Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sadena

Sadena

Cewek itu mengusap hidungnya lagi lalu memencet-mencet sedikit untuk mengurangi rasa gatal. "Sakit?" tanya Sadena yang diam-diam memperhatikan. "Cuma flu doang," jawab Selin. Ini gara-gara dia main hujan kemarin. Raya sudah melarangnya tapi ia malah ngeyel. Alhasil, beberapa jam setelah main hujan badannya panas dingin dan ia bersin-bersin. Menggelengkan kepala, Sadena mengeluarkan sesuatu dari saku celananya. Sebuah sapu tangan putih. "Bersihin cepet hidung lo."
1011.8K viewsCompletedAdded to Library 389 Times as rin-ne
Read
+Library
RETAK

RETAK

Lalu Sebastian pamit setelah menaruh lima lembar uang merah di atas meja. Vitaloka menatap punggung atletis Sebastian yang menjauh hingga keluar dari kafe. Membuka layar gawai, menatap foto yang tadi dia kirim. Entah mengapa gaya rambut dan warna rambut perempuan itu sangat mirip dengan orang yang selalu memberi kata-kata semangat dan ucapan berupa godaan untuknya serta Sebastian. "Kenapa aku merasa perempuan ini mirip dengan Nesya adikku?"
103.5K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as rin-ne
Read
+Library
Red in Us

Red in Us

Di seberang telepon, langsung terdengar suara erangan frustrasi Rendra. “Kenapa, Ren?” tanya Katha cepat. “Shae, Tha. Shae hilang. Dia nggak ada di apartemen ataupun di kantornya.”
1018.3K viewsCompletedAdded to Library 494 Times as rin-ne
Read
+Library
Renggali

Renggali

“Maaf Rav? Aku ingin menemuimu bukan untuk melihat keadaanmu yang menyedihkan ini? Ada hal yang ingin aku sampaikan pada ....” “Sudah bertahun-tahun Len! Aku selalu mencari kabar ke mana-mana. Siang dan malam aku bahkan tidak bisa tidur! Apa kamu tahu itu semua,” potong Arav dengan sedikit nada yang bergetar. Namun tidak ada tanggapan yang serius dari Ailen. Tentu hal ini semakin membuat rasa kecewa semakin bertambah. “Hah ...! bodohnya aku yang jauh-jauh datang hanya untuk mendengar ocehanmu itu Rav,” sahut Ailen sambil memainkan ujung rambut nya dengan jarinya.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as rin-ne
Read
+Library
Anara

Anara

Dan menjadi neraka yang panas membakar disaat siang. Nama gadis itu Anara, Anara Carwen Sarendra. Putri tunggal Brama Sarendra, salah satu dari sepuluh orang paling berpengaruh di dunia. Kekayaannya tak dapat di hitung, belum lagi aset dan yayasan-yayasan yang di kelolanya. Membuat seorang Brama dan keluarganya, menjadi incaran para pencari berita.
9.92.9K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as rin-ne
Read
+Library
RADINKA

RADINKA

Memangnya siapa yang suka? Puk! "Aw!" Pukulan lagi menghantam kepala Radit. "Lo jadi cewek kasar banget sih?!" "Lo yang gak tahu aturan!" tangkas Tirni. "Manggil itu namanya! Jangan menghina!" "Ye iya, mohon maap!" "Jayden!" Kali ini Jayden mau menoleh. "Gue harap ini tahap kita berdua selanjutnya, adu gombal buat Dinka."
103.7K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as rin-ne
Read
+Library
REYGA

REYGA

Msk mode cuek ReygaLak Bsok jdi? Me Jdi dong XD ReygaLak Nyengir lo Me Reyga terdebeslah ReygaLak Always Me Jumpa bsk Ga ReygaLak Yoii Tringggg 08********** P Ras Msh ingat gue gk? Bersambung..... ----------------------------------------------------
1013.0K viewsCompletedAdded to Library 311 Times as rin-ne
Read
+Library
Reuni

Reuni

Untuk menghindari pertengkaran Mahira memilih diam dan tidak berbicara sepatah kata pun, karena baginya percuma berbicara dengan orang yang sedang mabuk Ia membawa Glenn ke kamar sebelah dan berusaha mengajaknya kembali tidur karena masih terlalu pagi dan di luar masih gelap. ********* Woekkk....woekkk..... Kembali terdengar suara Dimas yang sedang muntah- muntah, yang kemudian dilanjut dengan suara siraman air beberapa gayung ke kloset. Dan sesaat kemudian pun kembali hening, hanya kicau burung murai milik tetangga Memecah sepinya pagi.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as rin-ne
Read
+Library
RIAN RAINA

RIAN RAINA

Raina menjulurkan lidahnya lalu berlari masuk ke dalam rumah. Rian tersenyum, “Oke, kalau gitu. Tunggu aja pembalasan gue.” ******************************
9.352.4K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as rin-ne
Read
+Library
Zee 'n Zeino

Zee 'n Zeino

sahut Zeino dengan menyebut nama salah satu makanan yang terdengar mirip dengan kata yang diucapkan Nenek Ruwina. “Nee. Bukan canapé. Knappe, tampan. Pemuda tampan,” jelas Ruwina sambil terkekeh. Mendengar penjelasan dari nenek Ruwina, Zeino melirik pada Zee yang sedang menahan tawanya. Akhirnya kedua sudut bibir Zeino kemudian ikut tertarik ketika menyadari kekonyolannya sendiri.
1020.1K viewsCompletedAdded to Library 723 Times as rin-ne
Show Reviews (25)
Read
+Library
lexiez
"Kalau kamu lelah istirahat duluan, kartu kunci aku yang pegang biar bisa nyusul," awokwokwowk... coba Zei bilang gitu... Talita mukanya kemana ya, ngintil mulu padahal udah disentil berkali-kali... "Papa mau bahas pembukaan Showroom Utara, eladalah malah melihat...dahlah nikah gih!" hiiyahiyaaa
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status