Extraordinary Captain
"Loh, dedek emes, kamu diapain sama Revan? Lututnya kenapa tuh?"
"Dia punya nama, Han." Jawab Revan sambil mengenakan helm-nya.
Reyhan tersenyum jahil. "Ciee..udah kenalan aja. Nyolong start, nih."
Vanessa hanya diam, perasaannya sabar, bar-bar, ambyar di waktu yang bersamaan. Mungkin rasa ambyar lebih dominan, siapa yang bisa menolak pesona Revan, wajahnya saja tetap menawan meskipun penuh keringat.
Hot Chapters