Petarung Terakhir Dewa Iblis

Felix menatap botol tersebut penasaran tanpa menyentuhnya “ini adalah ramuan yang aku buat, ini berfungsi menyembuhkan segala penyakit luka dalam, misalnya pada saat bertarung dan setelah itu mengalami luka dalam setelah serangan, obat ini akan langsung bereaksi dan mengobati luka dalam tersebut dengan cepat, sehingga ini bisa di bilang pertolongan pertama yang cepat” jelas Idris dengan lengkap sambil duduk bersantai di sofanya sambil melipat tangannya di dada
103.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 72 Beses bilang remedy
Read
+Library
Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

"Istimewa?" Menghadapi tatapan Hemdar yang misterius, sudut mata Luther berkedut beberapa kali dan merasa merinding. Dia berpikir apakah orang ini benar-benar menginginkan tubuhnya? Luther menarik napas dalam-dalam dan berkata setelah menenangkan pikirannya, "Tuan Hemdar, aku dengar perkembangan Keluarga Oktavius dalam bidang farmasi sangat bagus. Aku punya sebuah obat luka yang luar biasa namanya Salep Halimun. Obat ini bukan hanya bisa menghentikan pendarahan dan menyembuhkan luka, tapi bisa menghilangkan bekas luka juga. Begitu obat ini dipromosikan, pasti akan membuat Keluarga Oktavius mendapat keuntungan yang melimpah."
8.83.6M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 105.2K Beses bilang remedy
Ipakita ang mga Review (736)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan di
Harsya Effendi
cih penulis novel ini ga punya wawasan luas dan bodoh, setiap ada rintangan dan masalah yg di hadapi tokoh utama pasti masalahnya sama dan terus berulang ulang seperti ini, darimulai wendy, carlos, arnold sampai handy di bab 400san, sungguh membosankan, kenapa selalu di hadirkan tokoh tokoh yg sama
Basahin ang Lahat ng Review
MULUTMU, RACUN UNTUKKU

MULUTMU, RACUN UNTUKKU

Lelaki itu sedang mabuk dan pikirannya sedang tidak berfungsi dengan baik. Setelah ketahuan oleh Pak RT sedang menghajar Nayla dan Kina, Lukman langsung pergi ke tempat ini. Warung remang-remang di mana dia selalu membeli minuman keras. Mabuk adalah satu-satunya hal yang dia lakukan untuk menyelesaikan masalah. Dengan mabuk maka Lukman tidak akan meras pusing meski saat ini dia sedang tidak memiliki uang. "Kenapa, Pak Tejo? Kenapa marah-marah?" Seorang lelaki seumuran Lukman masuk dan langsung mendengar suara Pak Tejo yang terus mencerocos seperti rel kereta api.
102.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 95 Beses bilang remedy
Read
+Library
PREV
123
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status