Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Home

Home

33 ["Kamu di mana? Kenapa dari kemarin nggak angkat teleponku?!"] Mutia menunduk dalam setelah mendengar bentakan Rey melalui sambungan telepon. Jantung Mutia berdetak begitu kencang akibat rasa takut serta firasat tak enak yang menghampiri. ["Sengaja? Iya? Kamu sengaja kabur supaya setiap hari orang tua kamu telepon aku? Setan!"]
1013.0K viewsCompletedAdded to Library 325 Times as remedy
Read
+Library
Sistem Kekayaan Tak Terbatas

Sistem Kekayaan Tak Terbatas

Suara berdenting dengan tiba-tiba terdengar di telinga, membuat William mengedarkan pandangan ke notifikasi sistem. 「Tuan William dapat menukar Poin Sistem saat ini dengan Ramuan Penyembuh tingkat rendah senilai 100 poin.」 「Ramuan Penyembuh Tingkat Rendah. Ramuan ini mampu memulihkan berbagai macam luka ringan, mempercepat regenerasi tubuh, dan mengurangi rasa sakit. Kualitas cukup rendah sehingga efek yang diberikan tidak terlalu besar.」
8.78.4K viewsOngoingAdded to Library 261 Times as remedy
Read
+Library
DANGEROUS LOVE

DANGEROUS LOVE

Dia berbisik pada Remo meski Remo belum cukup kuat untuk menyahut balik. Obat pereda demam, obat batuk, dan antibiotik, semua dibeli Jenar dalam dosis ringan. Namun, dia menyesalinya lagi saat sampai di kamar kost. "Harusnya aku cukup beli paracetamol aja, haaaa kenapa sih gue jadi gugup banget?" Jenar menepuk-nepuk kepalanya sendiri. Tubuh Remo sudah bisa bergerak pelan, kesadarannya telah kembali meski belum bisa bicara bebas, demamnya pun perlahan turun.
1032.1K viewsCompletedAdded to Library 867 Times as remedy
Read
+Library
HURT

HURT

perintahnya pada Ae Ri sambil menepuk-nepuk tempat di sampingnya. Dengan canggung, Ae Ri pun menuruti perintah bosnya itu. “Kenapa Anda—” “Minumlah!” potong Sung Jae sembari mengulurkan minuman dingin dalam botol plastik berukuran sedang. Ae Ri mengambilnya dengan ekspresi kebingungan. “Lemon tea. Minuman itu selalu menjadi andalanku untuk memperbaiki mood yang buruk.” “Kamsahamnida[1]!” ucap Ae Ri. Kemudian, dengan hati-hati ia meminum minuman itu.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 135 Times as remedy
Read
+Library
Memories

Memories

Saking anehnya, aku sampai tertawa kecil. “Ahahah…” “Apa yang lucu?” “Kau orang yang baik, Fazel. Terimakasih ya!” kataku meski aku masih merasa sedikit sesenggukkan karena menangis. Tapi, Fazel memang orang yang baik. Dia tiba tiba menarik kembali tangannya dan membuang muka. “Di―Diamlah dan istirahat. Aku akan melapor pada Mrs.Smith bahwa kau berada disini untuk memullihkan kondisimu.” Aku mengangguk dan menuruti kata-katanya untuk kembali tidur. Aku harus segera sembuh dari demamku ini, karena hari ini akan menjadi pertemuan penting Klub Sains sebelum kami berangkat untuk perlombaan besok. Tepat saat Fazel akan membuka pintu, tiba-tiba bibirku bergerak dengan sendirinya.
9.74.7K viewsOngoingAdded to Library 188 Times as remedy
Read
+Library
Memory

