Srikandi Antara Dendam Dan Cinta
"Apa aku salah? Dia itu telah berhubungan dengan puluhan bahkan ratusan perempuan, apa namanya kalau tidak murahan. Barang mahal itu tidak akan pernah dijajakan untuk sembarang orang, hanya untuk kekasih hati tercinta. Itupun harus melalui upacara sakral sebuah pernikahan. Kalian juga. Sama murahannya, mau saja melayani lalu dibayar."
"Kenapa kau jadi marah, sih?" Tak bisa menyangkal pernyataan temannya tadi, wajah Puspa merah padam. Untung saja bukan siang hari, jadi hanya terlihat perempuan itu celingukan salah tingkah.
"Apa kau tidak takut ada penyakit yang timbul karena hubungan bebas itu, Puspa?"
"Hah?" Yang tadi menunduk, kini kembali mendongak.
Hot Chapters