SHANIA
Alan tak kuasa melanjutkan kata-katanya.
Tak dinyana, sang nyonya panjang akal malah tersenyum. Sorot matanya yang cerdik seolah berusaha meyakinkan Alan bahwa dia memahami sepenuh hati maksud terpuji Alan. "Aku tahu rencanamu, Alan. Kamu akan membiarkan Andrew melakukan apa yang dia mau, sehingga persekongkolan terselubungnya dengan pria misterius itu akan berlanjut. Dengan begitu, kamu perlahan bisa menguak siapa sosok itu, dan mengetahui apa tujuan utamanya. Percayalah!" ucap Shania optimis, "Aku pun memikirkan strategi yang sama. Bayangan kegemilangan rencana ini menari-nari di pikiranku."
Chapitres populaires