Memory

"Ada apa, Bu?" "Bu Rosie terjatuh, tolong jaga sebentar. Aku harus memesan jasa kurir online untuk mengantar obat," jawabku sambil berjalan menuruni anak tangga. Driver ojek online datang 10 menit kemudian. Aku bergegas kembali ke kemar Bu Rosie. Tangan keriput itu selalu memegangi bagian pinggangnya dan mengeluh sakit. "Kenapa kalian membiarkan aku tergeletak di lantai!?" bentak Bu Rosie. "Uhh, sakit ...."
108.1K viewsCompletedAdded to Library 283 Times as remedy
Read
+Library
Petarung Terakhir Dewa Iblis

Petarung Terakhir Dewa Iblis

Felix menatap botol tersebut penasaran tanpa menyentuhnya “ini adalah ramuan yang aku buat, ini berfungsi menyembuhkan segala penyakit luka dalam, misalnya pada saat bertarung dan setelah itu mengalami luka dalam setelah serangan, obat ini akan langsung bereaksi dan mengobati luka dalam tersebut dengan cepat, sehingga ini bisa di bilang pertolongan pertama yang cepat” jelas Idris dengan lengkap sambil duduk bersantai di sofanya sambil melipat tangannya di dada
103.4K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as remedy
Read
+Library
Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

"Istimewa?" Menghadapi tatapan Hemdar yang misterius, sudut mata Luther berkedut beberapa kali dan merasa merinding. Dia berpikir apakah orang ini benar-benar menginginkan tubuhnya? Luther menarik napas dalam-dalam dan berkata setelah menenangkan pikirannya, "Tuan Hemdar, aku dengar perkembangan Keluarga Oktavius dalam bidang farmasi sangat bagus. Aku punya sebuah obat luka yang luar biasa namanya Salep Halimun. Obat ini bukan hanya bisa menghentikan pendarahan dan menyembuhkan luka, tapi bisa menghilangkan bekas luka juga. Begitu obat ini dipromosikan, pasti akan membuat Keluarga Oktavius mendapat keuntungan yang melimpah."
8.83.6M viewsCompletedAdded to Library 105.5K Times as remedy
Show Reviews (736)
Read
+Library
Panessa Selvia
TAMAT. jadi mnurut kesimpulan saya. luter ditingkatan transendensi roh(tingkatan paling atas kultivasi) sudah ga yg ngusik lagi, sudah bagaikan dewa. makanya dibuat hidup tenang diakhir crita. tpi masih gantung, ayahnya di atlandia masih hidup/wafat? dan Bianca tau GK luter=Gerald Bennet?
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
MULUTMU, RACUN UNTUKKU

MULUTMU, RACUN UNTUKKU

Lelaki itu sedang mabuk dan pikirannya sedang tidak berfungsi dengan baik. Setelah ketahuan oleh Pak RT sedang menghajar Nayla dan Kina, Lukman langsung pergi ke tempat ini. Warung remang-remang di mana dia selalu membeli minuman keras. Mabuk adalah satu-satunya hal yang dia lakukan untuk menyelesaikan masalah. Dengan mabuk maka Lukman tidak akan meras pusing meski saat ini dia sedang tidak memiliki uang. "Kenapa, Pak Tejo? Kenapa marah-marah?" Seorang lelaki seumuran Lukman masuk dan langsung mendengar suara Pak Tejo yang terus mencerocos seperti rel kereta api.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as remedy
Read
+Library
Lamaran Tiga Lelaki Hebat Warisan Kakek

Lamaran Tiga Lelaki Hebat Warisan Kakek

tanyanya basa basi. Wajah polos tanpa segaris bedak pun itu terlihat cerah dan bersih. “Sudah, Mas,” jawabnya dengan mata berbinar. Ryker tahu jika Sabella tidak lagi sangat sakit. Efek obat sudah sangat berkuasa. Mungkin tidak sangat sakit jika dicoba berjalan. Seperti itulah yang dikatakan Samuel. Obat pereda nyeri premium, vitamin, dan herbal oral pelentur sendi akan bekerja super cepat setelah dikonsumsi.
102.3K viewsCompletedAdded to Library 83 Times as remedy
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status