Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinderella, Mah, Apa Atuh?

Cinderella, Mah, Apa Atuh?

Tanpa permisi, Jean mengambil tempat duduk di kursi seberang, membuatnya berhadapan dengan Abil. Tersungging sebuah senyuman di wajah teduh laki-laki itu, lantas berucap, "Air laut yang terlihat biru, nyatanya tidak benar-benar biru, melainkan warnanya adalah jernih. Itu karena kita melihatnya dari satu sudut pandang; dari kejauhan. Akan tetapi, ketika kita mengamatinya dari jarak dekat atau mengambil separuh dari air laut itu, maka tampaklah kejernihannya." Abil tertegun dengan tatapan terpusat pada Jean. Entah dia sedang memikirkan ucapan pemilik cafe itu atau tidak, yang jelas, rautnya menggambarkan ketidaknyamanan.
1010.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 318 kali sebagai resensi laut bercerita
Baca
+Pustaka
Sistem Tanpa Batas

Sistem Tanpa Batas

Itu bukan kata-kata, melainkan sebuah Sensory File: aroma hujan di pegunungan Rocky dan rasa lelah setelah pertempuran pertama mereka. Narasi menghabiskan waktu panjang untuk mendeskripsikan reaksi Li Lan terhadap paket data tersebut. Alur yang lambat memaparkan bagaimana "Logika" Li Lan bertarung dengan "Residu Emosional" yang masih tertinggal. Bab ini ditutup dengan Li Lan yang perlahan meneteskan air mata, meskipun ia secara logis tidak tahu mengapa ia menangis. Kapal Nautilus-0 kini melaju di dalam arus gelap, menuju koordinat bulan yang diberikan Elara, sementara tim di dalamnya harus belajar untuk menjadi keluarga kembali di atas puing-puing identitas mereka sendiri. Status Perjalanan:
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai resensi laut bercerita
Baca
+Pustaka
LANTING BRUGA

LANTING BRUGA

Hempasan gelombang laut kadang kala membuat Lanting Beruga tenggelam diterpa oleh ombak lautan, memaksa air asin masuk ke dalam mulutnya sampai tersedak. Namun, bukannya memelankan laju ilmu meringankan tubuh, dua orang tetua itu semakin cepat melaju melewati laut. "Sial, uhuk uhuk ...kalian semua ...uhuk, pasti punya dendam kesumat denganku." Di udara, Garuda Kencana tertawa terbahak-bahak melihat tingkah Lanting Beruga, sudah sebesar ini kenapa pemuda itu masih mabuk laut?
9.33.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82.5K kali sebagai resensi laut bercerita
Tampilkan Ulasan (1034)
Baca
+Pustaka
Insan Perantau
sangat menarik jalan cerita..menunggu bab selanjutnya terasa debar di hati menantikan cerita seterusnya.Seakan diri termasuk dalam cerita menantikan lawan yang akan ditewaskan. Rakan- rakan seperjuangan juga menarik isi cerita menghadirkan sebuah cerita yang hebat. Seni pertarungan yang menarik lag
Jayashree
Kalo kamu dijodohkan sosok kaya, rupawan dan sempurna gimana gais? Sayangnya Zora menolak dengan pasti dan memilih kekasihnya yang sederhana. Ayahnya tidak bisa membiarkan hal ini dan berencana untuk menghancurkan kekasih dari putrinya. Hemm gimana kelanjutannya? Mampir ya di "Arti Cinta Untuk Zora"
Baca Semua Ulasan
Kode Prosa Aisha

Kode Prosa Aisha

“Kauwus Las bersama udang paling lunak menguasai samudera bintang dan kupu-kupu,” Filan membacakan kalimat. “Menurutku, sub tema berganti di paragraf ini,” sepaham Diksa. “Laut, ya? Apa ini punya konteks seafood?” tanya Recha. “Em, bener juga,” Diksa menyadari hal yang sama dengan Recha, “tadi sub tema api. Elemental yang udah kita catat punya sifat panas.”
9.82.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai resensi laut bercerita
Baca
+Pustaka
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

Aku menatap laut di kejauhan, laut yang dulu hanya metafora, kini benar-benar hidup, bergerak, dan berbicara dalam bahasa yang tak bisa diucapkan manusia. “Lihat,” kata Arga, menunjuk ke permukaan laut. Di sana, gelombang membentuk barisan kalimat. Setiap ombak menulis satu frasa, lalu pecah menjadi buih yang menghilang. Namun sebelum lenyap, aku bisa membaca kata-kata yang ditulisnya.
735 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai resensi laut bercerita
Baca
+Pustaka
Kisah Dari Bahari

Kisah Dari Bahari

Saat itu terjadi, mereka dapat mendengarnya dan bahkan merasakan auranya. Siapapun itu yang akhirnya mengalahkan siapa, medan sihirnya kemudian jatuh. Habis. Sudah di klaim sang pemenang. Kemudian Stila dan Dama mengatakan selamat tinggal kepada Jaku, yang ingin mencari jalannya sendiri. Mereka berpisah tujuan, dengan yang berdua itu menuju Lamin. ___ Informasi tambahan: *Apan diambil dari "Apa-apaan." :)
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai resensi laut bercerita
Baca
+Pustaka
Sang PENEMBUS Batas

Sang PENEMBUS Batas

Buat apa aku menyusahkan diri bertarung habis-habisan denganmu. Kalau akhirnya aku kesulitan kembali ke duniaku..! Lebih baik secepatnya aku kembali ke duniaku. Aku akan mempelajari dan menggabungkan pamungkas Kitab Jagad Samudera ini dengan pamungkasku..! Setelah itu sempurna, maka 100 orang sepertimu pun bukan lagi lawanku pemuda bodoh..! Hahaaa..!' bathin sang Resi bersorak, mengejek kebodohan dan keluguan Permadi.
9.963.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai resensi laut bercerita
Baca
+Pustaka
Dompet Tak Terbatas

Dompet Tak Terbatas

Ia tahu Anin berbakat, tapi tidak menyangka kabar sebesar itu. “Ini rahasia banget, tapi aku mau cerita ke kamu duluan. Judulnya ‘Samudra Merah’,” kata Anin semangat film nasional kolosal berlatar pertempuran laut. “Kamu bercanda?!” Dimas hampir berteriak dalam mobil.
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai resensi laut bercerita
Baca
+Pustaka
ART Kesayangan Tuan Rain

ART Kesayangan Tuan Rain

Aroma laut yang segar dan suasana yang tenang langsung menyambut mereka. “Ibu! Liat pemandangannya, Bu!” seru Haru, matanya berbinar saat melihat lautan biru dan pulau-pulau kecil yang tersebar di kejauhan. “Ini lebih bagus dari yang di film-film!” Summer tersenyum lebar, ikut merasakan kegembiraan Haru. “Iya, sayang. Gimana? Kamu suka?" Haru mengangguk dengan antusias. "Suka, Bu!"
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai resensi laut bercerita
Baca
+Pustaka
SUAMI KONTRAKKU MILIARDER TAMPAN

SUAMI KONTRAKKU MILIARDER TAMPAN

puji Arlando. Hamparan air laut yang begitu luas nampak berkilau terkena bias cahaya rembulan sehingga menghasilkan riak kilau bercahaya bagai hamparan berlian. Qeiza memejamkan mata saat angin laut menerpa wajahnya. Bau aroma laut masuk menyeruak ke dalam pernapasannya sehingga menyimpan kesan tersendiri di hatinya.
109.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 343 kali sebagai resensi laut bercerita
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status